HAPPY READING!
❤️🔥JANGAN LUPA VOTE DAN KOMEN❤️🔥
💋KOMEN YANG BANYAKK💋
Selamat bertemu dengan Fourich!🚩
========
BITTERSWEET RUINS
[ Bagian 30 | I'm Done! ]
"Ma.."
Javas mengejar langkah ibunya yang tampak kecewa melihat dirinya pulang dalam kondisi babak belur untuk kesekian kalinya. Di tambah lagi, wanita itu juga mendengar kabar bahwa salah satu temannya dirawat intensif di rumah sakit karena terluka parah.
"Ma, dengerin Javas dulu." Javas mencekal lengan Hanni yang hendak menaiki tangga.
"Udah, Jav, Mama capek ngomong sama kamu!" Tepisnya. "Mau sampai kapan kamu bikin masalah terus sama Regas? Mau sampai kapan?!"
"Emangnya kamu gak capek apa? Mama aja capek tau gak sih?!" Lanjut Hanni. "Sebenarnya tujuan kamu apa? Kenapa kamu selalu aja cari masalah sama Regas?!"
Javas berhenti memasang raut wajah memelas. Dia berdiri tegak, dengan wajah dingin.
"Mama mau tau?" Javas lalu mencondongkan tubuhnya, membuat wajahnya dekat dengan sang ibu. "Semuanya Javas lakuin, supaya Mama mutusin buat gak lanjutin hubungan Mama sama Jonathan."
DEG!
Hanni menatap tak percaya pada anaknya yang lagi-lagi memberi jawaban seperti itu.
Selalu alasan itu yang Javas gunakan setiap kali pulang dalam kondisi terluka.
Laki-laki itu tidak pernah berbohong bahwa luka yang ia dapatkan berasal dari Regaska dan juga kawan-kawannya. Akan tetapi, bukan seperti penjilat yang akan menjelekkan nama musuhnya—Javas justru berkata jujur bahwa dia yang memulai perkara.
Satu tahun.
Satu tahun sejak hubungannya dengan Jonathan terbongkar, Regaska dan Arjavas mulai bermusuhan.
Mereka yang seharusnya bersikap seperti sepasang teman yang akan menjadi saudara kakak adik, justru malah menjadi musuh.
"Sebenarnya apa sih yang bikin kamu gak suka sama Om Jonathan, Javas? Kamu tau kan, dia nge-treat Mama sangat baik? He is like your dad!"
"In your eyes, not mine." Jawab Javas enteng, membungkam Hanni.
"Dia aja gak bisa berhubungan baik sama Regas—anaknya sendiri." Pertegas Javas. "Terus Mama berharap dia bisa kaya Papa? C'mon!"
Hanni terhenyak.
"Regas aja gak pernah setuju sama hubungan kalian. Jadi buat apa dilanjutin?"
"Javas—"
"Jangan egois, Ma!"
Dengan tenggorokan tercekat, Hanni menatap putranya tak percaya. "Egois kamu bilang?"
"Javas, asal kamu tau ya," Hanni melangkah mendekat. "Demi mempertahankan kekayaan keluarga, Mama rela dijodohkan dulu! Mama rela nikah sama orang yang gak Mama cinta!"
"Maksud Mama, Papa?"
"Iya!"
Hanni masih ingat. Momen dimana keluarga besarnya berkumpul dua puluh tahun silam, untuk membicarakan perjodohan, disaat dirinya sedang menjalin hubungan dengan seseorang.
KAMU SEDANG MEMBACA
BITTERSWEET RUINS [ HIATUS ]
Teen Fiction"You look so scared, baby. What's going on?" "Relax, L. We're not here to bite you." "Come on, Lui. You know there's nowhere to run, right?" "Lo takut, sayang?" *** Hidup Luina hancur dalam semalam. Ayah tirinya ditangkap karena menggelapkan triliun...
![BITTERSWEET RUINS [ HIATUS ]](https://img.wattpad.com/cover/370508211-64-k271214.jpg)