"Permisi tuan, kelompok yang ditugaskan untuk menyerang Renjun dan teman-temannya sudah kembali"
"Oh benarkah? apakah mereka berhasil?" tanya orang yang disebut tuan tadi
"Iya tuan, mereka berhasil membawa dua werewolf sekaligus." jawab orang tersebut
"Hahaha bagus sekali, siapkan kelompok selanjutnya untuk membawa sisanya!"
"Baik tuan."
"Oh iya tuan, apakah tuan tidak mau melihat para vampire dan werewolf itu?" tanya orang tadi
"Ck nanti saja, untuk apa bertemu dengan para makhluk rendahan seperti mereka." balasnya
"Dan juga, ingatkan Taehyung agar tidak membunuh mereka." lanjutnya
"Baik tuan, dilaksanakan."
▪︎▪︎▪︎●●●▪︎▪︎▪︎
Perlahan tapi pasti, Jeno berusaha membuka kedua matanya. Sungguh, Jeno merasa bahwa tubuhnya sedang mati rasa sekarang.
Benar saja, tangan dan kaki Jeno dirantai agar tidak dapat kabur. Di sebelahnya, ada Jinyoung yang kondisinya juga tidak jauh lebih dari dirinya.
"udah bangun Jen?"
"B-ben?"
"lama amat lo turunya, bosen jir gue ga ada temen ngobrol." sahut Jihoon yang ada didepannya
"gue ga lo anggep gitu?" tanya Yoonbin setelah mendengar ucapan Jihoon tadi
"gue bosen sama lu jir, bodo ah. males gue, mana badan gue mati rasa. Terus gue laper plis, jahat bener para makhluk biadab tu. udah tau nyulik, bukannya dikasih konsumsi." oceh Jihoon
"yeu, lu pikir kita sosialisasi?" jawab Yoonbin
"berisik bener lu bedua anjir. lu juga Jihoon, masih bisa-bisanya ngoceh jir." kata Jeno yang sudah mengumpulkan kesadarannya
"kan gue laper.." cicit Jihoon sambil memajukan bibirnya
"jijik hoon."
"bacot ben"
"ugh.."
"anjay Jinyoung, selamat pagi!" ucap Jihoon "mari bangun, lalu sekolah." lanjutnya
"udah gila emang ni orang." balas Yoonbin sambil memukul kepala Jihoon
gambarannya gini ges, Yoonbin sama Jihoon itu dirantai yang sama. Jadi tangan kanan Yoonbin kan dirantai nah disambung ke tangan kiri Jihoon. Kaki Yoonbin sama Jihoon dirantai juga. Terus tangan kiri Yoonbin itu juga dirantai, rantainya itu udah dari dinding gituloh, tapi kalau tangan kanan Jihoon dibiarin bebas.
kalau Jeno berbagi rantainya sama Jinyoung. Jinyoung - Jeno berhadapan sama Yoonbin - Jihoon, walau jarak mereka lumayan jauh. Gitu, pahamkan? semoga paham dah.
oh iya, selain mereka ga ada tenaga untuk bebasin diri, si Taehyung itu kasih sihir di sekeliling mereka dan di rantainya supaya mereka ga bisa lepas begitu aja.
"anjing banget, kepala gue pusing jir. Ni badan juga mati rasa, Taehyung apain badan gue cok?"
"anjirlah Nyoung, baru sadar langsung ngumpat." ucap jeno yang ada disampingnya
"mantap Jinyoung, aku padamu." sahut Jihoon lagi
"diem Ji!" balas Yoonbin
"loh, Jihoon sama Yoonbin? udah berapa hari lu pada disini? dikasih makan ga?" tanya Jinyoung setelah sadar adanya kehadiran tuh dua curut
"kagak cuy, laper gue." jawab Jihoon
"bejirlh, berati nanti kita ga makan juga dong Jen?" ucap Jinyoung "woy, gue cuman makan dikit jir tadi sebelum diangkut kesini."
"udahlah Nyoung, lu lanjut pingsan ajalah. Sama² ga beres kayak Jihoon lu ternyata anjir." kata Yoonbin yang sudah lelah menghadapi mereka berdua
Yoonbin kira, Jinyoung masih ada akhlaknya, ternyata sama² hilang seperti Jihoon
"Bomin mana?" tanya Jeno
"beda ruangan sama kita."
Jinyoung mengernyit. "dih, ngapain coba dibeda-bedain? kurang kerjaan banget."
"yo ndak tau, kok tanya saya?"
"Bomin kayaknya sebelahan sama kita deh, gue nyium bau dia soalnya." kata Jeno sambil memastikannya kembali
"eh anjir, tiba-tiba bau Seungmin sama Felix nongol. kuat banget lagi" ucap Yoonbin membenarkan perkataan Jeno tadi
"adek gue belum ketangkep kan?" tanya Jeno yang tiba-tiba khawatir sama adek oonnya
"gue ga nyium baunya, berati belum." jawab Jinyoung
"berati sisa Hyunjin, Hwall sama Eric?" gumam Jihoon
Yoonbin yang mendengar pertanyaan Jihoon tadi langsung mengangguk
tidak lama kemudian pintu ruangan tempat mereka disekap terbuka, menampilkan Taehyung yang sedang bahagia
"oh sudah bangun kalian berdua? hallo" sapa Taehyung sambil tersenyum ramah
"ck, lepasin kami elah. ga ada gunanya juga." ketus Jihoon yang udah muak sama senyum Taehyung
"ga ada guna? oh jelas ada dong." kata Taehyung yang meladenin ucapan Jihoon tadi sambil menampilkan senyum kotaknya
"oh iya, kalian pasti nyium bau teman werewolf kalian kan? mau lihat?" tanya Taehyung "bawa dia kesini!"
"anjir, Seungminn!!"
penampilan Seungmin sungguh acak-acakan, darah dimana mana dan lebih parah lagi sepertinya dia mendapatkan luka yang cukup serius di lengan kirinya
"sialan, sengaja ya lo bawain Seungmin ke sini?" tanya Yoonbin sambil membuang muka setelah melihat darah segar yang masih mengalir di lengan kiri Seungmin
"kenapa? kalian lapar hm?" kata Taehyung sambil menunjukan senyumnya
menurut Jinyoung, senyum Taehyung itu sungguh menjengkelkan. Jinyoung berjanji, setelah dia bebas dari rantai yang menahannya dia akan meninju wajah si Taehyung Taehyung itu.
ganteng sih, cuman kalau sifatnya kek gini siapa yang tahan anjerr??
"bangsat, kok kalian masih sehat walafiat sih anjer? gue udah babak belur ae." kata Seungmin yang ga terima kalau ternyata temen² laknatnya masih bersih dan mulus
"anj, sempet-sempetnya lo ngomong kek gitu?" kesal Jihoon yang menyesal sudah mengkhawatirkan kondisi Seungmin tadi
"ehehe, asbun doang sih dari pada gue ga ada dialog." ucap Seungmin sambil cengegesan "woi Taehyung, gue request Hyunjin ya!" lanjut Seungmin dengan watadosnya
"bacot anjir, seterah gue lah. woy, bawa ni orang ke sebelah! ngeselin sumpah." perintah Taehyung dan ga lama kemudian Seungmin langsung dibawa ke tempat Bomin
"oke bye² para sampah, gue mau pergi dulu. oh ya, Jinyoung tadi lu nanya kan kenapa pakai acara dipisah segala? tuh alasannya, sebenarnya gue ga peduli sih kalau misal lu pada ga kuat nahan lapar wkwkwk. cuman, ga seru banget kalau langsung mati tu bocah. baik kan gue" ucap Taehyung dan setelah itu langsung menutup kembali pintu tempat mereka ditahan
oh iya, kok bisa sih Jinyoung lupa sama hal penting kayak gitu.
kebanyakan bergaul sama Haechan sihh
makin ga jelas banget anjir ni cerita :(
jadi ragu buat dilanjutin
KAMU SEDANG MEMBACA
Demigod-00 Line
FantasíaHanya menceritakan keseharian mereka yang tidak ada akhlak "HAECHAN GA USAH GANGGUIN GUE TERUS" Renjun "ANJENG,WOY TUPAI ITU RISOL GW JANGAN DIMAKAN ANJIR" Jaemin "ENYAH LO KEMBARAN BIADAB" Jeno "HYUNJING ANJING" Baejin "JIHOON SIALAN,BUKU GUE JANGA...
