14.

775 84 2
                                        

keadaan kantor sangat hening, mungkin karena sibuk dengan kerjaannya masing-masing

begitu juga dengan aldo dan zeeno, mereka sangat sibuk berkerja sampai telepon dari marsha dan freya tidak dijawab

*BRAKK*

pintu masuk dibanting kencang oleh seseorang

seseorang itu mendekat ketempat dimana zeeno berkerja

"jadi lo yang namanya zeeno" ucap orang itu

zeeno yang sedang fokus merasa dirinya terganggu, ia pun melihat ke sumber suara

"iya, gw zeeno kenapa?" tanya zeeno

"jauhin freya" ucap orang itu 

"emang kenapa sih, lu itu cuma mantan dia" jawab zeeno

ya benar, dia adalah marshen!

"gw emang cuma mantan dia, gw mau balikan sama dia, tolong Lo jauhi Freya" ucap marshen

"kalau gw gak mau?" tantang zeeno

"okay kalau lu gak mau, tapi mungkin freya akan gak aman" ucap marshen

marshen pun pergi dari tempat itu

/keesokan harinya

sungguh membingungkan, zeeno mengajak freya untuk ke apart nya, apa yang ingin dibicarakannya?

"mau ngomong apa?" tanya freya

"aku minta tolong boleh?" ucap zeeno

"minta tolong apa, tumben?"

"tolong kamu jauhin marshen ya?" ucap zeeno dengan halus

"aku sama dia cuma temenan kok, lagian udah jadi mantan" jawab freya

"marshen kamarin datang kekantor, terus dia ngancem aku buat jauhin kamu"

"kalau aku gak jauhin kamu, kamu gak bakal aman fre" lanjutnya

"kamu beneran di ancem kayak gitu?" tanya freya

"demi tuhan fre, kalau kamu gak percaya tanya aldo, mando dan anak-anak kantor, mereka semua dengar dan lihat pakai mata mereka sendiri" jawab zeeno

"yaudah aku bakal jauhin marshen" jawab freya

"kalau kamu mau pergi-pergi, harus ditemenin" ucap zeeno

"iya iya, lagian selama libur ini aku gak kemana kemana kecuali sama kamu"  ucap freya

"makasih fre, itu ngebantu aku banget" ucap zeeno

"sama-sama zeeno" balas freya denagan senyum karamelnya

"mau jalan-jalan?" tanya zeeno

"eemm boleh deh" jawab freya

zeeno benar-benar menghabiskan waktunya untuk bersama freya, menurutnya freya adalah wanita yang sangat penting setelah ibunya

berlarian di pantai, menunggu sunset tiba, hanya itu mereka lakukan selama berduaan

"h-hah capek zee" ucap freya karena lelah 

"hahhh ketangkep kamuu" ucap zeeno memeluk freya dari belakang

"iya iya deh ampun" ucap freya sambil tertawa

"mana nih yang bilang zeeno kulkas hmm?" sindir freya

"hey nona, kulkas saya menghilang karena kamu" jawab zeeno

"zeeno lepass!, bentar lagi mataharinya tenggelam" ucap freya

zeeno pun melepas pelukannya, melihat matahari tenggelam, sangat indah menurutnya

MENCINTAI KAMU?Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang