Jungkook bangun lebih dulu, dikarnakan ini hari Minggu ia tidak bekerja, jungkook sudah mahir memasak, ia selalu memasak kali di hari libur. Jungkook membuat creamy soup dengan garlic bread untuk sarapan mereka pagi ini.
"Uwahh hyungie membuat apa ini". tanya taehyung.
"Hai sayang, ini namanya creamy soup chiken mushroom, dengan garlic bread untuk kita sarapan".
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"
Bagaimana caranya hyungie membuat ini, tolong beritahu aku". tanya taehyung penasaran
"Tentu sayang nanti aku beri tahu, sekarang mari kita sarapan". Ajak jungkook
Sesudah makan, jungkook memberi tau taehyung tentang uang yang ia temukan, jungkook membawa dua tas besar itu ke atas sofa dan memperlihatkan isinya pada taehyung.
"Bagaimana sayang kamu menyukainya". jungkook mengambil 5 gepok tumpukan uang tersebut dan menyuruh taehyung untuk membeli baju baru serta periasan dan lain nya.
"Aku tidak mau hyungie itu dosa, lagi pula itu bukan uang kita". ucap taehyung
Jungkook yang mendengar itu sedikit kecewa dengan perkataan istrinya, jungkook kembali membanting uang tersebut dan membuat nya berhamburan di udara.
"TAU APA KAU SOAL DOSA HAH! HARUSNYA KAU BERSYUKUR ATAS SEMUA UANG UANG INI, ASAL KAU TAU GAJIKU MENJADI MONTIR BAHKAN TIDAK CUKUP UNTUK MENGHIDUPI KEBUTUHAN KITA, AKU LELAH JIKA HARUS MAKAN MIE INSTANT LAGI DAN LAGI, AKU MUAK HIDUP SUSAH SEPERTI INI". bentak jungkook membuat taehyung terkejut mendengar bentakan nya dan pergi begitu saja dari rumah.
Jungkook yang melihat itu berusaha menurunkan emosinya, lalu mencari taehyung yang entah pergi kemana. Jungkook terus mencari taehyung hingga langit mulai gelap. Ia benar benar takut jika istrinya kenapa napa. Langit mulai gelap, hujan turun cukup deras. Jungkook segera pulang kerumah berharap taehyung sudah ada disana.
Membuka pintu rumahnya hanya ada kesunyian didalam rumah nya, bagaikan tersambar petir, jungkook sangat menyesali perkataan serta emosinya tadi. Tubuhnya tersukur di lantai jungkook kembali cemas, dan mulai merenungkan perkataan nya. Emosinya kembali naik, ia sangat membenci dirinya sendiri. Jungkook yang kesal lantas meninju tembok rumahnya berkali kali membuat pergelangan tangan nya berdarah.
------------------
Sekitar pukul 23:40 malam, taehyung baru saja tiba di rumahnya dengan keadaan tubuh basahnya, ia membuka pintu secara perlahan dan melihat lampu rumahnya gelap gulita, taehyung berjalan perlahan menuju saklar lampu untuk menghidupi lampu rumahnya.
"Omo kamchagiya". ucap taehyung hampir tersentak kebelakang yang melihat jungkook sedang menutup wajahnya pada pahanya.
Taehyung berjalan mendekati jungkook yang masih menutup wajahnya di paha,
"Hyungie?". ucap taehyung menyentuh lengan jungkook dengan telunjuknya.
Jungkook mendongakan wajahnya, melihat ke arah taehyung dengan wajah bengkak nya.
"Sayang hiksssss". jungkoook memeluk tubuh taehyung dengan erat
"Maafin aku, ku mohon jangan tinggalin aku lagi baby hiksssss..... huwaaaa". isaknya dalam pelukan taehyung
Malu jeon sama otot dan tatto😑
"Cup cup cup yaa, aku sudah memaafkan hyungie, sekarang hyungie berhenti menangis ya, lepaskan pelukan nya sebentar tubuhku basah terguyur hujan". bujuk taehyung dan jungkook menggelengkan kepalanya
Jungkook menaruh kelapanya di pundak taehyung, selayaknya seorang bayi taehyung terus menepuk nepuk pundak jungkook dengan sabar, jungkook mulai terlelap di dalam pelukan taehyung, perlahan taehyung menaruh tubuh jungkook di bawah yang ia beri lantai. Jungkook tidak ingin lepas dari dekapan tubuh taehyung.
Taehyung mengusap usap surai jungkook, membiarkan suaminya yang manja ini terlelap lebih dulu. Taehyung tidak sengaja menekan lengan jungkook yang luka membuat sang empu meringis. Taehyung mencoba melihat sekujur tubuh jungkook dan matanya terfokus melihat kelima jari pergelangan jungkook terluka dengan banyaknya darah.
Taehyung menangis sambil menggigit bibirnya, ia tidak mau membuat suaminya terbangun. Setelah jungkook sudah tertidur taehyung membersihkan tangan jungkook secara perlahan, sesekali taehyung juga melihat ekspresi wajah jungkook yang meringis dalam tidurnya, usai membersihkan luka dan memberinya obat taehyung menempelkan plester luka pada kelima jari jari jungkook dan membungkusnya dengan perban, taehyung segera membasuh seluruh tubuhnya yang terkena hujan dan membawa baju ganti untuk jungkook.
"Kenapa jantungku berdegup kencang saat ingin membuka baju hyungie, ayolah taehyung kamu hanya perlu mengganti bajunya dengan baju yang baru, agar hyungie tidak kedinginan". ucap taehyung
Tangan nya gemetar, taehyung terus mengantur napas nya untuk bisa membuka seluruh baju jungkook. Matanya membulat melihat tubuh kekar suaminya, dada bidang serta pundak yang lebar membuat pipi taehyung menjadi me merah. Taehyung membawa jarinya untuk menyentuh perut kotak jungkook. Bagaikan tersengat listrik taehyung lantas menarik jarinya dari sana, ia melihat bulu bulu halus di lengan jungkook terbangun begitu saja. Bagian atas selesai, ini part yang paling membuat taehyung lebih malu lagi.
"Kenapa gajah hyungie sangat panjang dan besar". ucapnya
Kata aku udah mah buruan tae selesaiin ganti bajunya, jangan sampe jeon bangun, maka tamatlah riwayatmu😫
Selesai mengganti seluruh baju jungkook, taehyung membawa selimut tebal untuk alas tidur mereka, malam ini mereka tidur di ruang tamu, sambil taehyung yang bersandar di dada bidang jungkook.