0.1 !!

219 18 0
                                    

"Kejar layangan nya, brokuro! Jangan sampe jatoh ke tangan bocil duluan!!"

"Siap brokuto!!"

Bokuto dan Kuroo sedang berlari mengejar layangan putus bergambar spiderman warna pink itu.

Akaashi yang kebetulan sedang menyiram tanaman yang diluar melihat sang suami berlari-lari seperti anak anak. Tepuk jidat Akaashi melihat tingkat Burhan nya itu

.
.
.
.

"Tadaima" Salam Aran memasuki rumah. Ia baru saja kembali dari rumah sakit karna panggilan dadakan, padahal di hari minggu yang indah ini ingin dia habiskan waktu bersama Kita, tetapi panggilan dari rumah sakit tak bisa ditolak, jadi dengan sedikit berat hati Aran harus pamit dan pergi ke rumah sakit, dan baru kembali tepat setelah jam makan siang.

"Okaeri" Sambut Kita yang sehabis dari dapur dan datang menghampiri sang suami di ruang tamu.

"Sudah makan?" Tanya Kita sambil membantu melepas jas putih suaminya

"Belum, kupikir aku bakal sempet pulang pas jam makan siang, jadi aku sengaja gak makan pas jalan pulang," Jawabnya

"Astaga"

"Aku pengen makan masakan mu aja" Lanjut Aran sambil tersenyum dan melingkarkan kedua tangannya di pinggang ramping Kita, membuat sang empunya sedikit terkejut

"Kalau gitu kamu ganti baju dulu gih, baru kita makan bareng ya, aku udah masakin kesukaan mu" Senyum Kita menatap suaminya itu, lalu dibalas sedikit anggukan oleh Aran. Sebelum Aran menyingkirkan tangannya dari Kita, ia terdiam sebentar

"Kenapa?" Tanya Kita

"Pas mobilku udah masuk komplek, aku liat si burhan ama si kurtet lagi kejar layangan ampe manjat ke pohon mangga si Daichi" Ucapnya menceritakan apa yang ia lihat saat tadi

"Astaga.." Kita hanya geleng-geleng kepala mengetahui kelakuan teman se tetanggaan nya itu.

Mari kita lihat keadaan si burhan dan kurtet :3

"BROO!! GUE DAPET LAYANGANNYA!" Teriak Bokuto dari atas pohon mangga Daichi kepada Kuroo yang berada di bawah

"Mantapp! Turun cepet, ntar dikira mo maling mangga lagi" Seru Kuroo

Disaat Bokuto ingin turun, ia melihat salah satu mangga Daichi yang sepertinya sudah masak. Di ciumnya dan wanginya begitu manis, sungguh sayang kalau gak di petik, tapi nanti ketauan Daichi abis lah Bokuto

"Brokuto??" Panggil Kuroo saat melihat sohibnya itu belum turun turun, perasaan Bokuto gak takut kok kalau mau turun dari pohon

"Sabar Bok.. Sabar, jangan di petik, tapi kalo gak di petik sayang banget mana udah masak lagi" Bokuto berdebat dengan pikiran nya, "ah bodo lah, rejeki jangan ditolak heheh" Bokuto pun mengambil satu buah mangga didepan nya itu dan diciumnya, lalu ia segera turun dari pohon

"Lama amat sih lu turun" Protes Kuroo saat melihat kehadiran sohib sehidup sematinya itu turun dari pohon

"Hehe sorry ngab, gue ngambil mangga tadi satu, mayan udah masak, sayang kalo gak di ambil yakan" Ucap Bokuto cengengesan sambil menunjukkan mangga yang ia ambil itu

"Wih, gede juga mangga nya"

"Iya dong, kalo Daichi yang tanem gede gede semua mangga nya, tapi pada belum masak, ini doang"

"Gas lah kita kupas"

"Gasss"

Kedua insan non akhlak itu pergi perlahan dengan mangga satu biji dan layangan spiderman pink hasil tangkapan dan curian

RUMAH TANGGA - HaikyuuTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang