Keesokan harinya.
Haechan terbangun dari tidurnya dan melirik ranjang Jaehyun yang berada di samping ranjangnya.
Perlahan Haechan merubah posisinya menghadap Jaehyun yang kini masih tertidur pulas.
Haechan kembali mengingat dirinya yang semalam menangis histeris dengan apa yang di ucapkan oleh Jaehyun, dan ia bisa melihat sorot mata Jaehyun yang begitu tulus menatapnya.
"Dasar Pria brengsek, bisa - bisanya menggodaku dengan kata - kata seperti itu" Batin Haechan menatap lekat Jaehyun.
"Aku tau kau memikirkanku" Ucap Jaehyun tiba - tiba.
Haechan terkejut dan segera bangkit dari tidurnya.
"Tidak, siapa juga yang memikirkan Ahjussi" Jawab Haechan dengan sedikit ketus dan berlalu memasuki kamar mandi.
Jaehyun terkekeh membuka netranya menatap Haechan yang masuk kedalam kamar mandi kamar mereka itu.
"Menggemaskan, untung Jay Junior bisa menahannya" Gumam Jaehyun mengusap penisnya yang sudah sewajarnya bangun saat di pagi hari.
Tak berselang lama, Haechan keluar dari kamar mandi dan mendapati Jaehyun baru saja kembali dengan membawa sekantong plastik berisi makanan untuk sarapan mereka pagi ini.
"Aku sudah membeli sarapan dari layanan kamar dari Motel ini" Ucap Jaehyun mendudukan diri di kursi dan mengeluarkan 2 kotak makanan dari kantong tersebut.
Haechan mendudukan diri di hadapan Jaehyun dan menatap makanan di depannya.
"Selamat makan" Ucap Jaehyun dan mulai melahap makanannya dengan melirik Haechan yang masih terdiam menatap makanan di meja itu.
"Kenapa?"
"Apakah kau tidak suka makanannya?"
KAMU SEDANG MEMBACA
Shadow (Jaehyuck)
FanfictionMenjadi aib bagi keluarga dan di cap sebagai pembawa sial membuat YoonOh memutuskan untuk menjalani kebidupan yang berbeda dari garis keluarganya. Hidup penuh dengan bayang - bayang keluarga yang menuntutnya untuk hidup sesuai aturan mereka membuat...
