"ayo buat perjanjian. kamu engga akan pernah ninggalin aku" feiliyas_
"jangan menatapku seperti itu, kamu yang meminta ku untuk tidak meninggalkanmu, kan" pitterjix_
"apa kau bahagia dengan hidup seperti itu?" christopher_
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
✺÷✺
'mian nuna' itulah yang terucap dalam batin iliyas sembari berjalan mundur, mengawasi juga was-was cepat lari ngejauh sebelum ada yang menyadari.
kedilema-an juga sempet menghampiri iliyas. mengigit kukunya sembari berfikir 'bagaimana ini? bagaimana jika paman itu tidak membiarkan aku pergi?' yang dimaksud itu security.
jantungnya pun berdegup enggak tenang. tapi sedikit demi sedikit, kakinya tetap bergerak kecil sampai akhirnya lumayan deket dengan palang pintu.
tapi..... apakah keberuntungan emang enggak berpihak ke iliyas???
kegiatannya mengigiti kukunya itu terhenti, tangan tergelak turun, berpindah memilin ujung t-shirt putihnya dengan mata membelalak ketakutan.
'apa aku sudah ketahuan?' mencoba untuk denial, Kepalanya menggeleng sangat kecil dan samar.
dia bertemu mata dengan sang security. dan mungkin karena saking overthinking nya iliyas, dia tiba-tiba lari sekenceng mungkin.
"A?!___"
tahan, itu bukan jeritan atau bahkan rintihan iliyas. tapi suara bapak security yang sebenarnya mau menyapa iliyas.
tapi karena itu anak tiba-tiba ngibrit macem ngeliat setan, akhirnya ngebuat itu bapak security ngehendik-in bahu keheranan.
"huhhh.. HuHh.. huhhh nana~hhuhh!"
jelaslah nafas iliyas jadi panjang, ngos-ngosan, kerongkongan rasanya kering, nelen ludah pun seret. dan yang bisa dia sambatin cuma neneknya.
ya.... mungkin uda jadi kebiasaan iliyas selalu manggil neneknya dalam situasi apapun dia.
dan larinya iliyas itu juga enggak deket, dari rumahnya sampe ke pos security blok nya aja itu memakan waktu sepuluh menit. belom lagi keluar dari jalanan perumnya itu untuk sampe ke jalan besar, kalau di itung-itung waktu iliyas keluar dari lingkungan perumahan itu sekitar dua puluh, dua lima menitan.
dan apakah selama itu belum ada yang menyadari kepergian iliyas?? aku bilang sih, belom.
entah apa yang kyuhyun dan yuri bicara-in, tapi pembicaraan itu terjadi cukup lama juga.
tapi enggak sampe dua puluh menit sebenarnya. mungkin saat iliyas lari dari post security, kyuhyun baru ninggalin rumah aster.
dia enggak masuk, enggak nyoba buat ketemu iliyas lagi. makanya dia enggak tau kalau iliyas enggak ada di dalem.
lain lagi dengan yuri. sepeninggal kyuhyun, tentu aja yuri langsung masuk kedalem.