Guyss luna bakal terbit.
Luna versi novel bakal beda sama luna versi Wattpad, di sana aku kasih extra part untuk rajaluna, reganceira, rendyfreya, sama rayaika di jamin puas deh, dan lagi kalian bakal tau siapa selama ini yang udah diem diem suka mantau luna karna di Wattpad nya aku ga ngasih tauuu.
***
setelah kembali dari rumah sang ayah raja menepati perkataan nya pada istrinya, ia memutuskan untuk mengajak istrinya ke pantai, untuk menghabiskan waktu bersama. berniat menikmati sunset bersama. Sedangkan heera memilih untuk mengunjungi kakeknya Allesandro yang sekarang sudah pensiun dari dunia bisnis itu lelaki yang tak lagi muda itu memilih menikmati masa mudanya dengan bermain dengan cucu perempuannya.
Kedua nya sampai dan dapat menyaksikan orang-orang juga sedang menikmati pantai sama seperti mereka.
Raja dan luna lalu berjalan menuju bibir pantai, luna menatap raja dari samping, wajah lelaki yang menghuni hatinya, lelaki itu nampak tersenyum pada istrinya.jika suatu saat nanti ada kehidupan lagi luna ingin bertemu raja dengan cara yang baik. mengalihkan tatapannya pada sunset yang sudah mulai terlihat, Luna menutup kedua matanya membuat rambut nya yang terurai tampak berterbangan di sekitar wajahnya. Itu membuatnya nampak sangat cantik dan natural.
Ini adalah salah satu kebahagiaan untuknya, salah satu impiannya yang dahulu belum bisa terwujud, kini ia bisa mewujudkan salah satu impiannya pergi ke pantai menikmati senja bersama dengan keluarganya dengan penuh suka cita. Meskipun hanya berdua bersama raja karna heera tak mau ikut.
Terimakasih tuhan, terimakasih semesta.
"sayang, mikirin apa?" tanya raja, penasaran melihat wajah istrinya begitu damai tadi.
"Mikirin apa, hm?" tanya raja lagi. Luna menggeleng.
Meraih tangan raja yang masih memegang pipinya luna menggenggam tangan besar raja. Raja menahan senyumnya saat sang istri melakukan itu biasanya dia yang harus mulai duluan untuk menciptakan momen romantis.
"Sayanggg mikirin apaa?" tanya raja merengek saat melihat istrinya tak kunjung menjawab pertanyaannya tadi.
"Ga ada mas, aku cuman lagi menikmati senja, cantik banget ya?" ujar luna dengan kalem. Ia menatap sunset dan wajah raja secara bergantian. Indah
raja tersenyum dan mengangguk. "cantik, tapi kamu seratus kali lebih cantik. luna, lunaku." Kata raja kemudian ia meraih pundak sang istri dan memeluknya lalu mengecup puncuk kepala istrinya itu berulang-ulang, Luna membalas pelukan raja yang sekarang sepertinya adalah sandaran ternyaman nya saat ia lelah.
"Makasih sayang, udah mau bertahan sama aku selama ini. I love you so much, my wife. You are my life" ungkap raja tanpa kebohongan di setiap kata-katanya.
Luna yang masih bersandar di dada bidang sang suami dapat mendengar detak jantung yang berdetak lebih kencang setelah mengungkap kata-kata manis tersebut.
"kamu ga ada niatan balas, sayang?"
***
"hobi kamu apa sih, sayang?" tanya raja tiba-tiba. Keduanya duduk di sofa dengan luna yang bersandar pada raja. Saat mereka menghabiskan waktu bersama karna heera belum pulang dari rumah kakeknya anak itu memutuskan untuk menginap menemani sang kakek. Entah apa sogokan yang fi berikan Allesandro sehingga gadis kecil itu betah, karna jujur heera adalah anak perempuan yang tidak pernah bisa jauh jauh dari orangtuanya.
KAMU SEDANG MEMBACA
LUNA
General FictionJANGAN LUPA FOLLOW! Tinggalkan vote dan komen Deskripsi Luna athayya gadis pecinta senja yang terpaksa harus menikah dengan laki-laki yang telah merebut kehormatannya hingga ia harus hamil anak pria yang telah memiliki kekasih itu. Dan Luna juga k...
