1 : capek

325 27 19
                                        

Nama tokoh, tempat kejadian dan konflik di dalam novel ini hanyalah fiktif belaka dan tidak ada sangkut pautnya dengan kehidupan nyata
••••••


















Enjoyyy~

"kalau capek itu istirahat, bukan malah menyerah lalu pergi"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"kalau capek itu istirahat, bukan malah menyerah lalu pergi"

[ Erik cakrawala Abian]









---NATHAN---
◈◈◈

Seorang pemuda masuk kedalam rumah megah sepi bak kuburan dengan keadaan yang sedikit berantakan

"Dari mana aja kamu " ucap seorang pria paruh baya dengan tangan yang bertumpu pada dada

"Dari rumah temen" balas pemuda itu sambil terus melenggang pergi menuju kamarnya

"Nathan ayah lagi bicara sama kamu!" Balas pria paruh baya itu dengan kesal

Ya pemuda itu adalah Nathaniel Niskala Narendra dan pria paruh baya yang menjabat sebagai ayahnya tak lain dan tak bukan adalah Daren Nico Narendra dengan sikap yang tegas dan juga keras

"Nathan capek yah , Nathan mau tidur, Nathan butuh istirahat" ucap Nathan malas

"Capek apa kamu, kamu seharian ini bolos sekolah cuma buat nongkrong sama temen temen begajulan kamu! Mau jadi apa kamu hah!! Jangan malu maluin ayah bisa gak sih!" Balas Daren dengan emosi yang memuncak

"Jangan jadi anak pembangkang yang cuma bisa malu maluin ayah! Contoh saudara saudara kamu ! Mereka berprestasi! Gak kaya kamu !" Lanjut Daren dengan emosi yang memuncak

"Nathan ya Nathan ,mereka ya mereka! Gak perlu di sama samain!" Balas Nathan dengan sedikit amarah

"Udah berani kamu sama saya ya!" Muka Daren memanas dengan emosi yang semakin memuncak

"Nathan cuma capek yah!" Ucap Nathan sedikit meninggikan suara

PLAKK

Wajah Nathan tertoleh ke samping karena tamparan sang ayah yang tanpa aba aba meninggalkan jejak yang memerah

"JANGAN MEMBANGKANG NATHANIEL!" ucap Daren emosi

"udah lah" ucap nathan lelah berjalan pergi menuju pintu keluar rumah

"Mau kemana kamu nathan!" ucap daren semakin emosi

Nathan tak menggubris perkataan daren dia terus berjalan pergi keluar rumah lalu segera menaiki kuda besi nya kemudian melaju pergi meninggalkan kediaman narendra menuju ke markas black wolf

"NATHAN!" ucap daren berteriak kepada nathan yang sudah tak terlihat lagi oleh pandangan nya

"Anak itu benar benar"gumam daren emosi




















NATHANIEL Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang