Philoshophi Aonani

52 4 2
                                        

Dahulu kala disebuah negeri bernama negeri Lamda berdirilah sebuah kerajaan bernama kerajaan Alpha. Kerajaan itu sangat makmur karena dipimpin oleh seorang raja yang bijaksana.

Sang raja mempunyai seorang ratu yang sangat dia cintai dan dua orang anak yaitu sang pangeran dan sang putri. Begitupun dengan rakyatnya yang hidup damai dan tentram. Raja dan ratu sangat senang dengan pertumbuhan putra-putri mereka.

Apalagi sang pangeran yang mulai mempelajari tentang kerajaan. Lain halnya dengan sang putri yang masih kecil dan suka bermain. Selain kerajaan Alpha terdapat kerajaan lain yaitu kerajaan Betha dan kerajaan Omega. Kerajaan-kerajaan tersebut saling menguatkan dan mengokohkan satu sama lain.

Suatu ketika raja mengajak Putri untuk berkeliling kerajaan menaiki kuda. Putri sangat senang dengan ajakan Raja. Sejak Pangeran sibuk mempelajari tentang kerajaan, Putri merasa kesepian karena tidak ada teman untuk diajak bermain. Sepertinya Raja mengetahui kalau Putri merasa kesepian dan Raja ingin membuatnya senang dengan berjalan-jalan.

Raja dan Putri pun pergi meninggalkan istana tanpa ada seorang pengawal pun yang mengikuti mereka. Putri menikmati perjalanan dengan sangat senang, ia melihat banyak hal yang baru dia temui. Perjalanan itu berjalan dengan lancar diiringi dengan celotehan dan tawa Putri. Saking senangnya menikmati pemandangan, Putri tidak menyadari bahwa ia telah sangat jauh dari istana.

Raja terus melaju mengendarai kuda, membawa Putri ke dalam hutan yang jauh dari tempat tinggal penduduk. Merekapun sampai di sebuah danau yang sangat indah di dalam hutan. Raja mengajak Putri bermain di sekitar danau.

Tidak jauh dari ujung danau, terdapat sebuah pondok kecil yang sangat bersih. Raja mengajak Putri masuk ke dalam pondok itu. Dan alangkah terkejutnya Putri ketika ia menemukan seorang anak kecil yang sedang bermain sendirian.

Raja mengenalkan kepada Putri bahwa anak kecil itu akan menjadi teman baik yang menyenangkan dan tidak akan membuat Putri kesepian lagi. Mendengar hal itu Putri sangat senang, diapun langsung menerima anak kecil itu bermain. Raja hanya tersenyum melihat kebersamaan mereka berdua.

Hari mulai sore, Raja mengajak Putri untuk pulang. Tapi Putri tidak mau, ia ingin tetap bermain bersama anak kecil itu. Raja berusaha membujuknya dan berjanji akan membawa Putri bertemu anak kecil itu lagi.

Putri pun pulang bersama Raja. Ia sangat senang dengan hari ini, ia akan bercerita kepada Ratu dan Pangeran bahwa ia mempunyai teman baru. Tapi Raja bilang kalau Putri tidak boleh memberi tahu siapapun tentang anak kecil tadi dan tentang pondok kecil yang ada di dalam hutan.

Sesampainya di istana Putri langsung pergi mencari Ratu. Ia sangat lelah dengan hari ini. Putri lari memeluk Ratu karena sangat ingin menceritakan pengalamannya hari ini.

Teringat dengan janji yang telah ia buat dengan Raja, Putri tidak jadi memberi tahu Ratu tentang pengalamannya, ia hanya bercerita tentang indahnya pemandangan yang ada di luar istana. Mendengar itu Ratu pun ikut senang. Putri pun beranjak pergi tidur ke kamarnya.

Keesokan harinya Putri ingin sekali pergi bertemu dengan teman barunya. Ia mencari-cari Raja, akan tetapi Raja sedang tidak ada di istana. Putri pun merasa sedih, baru saja kemarin ia punya teman sekarang ia harus sendiri lagi.

Hari-hari berikutnya pun sama Raja tidak ada di istana. Ingin sekali Putri pergi sendiri ke pondok kecil itu, tapi apalah daya ia tidak berani dan tidak tahu dimana tempatnya. Karena merasa bosan Putri pergi menemui Pangeran untuk bermain bersama.

Tapi dugaan Putri salah Pangeran malah selalu menjahilinya sampai-sampai Putri menangis dan berujung Pangeran yang dimarahi oleh Ratu. Putri tidak mau lagi bermain bersama Pangeran, ia lebih baik bermain sendiri di dalam istana.

BeautifuLight Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang