Sunyeo's here!
+++
Yoongi baru pulang dari perjalan bisnis di luar kota. Ia sampai di rumahnya lewat dari jam 11 malam. Ketika ia masuk ke kamarnya, di sana suami mungilnya tengah tertidur. Yoongi berusaha membuat suara seminim mungkin agar tidak membangunkan Jimin. Jiminnya, suaminya.
"Eungh..."
Meski Yoongi berjalan pelan sekali, Jiminnya tetap terganggu dengan suara kecil itu. Biasanya Jimin adalah tipe orang yang tidurnya nyenyak sekali. Tapi jika ia mudah terbangun seperti itu, berarti pikirannya sedang tidak tenang. Mungkin Jiminnya menunggunya pulang dan terlalu mengantuk untuk tetap terjaga.
Jimin mendesah lirih dalam tidurnya. Ia menggeliat singkat dan menatap ke arah Yoongi dengan mata segaris. Ia menyadari Yoongi telah pulang, tapi terlalu mengantuk untuk membuka mata lebih lebar.
Jimin membuat suara dengungan kecil. Bergerak-gerak mencari kenyamanan dalam posisi telentang. Tangannya berada di kedua sisi kepala dengan jari-jari membuka dan menutup secara bergantian. Kebiasaan Jimin saat tidurnya terganggu. Jarinya yang pendek dan gemuk akan merenggang dan mengepal. Yoongi suka sekali.
Sejujurnya, Yoongi bahkan tak segan mengganggu tidur Jimin untuk melihat reaksinya jari-jarinya yang menurut Yoongi bermekaran seperti bunga teratai.
+++
"Yoongi hyung, kenapa Jiminie merasa tadi malam hyung mencoba membangunkan Jiminie?" Jimin memandangi wajah suaminya yang ada di pangkuannya. Mereka sedang menonton televisi di ruang tengah untuk menghabiskan hari libur mereka dengan Yoongi yang berbaring nyaman di pahanya.
"Karena hyung suka melihat Jiminie saat tidur."
"Tapi kenapa harus membangunkan Jiminie?"
Yoongi tak membalas, tangannya sibuk menekan tombol remote. "Sejujurnya..." Yoongi menjeda kalimatnya.
"Apa hyung?" Jimin jelas merasa penasaran.
"Hyung suka melihat saat Jiminie tidur. Hyung merasa lelah hyung setelah bekerja hingga larut hilang begitu saja melihat Jiminie tidur. Apalagi baru-baru ini hyung menemukan hobi baru, menggangu tidur Jiminie untuk melihat Jiminie meregangkan jari-jari mungil ini saat menggeliat." Yoongi menggenggam tangan yang ingin ia genggam seumur hidupnya. Jari kecil yang terbungkus pas di tangannya yang besar.
Yoongi elus sayang jari-jari gemuk itu lalu ia cium sayang hingga pipi bulat Jimin yang tak kalah menggemaskan memerah parah bak diterpa udara dingin.
"Jiminie mencintai Yoongi hyung selamanya."
"Iya, hyung juga mencintai Jiminie sebesar ini." Yoongi meregangkan tangannya lebar menunjukkan seberapa besar ia mencintai Jimin, lalu ia bawa lengannya memeluk pinggang Jimin dan mengusel manja di perutnya.
+++
Hi! Long time, yea? How's your day?
Aku tiba-tiba kepikiran ini dan kebetulan sedang ada mood menulis. Hanya agar moment manis ini tak hilang dimakan waktu. Byee!
KAMU SEDANG MEMBACA
Kumpulan Onescene Random Bangtan!
FanfictionBoyslove! Onescene! Dihentikan! Hanya mengabadikan ide random dalam bentuk tulisan pendek yang kelewat jelek, agar tidak hilang tertumpuk memori baru.
