Bab 11

6 3 0
                                    

Welcome

Happy reading

*
*
*

"Assalamu'alaikum"

"Makan makan,waktunya makan"

"Wah"

Fessya memberikan piring yang sudah berisi nasi ke dhea"Ini punya kamu"

"Kalo yang ini punya kamu" Ucap Zara kemudian memberikan piring berisi nasi kepada Queen

"Makasih ya"

"Thanks ya"

"Yuk makan,sebelum makan jangan lupa berdoa"

"Quen,bisa makan sendiri?"

"Gue masih punya tangan"

Zara tertawa kecil"padahal kan kalo gak bisa mau aku suapin"

"Gak perlu"

"Udah,makan gak boleh sambil ngomong"

mereka pun menyantap makanan mereka masing masing, tak ada yang mengeluarkan suara sepatah kata pun, hanya suara dentingan sendok dan piring yang terdengar

"Alhamdulillah,kenyang banget" Ucap Dhea sambil mengelus perut nya

Fessya melirik jam dinding yang ada di asrama nya"sudah masuk waktu sholat gays,bentar lagi pasti adzan.ayo kita siap siap"

"Piring nya gimana?" Tanya Zara

"Ya dibawa lah,nanti sekalian kita kembalikan" Ucap fessya sembari bersiap siap untuk sholat isya

"Queen,kamu sholat isya di asrama aja ya,kan tangan kamu masih sakit"

"Ntar kalo pengurus tau gimana?"

"Nanti kita izinin sama pengurus,lagian kamu kan bukan bolos,tapi sakit"

Queen mengangguk tanda setuju"gue ikut aja gimana baik nya"

"Tapi harus sholat ya"

"Ckk,iya bawel"

"Yaudah,kita bertiga pergi ke masjid dulu"

"Sholat ya Queen,jangan mikirin gus abian terus"

Queen langsung melempar zara dengan bantal yang berada di dekatnya,untung nya zara langsung berlari dan alhasil bantal yang di lempar Queen tidak mengenai zara

"Emang dasar y tu orang,jahil banget"gerutu Queen

Queen langsung beranjak dari duduk nya kemudian menuju kamar mandi untuk berwudhu guna melaksanakan sholat isya

****

Queen telah selesai melaksanakan shalat isya,ia membuka mukena nya kemudian menaruh nya di tempat biasa ia menaruh mukena

Queen merebahkan tubuhnya ke kasur,ia menatap langit langit asrama,ia termenung sembari memikirkan kedua orang tuanya serta teman teman genk motor nya,ia benar benar merindukan orang tuanya dan teman teman nya

"Kapan gue bisa keluar dari sini" Cetus Queen sembari menghembuskan nafas nya dalam

Queen masih setia termenung hingga terdengar suara berisik dari luar asrama,ia tau suara apa itu,pasti suara santriwati yang telah pulang dari melaksanakan sholat isya berjamaah

"Assalamu'alaikum" Queen menoleh ke arah pintu,tatapan ia bertemu dengan ketiga teman nya yang juga menatap nya dengan senyuman yang merekah

"Waalaikumsalam" Ucap Queen kemudian merubah posisi nya menjadi duduk

QueenTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang