"ayo buat perjanjian. kamu engga akan pernah ninggalin aku" feiliyas_
"jangan menatapku seperti itu, kamu yang meminta ku untuk tidak meninggalkanmu, kan" pitterjix_
"apa kau bahagia dengan hidup seperti itu?" christopher_
uda gabisa digambarin lagi gimana perasaan iliyas malam itu. sedih, seneng, campur aduklah intinya sampe anaknya semerbak mau nangis.
sadar akan hal itu, pitter mencegah "jangan nangis, liat abang bawa apa" lepas lah pelukan mereka dimana pitter mengacungkan sebuket bunga pinky aster.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
air mata iliyas ketarik kedalam lagi. idung kecilnya uda bersemu merah, tapi ngeliat bunga cantik itu pun ngebuat iliyas senyum manis tak kalah cantiknya dari sang bunga.
"suka ga??" tanya pitter.
"suka banget~" saut iliyas mendayu manja.
karena gemes, pitter usaplah puncak kepala iliyas sambil ngajak masuk mobil. "seungmin, mana??" iliyas celingak-celinguk, sadar kalau seungmin engga ada di sekitar mereka.
padahal iliyas uda hampir masuk, tapi gajadi karena dia nyariin seungmin. "Seungmin!!" seruan iliyas ga terlalu nyaring sebernya, agak lari nyamperin seungmin yang mungkin uda agak jauh dari mobil dia sekitar dua meteran.
Seungmin yang denger panggiilan iliyas juga berenti dan noleh kebelakang. "kamu mau kemana?" tanya iliyas ketika dekat dengan seungmin.
"Pulanglah" singkat seungmin.
"ayo barengan" iliyas pegang lengan seungmin.
"abang lo kan dah pulang, jadi gue ga nginep tempat lo lagi, yas" iliyas nya cuma kedap kedip polos disitu. "gue mau pulang ke apart" Lanjut seungmin.