"Huh, bagaimana kamu bisa berada disini anak manis". ucap taehyung
"Heheehe gelii, kamu membuatku geli manis.... hentikan". taehyung tertawa geli
"Kamu mau menjadi temanku manis? Tapi bagaimana kamu bisa masuk kesini, aku bahkan tidak tau dimana pintu utamanya".
Seakan mengerti perkataan taehyung, hewan tersebut menjilati lengan taehyung, hewan tersebut menidurkan tubuh mungilnya di kaki taehyung, Tangan lembut taehyung mengelus permukaan bulu lembutnya yang berwarna putih. Keduanya tertidur pulas, bersama teman manisnya.
-------------------
Sementara dikantor jungkook kembali frustasi, sudah semalaman istrinya belum juga ketemu, seluruh bodyguardnya terus mencari keberadaan nyonya mereka. Jungkook juga menyuruh bodyguardnya untuk memanggil orang yang dapat memperbaiki cctv di mainson nya.
Tok.....tok....tok.....
"Permisi tuan, sore ini anda ada meeting dengan Mr. Lee di sushi bar, rapat akan diadakan pada pukul 16:00 sore nanti tuan. Masih tersisa waktu dua puluh menit sebelum rapat dimulai". ucap mark
"Buat jadwal ulang, aku ingin mencari istriku". ucap jungkook bergegas keluar.
-------------------------
Taehyung sudah tidak bisa menahan rasa lapar lagi diperutnya, sejak kemarin ia belum makan sedikitpun, ia hanya memakan buah buahan yang ada di secret garden. Ya, taehyung memang pergi kesana, ia tidak pernah keluar sedikitpun dari mainson megah tersebut. Ia membangunkan si manis untuk ia bawa ke kamarnya nanti.
Taehyung berjalan menyusuri lorong secret garden bersama si manis, ia mulai memasuki area mainson. Begitu taehyung sudah tiba di depan pintu kamarnya, kedua orang maid berteriak dan membuat simanis terganggu. Teriakan tersebut mengundang beberapa maid dan bodyguard menghamipiri suara tersebut. Dengan cepat salah satu bodyguard segera menghubungi jungkook.
📞 Tuan Jeon nyonya sudah kembali namun dengan, cepatlah kembali ke mainson tuan
Belum sempat jungkook berkata telpon tersebut sudah terputus. Jungkook dengan cepat melajukan mobilnya agar cepat sampai menuju mainson. Sekitar hampir 30menit, jungkook baru saja tiba di mainson nya. Membuka pintu mobilnya dengan kasar dan segera berlari menuju kamarnya. Jungkook berpapasan dengan dokter saat menaiki tangga nya, ia semakin cepat berlari dan mendobrak pintu kamarnya dengan keras.
"Ba.....by". ucapnya terputus
"Penjaga ambilkan senapakan ku cepat". teriak jungkook
"Tidak! Jangan sakitin bibble, ia temanku, Jika hyungie berani menembak atau menyakiti bibble maka aku yang akan membalas hyungie nantinya". marah taehyung, melindungi bibble di belakang tubuhnya.
"Tapi sayang-
"Apa! Jika hyungie berani memisahkan aku dengan bibble maka hyungie tidak akan pernah melihatku lagi di dunia ini". ucap taehyung serius
"O-oke sayang, aku tidak akan melukainya. Tapi bagaimana baby bisa menemukan dia".
"Bibble, namanya bibble bukan dia". protes taehyung
"Oke sayang bibble, jadi bagaimana baby bisa bertemu dengan bibble dan kemana baby pergi seharian kemarin, baby tau aku sangat takut baby kenapa kenapa". ucap jungkook sedih.
Taehyung mendengar suara lirih dari suaminya lantas menatap ke arahnya, benar saja wajah suaminya terlihat seperti kurang tidur, taehyung berjalan memeluk suaminya, jungkook membalas pelukan taehyung, namun si manis yang melihat taehyung di dekati oleh orang lain, segera mengeong.
"Tak apa bibble, ini hyungie ia suamiku. Ia papi bibble sekarang. Iyakan hyungie". ucap taehyung antusias
Jungkook dengan cepat mengiyakan perkataan istrinya, dari pada si cantik marah lagi, lebih baik iya mengiyakan saja. bibble yang mengerti perkataan taehyung, segera berjalan dan menjilati lengan jungkook.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Perfect Husband (Tamat)
Hayran Kurgubaca sendiri aja jangan manja! gak suka skip aja nyet! #1 kookv 111124 #1 kooktae 111124 #1 taeby 201224 #4 kookv 031025 Kookv bxb
