Chapter 47

46 1 0
                                        

Happy reading:)

1 bulan kemudian

Hari ini adalah hari dimana Alena dkk akan berangkat ke luar negeri untuk melanjutkan kuliah mereka dan tentu saja mereka bersama dengan pasangan mereka masing-masing.

Di kediaman Alena dan Alfano mereka kini tengah bersiap-siap untuk berangkat ke bandara karena kata orang tua mereka, mereka semua telah sampai ke bandara untuk mengantarkan anak dan menantu mereka.

"Len kamu udah selesai belum" tanya Alfano

"Iyaa ini udah selesai kok kamu tunggu aja di bawah nanti aku nyusul"ucap Alena dan Alfano pun langsung turun ke bawah sambil membawa koper mereka

Setelah menunggu Alena selama kurang lebih sepuluh menit akhirnya Alena pun telah turun ke bawah.

"Kita langsung berangkat aja ya soalnya ortu kita udah nungguin kita di bandara"ucap Alfano dan mereka berdua pun berpamitan kepada bibi

"Bi kita berdua izin pamit ya, kita nitip rumah ini ke bibi nanti kalau kita ada waktu untuk balik ke indo pasti kita bakalan balik ke sini"ucap Alena

"Iya non kalian hati-hati ya semoga non/ den bisa cepat-cepat lulus dan bisa kembali lagi ke rumah ini"

"Iya bi aamiin"ucap mereka berdua dan setelah itu mereka pun langsung berangkat ke bandara.

Setelah menempuh perjalanan kurang lebih dua puluh menit akhirnya mereka pun telah sampai di bandara dan ternyata sahabat mereka pun juga telah sampai dan tentu saja bersama orang tua mereka.

"Pagi tan/om"sapa Alena kepada orang tua Amanda dan Anggun.

"Pagi Len kamu apa kabar lama nggak ketemu"ucap bunda Amanda

"Baik tan, maaf ya nggk pernah main lagi ke rumah Tante"ucap Alena dan menyalimi bunda Amanda.

"Iya nggak apa-apa kok tante tau kalian pasti sibuk banget kemarin sama ujian kalian"ucap bunda Amanda dan setelah itu mereka semua masuk ke dalam bandara karena orang tua Alena dan Alfano sudah ada di dalam.

"Pagi Bun/yah"ucap Alena kepada kedua orang tuanya

"Pagi sayang, kamu serius mau berangkat sekarang"ucap bunda Alena

"Serius bund nih lihat aku udah bawah banyak banget barang-barang aku masa aku nggak jadi berangkat sih"ucap Alena

"Iya-iya jangan nyolot gitu dong bunda cuman tanya doang padahal"

"Bunda sihh udah tau mau berangkat malah nanya lagi kan bikin nggak mood aja"ucap Alena

"Iya-iya sorry bunda nggak sengaja, udah dong ngambeknya ini kamu mau berangkat loh massa ngambek sama bunda sih kita ketemunya bakalan lama banget lagi loh"ucap bunda dan Alena pun langsung memeluk sang bunda.

Hiks hiks hiks

"Kok kamu nangis sih jangan cengeng lah malu tau diliatin sama teman-teman kamu"ucap bunda tapi Alena mengacuhkan hal itu

"Ihh bunda mah gitu aku sedih tau harus ninggalin kalian berdua apalagi ini lama banget loh aku disana"ucap Alena yang sudah mulai tidak menangis

"Kamu nggak usah sedih nanti kalau bunda sama ayah nggak sibuk pasti bunda sama ayah bakalan nyamperin kamu kesana itu mah gampang len"ucap bunda

"Bunda sama ayah janji ya harus nyamperin aku nanti"ucap Alena

"Iya sayang kita janji"ucap ayah Alena dan Alena pun kembali memeluk sang ayah dan sang bunda.

"Fan bunda sama ayah titip Alena ya kalian harus akur-akur disana apalagi itu negara orang"ucap Ayah Alena

"Iya Bun/yah aku bakal jagain Alena disana kok ayah sama bunda tenang aja"ucap Alfano kepada kedua mertuanya

ALFENA (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang