Disclaimer: Tokoh yang ada di sini hanyalah pelengkap, tidak ada hubungannya dengan mereka di real life.
Katakanlah Tara pengecut, ya emang. Setiap berpapasan dengan Hevan ia selalu ingin untuk mendekap erat pacarnya itu tapi ga pernah berani bertindak, ya Tara tidak pernah menganggap hubungan mereka berakhir, ia hanya menganggap sedang break dan membiarkan Hevan untuk menenangkan pikirannya
Saat memasuki ruangannya ternyata ia sedang kedatangan tamu yang tidak lain adalah temannya Hevan, yang datang hanya 3 yaitu Yoga, Riki, dan Deon sisanya milih mendekam di ruang musik sambil nemenin Hevan yang lagi kit heart
Tara pun duduk dan menghadap ke mereka bertiga dengan wajah kebingungan, dan lagi tumben hari ini mereka tidak membuat ulah sama sekali, ada rasa aneh di hati Tara saat ini
"Tara gue kira lo anak cerdas, tapi ternyata lebih tolol dari anjing di rumah gue" Ucap Yoga tersenyum dengan mulut sarkasnya
"Maksud lo apa?" Tanya Tara santay, ia tidak boleh terpancing emosi di depan 3 anak jelmaan setan itu
"Perlu gue perjelas? lo itu pinter mimpin organisasi tapi goblok kalo udah soal Evan" Balas Riki
"Sebenernya kita-kita ga masalah sama kalian putus apalagi karna lo bodoh langsung iye aja nerima itu perjodohan, gue tau lo masih suka sama saudara gue kan? tapi kenapa lo ga mau mutusin perjodohan siti nurbaya itu" Jelas Yoga panjang
"Lo gada hak buat tau" Balas Tara
"Gue bakal ngambil Evan secara paksa dari lo, bukan sebagai saudara tapi calon pacar" Ucap Deon
Di luar dugaan, kalimat yang keluar dari belah bibir Deon membuat mereka terkejut apalagi Tara yang langsung berdiri dan menarik kerah Deon. Riki dan Yoga sama sekali ga pengen misahin kalo bertengkar yaudah saling bunuh juga bakal mereka biarin
"Maksud dari omongan lo itu apa hah?" Tanya Tara penuh emosi menatap Deon yang masih saja tersenyum
"Kurang jelas? gue bakal buat Evan jadi milik seorang Deon Pangestu"
Buagh
Terjadi sudah keributan yang sudah di nanti oleh Yoga dan Riki, padahal awalnya mereka cuma pengen bicara baik-baik sama Tara tapi berbeda dengan Deon yang suka cara kasar, biarin aja biarin
Keributan di ruang ketos mengakibatkan beberapa anggota osis masuk dan mencoba memisahkan keduanya, dua-duanya sama-sama bonyok dan masih tidak ada yang mau kalah
"LO PADA BUKANNYA BANTU MISAHIN" Bentak Dilan pada dua setan itu
"Gausah di pisahin, tonton aja lumayan mma gratisan" Balas Riki
"Sakit lo pada" Ucap Dilan tidak percaya lalu kembali mencoba memisahkan mereka dan sekarang berhasil
Mereka berpindah tempat duduk, awalnya di ruang ketos kini di ruang rapat osis yang di hadiri hanya Tara, Deon, Riki, Yoga, Dilan, Yoland, dan Dinda
"Mukak lo jelek Yon" Ledek Yoga pada Deon di hadiahi gaplokan maut di punggungnya, Riki sampe ngeri dengernya
"Jadi ini gimana? selesain masalahnya baik-baik bukan malah adu jotos begini, kalo kepsek tau udah di drop out lo berdua apalagi lo Tar, lo itu ketos inget citra lo bukan malah mencontohkan yang gabaik gini" Omel Dinda, dia waketos omong-omong
Hening
Terlalu malas menanggapi celotehan Dinda, jika di balas sampai besok juga mereka ga bakal pergi dari itu ruangan
"Selesain sana adu jotosnya di lain tempat tapi seragamnya jangan lupa di lepas, buat nyampah aja di Greska heran" Iya Din kaya riders gue tuh, nyampah bener wkwk
KAMU SEDANG MEMBACA
Jenavan||Nahyuck
Ficção Adolescente"Hidup lo mah organisasi mulu" "Ngaca sini yang, kaya ga no band no life aja" Dua sejoli yang hidupnya tiada hari tanpa tenang karna memiliki kegiatan masing-masing, yang satu osis satunya lagi ngeband
