5 : Sabar

84 12 2
                                        

Nama tokoh, tempat kejadian dan konflik di dalam novel ini hanyalah fiktif belaka dan tidak ada sangkut pautnya dengan kehidupan nyata
••••••












Nama tokoh, tempat kejadian dan konflik di dalam novel ini hanyalah fiktif belaka dan tidak ada sangkut pautnya dengan kehidupan nyata••••••

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Perubahan sikap itu ada, ketika rasa sabar sering kali di uji"

[ Erik Cakrawala Abian ]






——NATHAN——
◈◈◈

Chandra menceritakan kejadian buruk yang ia alami hari ini dari awal hingga akhir, bahwa ia di hadang oleh anggota geng White Tiger yang berkisaran lima orang, sedangkan dirinya hanya sendiri, yang benar saja! logikanya pada saat itu dirinya sedang kurang fit ditambah dirinya harus melawan lima orang, tentu saja dirinya kalah, alhasil kini ia mengalami lebam lebam, kepalanya berdarah karena terbentur lalu kakinya cidera karena di injak, oleh karena itu ia juga harus terpaksa menggunakan tongkat untuk dua Minggu kedepan

Nathan mendengarkan dengan seksama, tak menyela sedikitpun, walaupun sekarang ia sedang menahan amarahnya

"Nihh! udah gue ceritain.... sekarang pergi lo! obatin tuh luka!" Chandra berucap ngegas

"Males gue..." Sambil menghela nafas menyenderkan tubuhnya pada tumpuan kursi

"Males-males, kalo lo sakit ripuh siapa juga yang susah, lo juga kan, rugi njirr" ucap Chandra mendelik

"biarin lah gue ini" Nathan merotasi kan matanya

"Cihhh, bullshit nanti juga ngerengek , haharegungan nyeuri ceunah tehh" Chandra berucap dengan nada yang julid, dan wajah yang dimata Nathan terlihat menyebalkan

"Maneh meureun etamah, lain urang.... pek siah engke balik ka imah di carekan ku si emak" Nathan membalas tak kalah julid

"Keun bae, tinggal mawa ngaran maneh we dan semuanya aman" ucap Chandra dengan licik nya

kerecokan adu mulut Nathan dan Chandra terus berlanjut sehingga membuat bayu menghela nafas jengah, jengah karna tingkah sang kakak dan teman nya, bayu adalah saksi bagaimana kakak nya bertingkah laga nya seperti orang utan dan teman nya yang seperti monyet- ehh canda
agak nya ia tidak menyadari bagaimana tingkah dirinya sendiri yang tidak jauh beda, sebelas dua belas seperti sang kakak

"Udah- udah napa bang berisik tau, gak dimana gak dimana ributtttt mulu, udah luka luka juga masihhh aja ribut" Bayu berusaha melerai pertengkaran kedua nya, tetapi yang terjadi malah semakin ribut

"Dia yang duluan bay!" Chandra berucap menunjuk Nathan

"Njirrr, lo ya yang duluan maen nuduh nuduh gue lagi!" jelas saja Nathan membalas,tak terima yang benar saja

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Dec 31, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

NATHANIEL Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang