20

3.2K 146 7
                                        

arsen menyiapkan daging dan semangkuk es krim di hadapan el sedangkan untuk anak balita itu ia menyiapkan bacon dan sayuran rebus

"ini dia habiskan makanan kalian.."

arsen duduk di mejanya dan menatap el dan kai dengan senyuman lembut..el segera memotong daging dan mencelupkan nya ke dalam es krim di magkuk,el benar benar memakan daging yang sudah bercampur dengan eskrim sesuai permintaannya tadi

"ummm...enak"

kai meletakkan mainan nya dan ikut menyantap makanannya perlahan,ia terlihat fokus pada makanan yang sudah di hidangkan

arsen menatap kai dan menganalisis balita tersebut..ia ingin segera membawa anak itu ke dokter untuk memeriksa kebenaranya

arsen ragu sejenak tentang kebenaran anak itu, namun ia harus tetap tenang dan melakukan pemeriksaan diam diam


saat selesai makan el duduk dan memakan sisa es krim di mangkuk terlihat sangat fokus

"om ayo ke mini market katanya mau beli kinder joy.."ucap el dan menatap arsen dengan polosnya

"sekarang?..kamu baru selesai makan"arsen terheran dengan ucapan el dan menatap sang kekasih

"tadi janji om mau belikan kinder joy"el mengerutkan keningnya karena kesal

"iya aku memang janji..tapi tak janji akan pergi setelah kamu selesai makan"arsen berbicara dengan suara menggoda dan menunggu reaksi kesal el

"ih! katanya mau beli kinder joy!..om bohong!..ah males ah"el segera turun dari kursi menghentakkan kakinya dan naik ke kamar

sedangkan arsen tertawa dan menenangkan el.. bulan terus berlalu el masih merahasiakan tentang kehamilan nya

namun meskipun tak bilang apapun arsen bisa melihat beberapa perubahan el, tubuh el semakin membesar, terutama dada dan perutnya.. namun saat di tanya el hanya bilang dia terlalu banyak makan membuatnya gendut

itulah jawaban yang selalu el lontarkan saat arsen bertanya tentang perutnya yang sedikit membuncit.. namun karena masih merasa curiga akhirnya arsen kambali meminta beberapa bawahannya untuk memata-matai el

arsen mendapatkan beberapa informasi dan akhirnya mengetahui bahwa kekasih kecilnya sedang mengandung,dan kurang lebih usia kandungannya memasuki 5 bulan..itu di tunjukan saat bawahannya melapor dan membawa beberapa foto el yang datang dan memeriksa kehamilannya sendiri

bawahannya juga mencari tau tentang dokter yang sering memeriksa keadaan el dan bayinya,arsen mendapatkan beberapa laporan tentang bayi yang saat ini tidur di perut sang kekasih

namun ia sedikit bingung kenapa el tak pernah bilang tentang kehamilannya?..siapa ayah dari anak yang el kandung?.. arsen bertanya tanya pada dirinya hingga ia memutuskan untuk bertanya selepas pulang kerja

sebenarnya arsen juga sudah melakukan tes dna dia dengan balita bernama kai,dan itu bukan anaknya,ia juga menyelidiki tentang latar belakang anak yang katanya adalah anak nya selama ini membuat arsen tak memiliki waktu dengan ell

°°°

sementara itu saat ini el baru saja keluar dari ruangan pemeriksaan dokter,el menatap foto hasil pemeriksaan tentang bayinya, bayinya terlihat sehat dan aktif di dalam karena sejak kemarin el bisa merasakan nyeri saat bayi itu menendang..

saat asik melihat foto sambil mengelus perutnya ia tiba tiba di kejutkan dengan seseorang yang berdiri di hadapannya dan memanggil nama lengkapnya

"elvaro relio.."ucap pemuda itu dengan nada dominan

el mendongak dan menatap arsen berdiri dengan ekspresi datar di hadapannya

"om arsen..ng-ngapain om di sini?"el terlihat sedikit panik dan akhirnya membuka suara

