3. Rafa dan Raka

72.3K 343 9
                                    

Pagi ini Angel sudah bersiap-siap untuk pergi, ia ada janji dengan dokter pribadinya untuk memeriksakan tubuhnya.

Meskipun ia membiarkan para laki-laki itu mengeluarkannya di dalam, Angel juga tak mau terkena penyakit kelamin.

Ia juga akan melakukan pijat payudara karena ia tak mau jika sampai payudaranya tak padat lagi, bisa-bisa ia akan kehilangan pelanggan.

Angel sudah sampai di tempat ia akan melakukan perawatan tubuhnya, ia juga akan mendonorkan ASI-nya.

"Selamat pagi, ada yang bisa saya bantu?" Sapa seorang resepsionis.

"Pagi, saya Ingin bertemu dengan Dr. Kartika"

"Atas nama siapa?"

"Angela Robinson"

Kemudian resepsionis itu mengarahkan Angel untuk menuju ke salah satu ruang yang ada disana, menunggu Dr. Kartikayang sedang ada pasien lain.

Angel duduk pada salah satu kursi yang ada disana, ia memainkan ponselnya membalas pesan dari Jofan.

Mas Jofan
Sayang Mas kangen :(

Angela Robinson
Mas kan masih diluar negri

Mas jofan
Pap kamu dong sayang

Angel Kemudian membuka kancing kemejanya dan berpose nakal.

Angla Robinson
Mengirim gambar

(Gambar sudah dihapus)

Mas Jofan
Fuck sayang, gede banget.
Pengen di jepit di tengah-tengah ihh.
Pentilnya kenapa di tutup sayang

Angela Robinson
Biarin :)°

Angel hanya tertawa mengetahui respon Mas Jofan, pasti cowok itu tengah uring-uringan disana.

Tiba-tiba saja pintu ruangan itu terbuka dan Dr. Kartika masuk, Angel kemudian berdiri untuk menyalaminya.

"Jadi ada perlu apa Ny. Angela kesini?"

Angel memutar bola matanya malas, sahabatnya ini memang ada-ada saja untuk menggodanya.

"Gausah terlalu formal Tik" Ucap Angel.

"Mau apa lagi kesini? Mau gedein tete? Pentil? Apa bokong?" Tanya Dr. Kartika.

Angel menggeleng "gue mau donor ASI" Ucapnya.

Ya memang tempat yang Angel datangi adalah sebuah klinik kecantikan milik sahabatnya, disini ia melakukan semua perawatan itu. Dari mulai suntik laktasi, perawatan supaya vaginannya selalu terasa sempit serta perawatan agar ia tak tertular penyakit kelamin.

Sedangkan ukuran payudara serta putingnya itu adalah murni pada tubuhnya, membesar sebab payudaranya sekarang menampung ASI.

Klinik ini juga menyediakan wadah bagi siapa pun yang mau mendonorkan ASI nya, ASI dari klinik tersebut juga ASI dengan kualitas yang baik. Karena memang sebelum mereka menerimanya, mereka akan melakukan cek kesehatan bagi si calon pendonor.

Seperti saat ini, Angel mendonorkan ASI nya. Sebab semalam Bara tak terlalu sering menghisapnya, cowok itu lebih suka memainkan putingnya. Oleh karena itu, Angel yang merasakan dadanya sangat nyeri memutuskan untuk memompa ASI nya dan mendonorkannya.

Wanita Panggilan Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang