HAPPY READING!
Jangan lupa vote dan komen!❤️🔥
Selamat bertemu dengan Fourich!🚩
========
BITTERSWEET RUINS
[ Bagian 13 | At Sirkuit ]
Kedua tangan Thomas yang dilingkari borgol, terlihat mengepal setelah melihat semua rekaman CCTV yang baru saja disuguhkan oleh keluarga besar konglomerat negara.
Darius, Jessica, Olivia, Jonathan, Gerald, dan Anya. Mereka adalah orangtua Fourich, yang sama sombongnya.
Rahang Thomas mulai mengeras. "Jangan libatkan anak saya dalam masalah kita berdua, Darius," ucapnya kemudian.
"Seharusnya sebelum kamu menjadi tikus di perusahaan saya, kamu sudah memikirkan konsekuensinya—Anthomas." Balas Darius dengan senyuman miring.
Ayah kandung Ardanthe itu tampak menatap Thomas dengan sirat menantang.
"Kalau memang seluruh keluarga saya akan ikut terkena imbasnya, lalu kenapa hanya saya dan Luina yang keluarga kamu permainkan?!" Thomas berteriak marah.
"Kamu meminta saya mempermainkan seluruh keluarga kamu?"
"Putri saya gak salah! Dia gak seharusnya ada di antara anak-anak kalian!" Teriak Thomas.
"Terus dia harus ada dimana? Di jalanan?" Sahut Anya. "Your family didn't accept her. Our son was only trying to help."
Jessica—istri Darius, menambahi dengan dengusan sinis. "Lagipula seharusnya kamu berterima kasih. Karena suami saya masih baik untuk tidak meluluh-lantakkan keluarga Partha."
"Tapi anak saya!" Thomas mengambil napas, di sela detak jantungnya yang bergemuruh. "Anak-anak kamu gak punya hak sama sekali untuk mempermainkan anak saya!"
"Kamu lebih gak punya hak untuk mengatur apa yang seharusnya dilakukan oleh anak-anak saya." Balas Jessica tenang.
"Melibatkan orang lain dalam masalah personal, itu sangat tidak dewasa!"
"Mencuri dan merugikan banyak orang, itu lebih tidak dewasa." Jessica membalas telak. "Kamu pikir kamu sudah hebat? Lihat cara kamu bertahan hidup. And look at your position now. You're just trash."
"Even if i'm trash, that doesn't mean my daughter is trash too!"
"Why not?" Sahut Jonathan. "Darah kamu mengalir di tubuh dia. Udah pasti, dia sama sampahnya."
Thomas mengepalkan tangannya begitu kuat hingga buku-bukunya memutih. Matanya menatap tajam ke arah Jonathan yang ia ketahui adalah ayah dari Regaska.
"Anak sama ayah sama-sama sampah." Lanjut Jonathan.
"SHUT UP!"
Jonathan tertawa sinis. "Kenapa? Dimana letak salah dari ucapan saya?"
"Jelas salah! Karena Luina gak seperti yang kalian pikir—"
"Oh, come on! Dia anak kamu. Sudah pasti—"
"Dia bukan anak kandung saya! Dia buk—"
Thomas seketika tercekat saat menyadari apa yang baru saja ia lontarkan. Nafasnya yang memburu seketika lemah, matanya membulat panik.
KAMU SEDANG MEMBACA
BITTERSWEET RUINS [ HIATUS ]
Teen Fiction"You look so scared, baby. What's going on?" "Relax, L. We're not here to bite you." "Come on, Lui. You know there's nowhere to run, right?" "Lo takut, sayang?" *** Hidup Luina hancur dalam semalam. Ayah tirinya ditangkap karena menggelapkan triliun...
![BITTERSWEET RUINS [ HIATUS ]](https://img.wattpad.com/cover/370508211-64-k271214.jpg)