"seharusnya saya yang bertanya kepada anda apa yang anda lakukan di rumah sakit khusus kandungan?"arsen melangkah maju dalam berjalan mendekat..arsen juga menekan nada bicaranya di akhir kalimat

el dengan segera menyimpan foto usgnya dan menatap ke arah lain dengan gugup dan tak berani menatap arsen

"aku..aku sedang"el terlihat mencari kata kata untuk menjawab pertanyaan sang dominan

"kita harus membicarakan kan ini di rumah..ayo"ujar arsen dan menarik tangan kiri el,nada suaranya tak mengizinkan ada perdebatan untuk sekarang

saat di rumah el dan arsen duduk berhadapan di sofa kamar mereka,el memainkan jarinya tak tau harus bilang apa

dia tak ingin arsen tau tentang anaknya,el takut kalau arsen menyuruhnya untuk mengugurkan bayi dalam kandungannya atau meninggalkan nya seperti yang arsen lakukan pada mantan tunangannya

arsen mengeluarkan beberapa berkas yang ia simpan di dalamnya terdapat beberapa foto el yang sering pergi ke rumah sakit tadi, bahkan terlihat saat el sempat pergi bersama varo

"jelaskan"ucap arsen dengan nada dingin menatap el dengan tatapan tajam

el diam sejenak dan menatap beberapa foto itu satu persatu hingga akhirnya menghembuskan nafas perlahan

"fotonya itu..oke..gw jujur..gw lagi hamil anak lo om"ucap el dengan nada bergetar karena ragu untuk mengungkapkan kebenarannya

"kenapa kamu tidak pernah bilang itu sebelumnya dengan saya?..apa itu benar benar anak saya?.. atau anak orang lain?"ucapan arsen membuat el menjadi jengkel

sungguh sejak bersama arsen ia tak pernah di setubuhi dengan siapapun.. hanya arsen yang pertama dan yang terakhir menyetubuhinya hingga akhirnya dia hamil seperti ini..el juga tinggal bersama arsen dan selalu bersama arsen,mana mungkin el berselingkuh di rumah kekasihnya

el langsung berdiri dan menatap arsen dengan kecewa karena di tuduh berselingkuh

"maksud lo apa ngomong gitu?!..lo nuduh gw?!!..gw tinggal satu atap sama lo dan cuma sama lo...gw sering di cabul in!"

el langsung menegaskan kata katanya dan menatap arsen dengan ucapan yang sangat kesal

"lalu.. kenapa kamu tak pernah bilang dengan saya?.. bahkan dino tak tau tentang kehamilan mu..tapi kenapa pria asing ini menemani mu?"

arsen berbicara dengan duara dingin.. sungguh sakit karena bukan dia lah yang pertamakali tau tentang kehamilan sang kekasih..






flashback..

"el?..kamu beneran gak papa?..wajah mu pucat.. lebih baik kita ke uks agar kamu bisa istirahat di sana, jangan di paksakan "

ucap pria bernama varo,el sungguh tak bertenaga sejak tadi pagi namun ia memaksakan diri karena ingin bersekolah..el merasa sangat tak enak di bagian perutnya.. entah apa yang janinnya lakukan saat ini

'sumpah..ni anak lagi party kali ya?... sakit banget ajirr" batin el merasakan sakit di perutnya

"boleh deh mending gw ke uks sekalian bolos"jawab el dan langsung di antar oleh varo..tapi baru sampai lorong el tak kuat dengan sakit di perutnya dan akhirnya meremas kuat baju varo dan menangis kecil

"sakit banget?.. udah lah kita ke rumah sakit ajah nanti aku izin sama guru.. jangan nolak"

varo langsung mengangkat tubuh el ke parkiran mobil dan mendudukan el di kursi samping pengemudi dan langsung melaju dengan kecepatan penuh ke rumah sakit

sejak itu varo jadi tau kalau el sedang mengandung malaikat kecil di perutnya,dan sejak itu juga el jadi lebih dekat dengan varo, sesekali juga el meminta varo menemani el untuk memeriksa kandungannya

flashback off

































aloww..apa kabar semwa.. sorry karena author sangat malah up wpp temen².. karena kemalasan yang amat akut ini hinggap di hati author 🦆🦆

my sweet kitten [END!!]‼️Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang