BAGIAN 9

46.9K 2.8K 101
                                        

HAPPY READING!

Jangan lupa vote dan komen!❤️‍🔥

Selamat bertemu dengan Fourich!🚩

========

BITTERSWEET RUINS
[ Bagian 9 | Day One ]

Luina berdecak kagum saat mobil puluhan miliar yang ia tumpangi, berhenti di halaman sebuah mansion yang tidak terkira luasnya.

Begitu indah dan besar seperti istana.

"So welcome!"

Ekspresi kagum Luina berubah sinis ketika Ardanthe memundurkan langkah menjadi lebih dekat dengan teman-temannya.

"You are the one of our members right now." Sambut Ardanthe dengan penuh kepuasan.

"Fuck you!"

Fourich menanggapi umpatan tersebut dengan kekehan ringan.

"Tugas pertama lo. Bawain tas kita."

Alex tanpa basa-basi langsung memberikan tas sekolahnya pada Luina. Dan tentu saja, hal itu membuat Luina sedikit tersentak mundur, karena Regaska, Ardanthe, dan Zirga tidak memberi jeda saat melakukan halnya sama.

"Wait, what? Lo gila? Gue masih harus bawa koper!"

"Kamar kita di lantai dua. C'mon, baby."

"Ih, anjing ya!" Luina menghentakkan kakinya kesal.

Namun tak ayal, dia tetap berjalan dengan lima tas di tubuhnya, sekaligus menggeret koper merah muda yang sama beratnya itu, dengan gerutuan yang tak henti.

"Permisi. Boleh saya bantu, Nona?"

Wajah Luina berubah sumringah. "Bol—"

"Gak boleh."

Kepala Luina mrnoleh cepat ke arah Zirga.

"Gak boleh ada yang bantu dia di sini. Siapapun yang nolongin dia—gue pecat."

"What?!" Luina memandang Zirga tidak habis pikir.

Semua pelayan yang tadinya berinisiatif membantunya, perlahan menjauh. Membuat Luina mengumpat keras dalam hati.

Masih dengan menggerutu, Luina berjalan mengikuti Fourich yang akan memasuki lift. Namun, tinggal selangkah untuk masuk, Ardanthe menghentikan langkahnya.

"What are you doing?"

"Naik lift, lah."

"Lift ini cuma khusus buat kita. Kalau lo mau ke lantai dua, naik tangga."

"Hah?!" Luina menoleh ke arah tangga yang ditunjuk Ardanthe.

Yang benar saja! Masa barang sebanyak ini harus ia bawa menaiki tangga sebanyak itu?!

"Lo berempat nih lebay banget sih. Sok kaya! Gue sumpahin nih lift macet, biar lo semua mati di dalem!"

Setelah mengeluarkan sumpah serapahnya, Luina langsung berbalik badan dan berjalan cepat menuju tangga. Sayangnya, karena tidak hati-hati, dia jadi tersandung kakinya sendiri, dan—

BITTERSWEET RUINS [ HIATUS ]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang