5

1K 74 2
                                        

Wonwoo yang merasakan adanya sebuah guncangan pada tubuhnya seketika terbangun kaget mendapati dirinya ada di sebuah tempat yang begitu luas dan bagus.

Wonwoo merasakan pusing pada kepalanya dan meringis pelan

"Shhhh"

"Kau sudah bangun?" tanya Mingyu datar

"Ahjussi aku ada dimana?" tanya wonwoo

"Tidak perlu bertanya sekarang jawab pertanyaan ku dengan jujur, sebelum pingsan kau mengatakan sebuah kalimat 'dia juga pembunuh Yubin', darimana kau tau jika pelaku itu juga orang yang sama membunuh temanmu"

Ya, wonwoo pingsan setelah energi dalam tubuhnya terkuras untuk mengikuti arwah yang sedari tadi ia ikuti, dan sebelum pingsan ia seperti mendengar sebuah bisikan dan mengucapkan kalimat itu.

"Ehm tadi sebelum aku pingsan aku seperti mendengar seseorang berbisik ditelinga ku seperti itu, tapi karena aku sudah berstatus tersangka maka ahjussi bisa membawaku ke penjara sekarang" ucap wonwoo

"Aku sedang berusaha mengeluarkan mu dari tuduhan itu" kesal Mingyu karena melihat wonwoo pasrah.

"Tidak perlu, toh ahjussi juga sudah melakukan konferensi pers jika aku adalah tersangka pembunuhan bukan? Ahjussi tidak perlu membersihkan namaku karena aku sudah buruk dimata masyarakat"

Mingyu hanya diam karena merasa sangat bersalah kepada wonwoo dan saat ini dia membawa wonwoo setelah mendengar ucapan wonwoo yang seperti memberitahunya sebelum pingsan.

Mingyu menangkupkan kedua tangannya dan menopang pada kedua lututnya sembari berfikir, ia menghembuskan nafas sebagai tanda jika ia gelisah

"Beritahu aku semuanya yang kau tentang pembunuh wanita tadi, dan aku yang akan membereskan kekacauan ini, mengenai bukti yang aku tuduhkan padamu, darah itu milik hewan liar yang terluka, dan semua ucapanmu kami baru menganalisa secara mendetail serta memeriksa semua CCTV dan ternyata semua cocok dengan ceritamu, aku meminta maaf untuk hal ini" Mingyu bangkit dari duduk nya dan membungkukkan badannya

"Tidak perlu seperti ini, aku tidak apa-apa" Ucap wonwoo panik.

"Kami sedang berusaha membersihkan namamu, selama itu kau akan tinggal dirumahku sebagai bentuk permohonan maaf ku dan masa pembersihan namamu, kami akan bergerak secepatnya denga petunjuk yang kau berikan"

Wonwoo hanya mengangguk kan kepalanya.

"Mengenai kondisi yang menimpa mu, bagaimana caramu menjelaskan jika kau bisa mengetahui pembunuhan itu jika kau sendiri dikurung dalam sel?"

"Akupun juga tidak tau ahjussi, tapi mataku memiliki kelainan dan biasanya memang selalu memburam sendiri saat aku sedang takut, tapi untuk sejak kemarin lusa akupun juga tidak tau bagaimana mereka bisa mendatangi ku dan menunjukkan padaku tentang kematiannya" Jawab wonwoo lirih sembari menelan ludah nya kasar.

"Aku juga tidak mengetahui bagaimana dan pasti aku bisa sepeti ini tapi jika memang ini membantu aku akan sebisa  mungkin jika menemukan identitas pelaku sekecil apapun"

"Baiklah jika seperti itu, maka bersihkan dirimu dan aku akan menyiapkan pakaian untukmu setelah itu temui aku diruang makan" Ucap Mingyu mempersilahkan wonwoo.

Wonwoo bergegas bangun dan persiapan untuk membersihkan diri, begitu ia memasuki kamar mandi Mingyu yang terlihat mewah membuatnya menatap tak percaya "wahh berapa lama aku harus bekerja agar bisa memiliki rumah seperti ini"

Tapi hanya sebentar ia menikmati kekaguman itu dan langsung mandi karena ia tidak mau membuat Mingyu menunggu lama dan marah-marah lagi.

Sekitar 20 menit wonwoo baru keluar dari kamar dengan baju santai yang Mingyu berikan.

Begitu Mingyu melihat wonwoo yang keluar dengan baju miliknya membuat sedikit terpana akan aura manis dan tampan yang bersamaan.

Wonwoo pun duduk didepan Mingyu yang menatapnya intens

"Ehm ahjussi mengenai pembunuh Yubin" Lirih wonwoo pelan

"Ekhem ceritakan tentang pria yang kau maksud, pria yang kau ketahui ciri-cirinya"

"Ehmm dia tinggi seperti ahjussi, aku melihat cincin itu tadi ditangan sebelah kanan, jika aku tidak salah pada pergelangan tangannya ada bekas luka" Aku hanya mengingat itu

Mingyu memandang wonwoo dengan memikirkan ciri-ciri yang cukup detail untuk dijabarkan

"Bagaimana bisa kau menjelaskan itu secara detail?"

"Aku merasa berada di dekatnya saat itu, tetapi aku tidak bisa menggapai atau mencegah kejahatan itu" lirih wonwoo

Wonwoo menundukkan kepalanya

"Tidak apa terimakasih, setidaknya kau memberi kami petunjuk dasar, maafkan atas kesalahan ku, kau bisa tinggal disini selama beberapa waktu karena aku akan berusaha membersihkan namamu dan menemukan pelaku nya secepatnya, dan kau tidak perlu memikirkan biaya hidup mu selama disini karena aku yang akan menanggungnya" Ucap Mingyu

"Tidak perlu ahjussi aku masih memiliki tabungan hasil kerjaku"

"Itu tidak bisa ditarik uangnya karena status mu tersangka, aku akan bertanggungjawab dengan apa yang sudah kulakukan"

"Ehm baik paman, terimakasih banyak"

"Makanlah sup iga ini, agar kau kenyang dan pergi tidur"

Wonwoo tanpa menjawab Mingyu langsung memakan sajian yang ada di hadapan nya dengan lahap membuat Mingyu sedikit terkesan karena wonwoo menyukai masakannya tanpa protes padahal masakan ini menurutnya sedikit asin.

------

Keesokan paginya, wonwoo terbangun agak siang dan ia langsung bangkit menuju dapur untuk memasakkan atau membersihkan sesuatu, namun ia terkejut saat menemukan Mingyu sudah bersiap dengan setelan jas nya, sangat berbeda jika dengan outfit nya dikantor kepolisian.

"Aku akan pergi sebentar lagi, jika kau masih pusing atau apapun itu kau bisa istirahat lebih banyak hari ini" Tutur Mingyu

"Ehm paman tidak begitu, aku tadinya ingin bangun lebih pagi untuk menyiapkan makanan ataupun bersih-bersih tetapi aku kesiangan"

Mingyu tersenyum kecil menanggapi itu namun wonwoo tidak menyadari

"Tidak perlu, kau cukup menunggu rumah ini, jika kau ada perlu sesuatu kau bisa menelfon diriku, aku harus pergi karena ada rapat, aku pergi"

Mingyu berlalu begitu saja membuat wonwoo menghembuskan nafas leganya.

"Apa yang harus kulakukan, aku sangat bosan"

Terbiasa bekerja keras membuatnya saat ini merasa bosan karena tidak ada yang dapat ia kerjakan.

"Aku bosan"

Wonwoo akhirnya pergi memasak untuk sarapannya dan membersihkan rumah Mingyu yang terlihat kotor agar ketika Mingyu pulang tidak harus bebersih lagi dan istirahat.
















Tbc yahhhh

DESTINY (wonkai) svt x exo Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang