Happy Reading
"Pagi" Sapa zero, dan raga sambil masuk ke ruang inap asya dan aza
"Pagi" Balas orang-orang yang ada di dalam ruangan termasuk zain
Zero dan raga pun langsung mendudukkan diri di sofa yang sedang di duduki lilian dan andra
"Cepat banget lu pada datang nya" Ucap zero menatap lilian, andra, dan Nathan
"Gua cepat? Dah semalam an gua di sini, tuh noh si Nathan, sama andra sejam yang lalu datang" Balas lilian dan zero hanya ber oh riah
"Lu temanin zain di sini? " Tanya raga dan lilian hanya mengangguk
"Gila, gak cape gitu? " Tanya raga sekali lagi
"Gak juga sih, ini bentar lagi gua mau pulang, udah di chat nyokap gua dari rumah, di suruh nya gua mewakili kantor bokap gua" Balas lilian yang mau bersiap-siap pulang
"Ohh yaudah"
Setelah lilian bersiap-siap pulang, ia langsung meninggalkan ruangan asya dan aza, tak lupa ia berpamitan dengan teman-temannya sebelum pulang
Andra mengambil buah-buahan yang ada di meja dekat kasur aza, ia juga mengambil pisau dan mencuci buah itu untuk memotong buah agar teman-temannya makan buah yang ia potong
Nathan menatap zain yang masih setia memegang tangan asya dan aza di tengah-tengah
"Bro. Udah lah elu nih, sini duduk kita ngobrol-ngobrol lagi, gua yakin kok mereka bisa selamat" Ucap Nathan menyemangati teman nya
"Hm" Zain hanya berdehem saja tanpa melihat ke arah Nathan
Zain terus saja menatap asya dan aza yang sedang tertidur koma itu, ia mengelus-elus kan rambut asya dan aza
Zain menuju ke arah aza dan berbisik
"Gua yakin lu bakal selamat aza" bisik zain ke telinga aza
Zain pun langsung menuju ke arah asya dan berbisik
"Lu bisa sya, gua yakin, gua gamau kehilangan orang berharga lagi" Bisik Zain sambil memberikan kecupan di kening asya
Setelah itu Zain pun duduk di samping teman-temannya dan langsung mengusap wajah nya dengan kasar
"Argh! Kenapa nasib gua selalu sial?! Kenapa gua gak bisa tenang?!! Kapan waktu tenang gua ada!! " Ucap Zain yang meronta-ronta sambil mengacak-acak rambut nya
Teman-temannya Zain hanya bisa menyemangati zain. Mereka juga tidak tau kenapa nasib zain begini, mungkin belum waktunya zain hidup enak
"Dahlah, sabar pasti ada kok waktu lu hidup tanpa gangguan" Ucap Nathan dan zain hanya bisa menatap ke arah asya dan aza dengan lesu dan sembab
Sekitar an 30 menitan akhirnya zain sudah bisa mengontrol diri nya dan tak lama datang lah aland. Aland masuk ke ruangan asya dan aza sambil membawakan satu keranjang yang berisi buah
Yah, buah yang di potong sama andra adalah buah bawaan dari aland, dan dia juga membawa buah tangan lagi padahal ia sudah menyuruh anak buah nya mengantarkan buah dan ia juga membawa buah
YOU ARE READING
Love in the dark [End]
حركة (أكشن)Happy reading all 𝗔𝘀𝘆𝗮 𝗱𝗮𝗻𝗶𝘁𝗮 𝗔𝗻𝗱𝗲𝗿𝘀𝗼𝗻, adalah seorang siswi di sekolah SUNA BANGSA. ia sudah masuk di semester II di sekolah nya. dia tinggal bersama teman nya bernama 𝗔𝗹 𝘇𝗮𝗶𝗻 𝗔𝗻𝗱𝗮𝗻𝗮𝘁𝗮 𝗔𝗹𝗳𝗮𝗿𝗲𝘇𝗼. mereka ada di...
![Love in the dark [End]](https://img.wattpad.com/cover/375478743-64-k378249.jpg)