5

2.2K 177 4
                                        

◈FIGURAN RALLIO◈
々々

'Membosankan,pengen rasanya pergi keluar rumah.'batin Lio sambil menyandarkan punggungnya di sandaran sofa.

Arga yang sadar kalau adik nya sedang merasa kebosanan ia bertanya pada adik lucunya.

"Kenapa hmm? Bosan?"tanya nya sambil mengusap pucuk kepalanya.

Lio yang mendengar pertanyaan itu lantas mendongakkan kepalanya.
"Emm Lio sangat bosaaannn Abang.... Temen temen Lio gak ada."

"Emang temen baby kemana?" Saut Arya yang sedang fokus bermain game bersama dua temannya yang tidak lain Reno dan Andi.

"temen temen katanya lagi ada acara tapi Lio gak di ajak."Rajuk Lio.

"Ingin jalan jalan."celetuk Andra yang membuat semua mata meliriknya.

'hah itu ketua!'

'wah wah apa ini'

'wah gak bisa dibiarin!'

Ketiga kalimat diatas adalah batinan dari ke Arya,Reni dan andi tentunya.

Berbeda dengan Lio yang merasa senang karena di ajak keluar.
"Mau! Lio mau!"semangat nya

"Bolehkan abanggg."membujuk Abang Arga agar diizinkan keluar jalan jalan bersama Andra.

Karena tidak kuat dengan keimutan adik bungsunya maka dari itu ia mengizinkan Lio pergi jalan jalan.
"Baik baik Abang izinkan.tapi Abang juga akan menemani Lio gimana?"

"Tapii-"

"Iya atau tidak usah hmm?"

'sial aku gagal berduaan dengan nya' isi hati siapa itu? Pasti Taukan....

"Iya deh... Dari pada nanti di marahin papa sama Daddy."

✮↻figuran Rallio↺✮

Sekarang Lio sedang duduk di dalam kafe dengan mangkuk khusus ice cream di depannya.

"Hmm enakk"

"Hahah muka nya comong!" Gelak Reno dan Andi bersaman sementara Andra diam diam memotret Lio yang wajahnya penuh noda ice cream.

"Lucu banget sih adiknya siapa..."ujar Arga sambil mengelap sisa ice cream di pipi adiknya.

"Adiknya Abang Arga dan Abang Arya hehe"tunjuk Lio semangat.

"Pintarnya adik ku ini."puji Arya dan mencuri sesendok ice cream milik Lio.

Lio mendelik tajam ke arah Arya yang seenak jidatnya mengambil makanan penutup kesukaannya!
"Ish Abang itu punya Lio,jangan di ambil."

"Cuma 1 sendok doang kok besok Abang kasih 2 kotak deh."

Mata Lio berbinar binar mendengar nya.
"Sungguh ?!"

"Hmm"
Angguk Arya sementara Arga hanya menghela nafas dengan tingkah laku kembaran nya yang seenaknya membelikan tanpa tau pantangan.

"Eh bos kenapa senyum senyum?"tanya Reno yang duduk di sampingnya.

Andra tidak menjawab pertanyaan dari Reno dan menormalkan raut wajahnya ke setelan pabrik.

"CK dia kembali ke setelan pabrik."

"Pfft dah tau dia ke kulkas masih mau tanyain."ujar Andi melihat tampang Reno yang sedang kesal sedikit eer apa itu aaah tidak tau Mau deskripsi nya gimana.

beberapa jam kemudian tidak terasa matahari hampir menenggelamkan dirinya untuk Mengantikan hari.

"Eh guys gue pamit duluan ya. Gue udah di chat emak di suruh pulang."ujar andi sambil mengantongi ponsel nya di saku jaketnya.

"Gue juga ikut ...." Ujar Reno dan mengikuti Andi di belakangnya.

Si twin dan Andra yang mendengar nya hanya mengangguk singkat untuk membalas perkataan mereka.

"Kita juga juga harus pulang,baby ayo papa sudah menunggu di rumah."ujar arga sambil membaca pesan dari papa nya untuk pulang.

"Kita harus pulang baby,mainnya besok lagi. Sudah sore..."

"Hmm sore?"

"Iya sudah sore.. ayo pulang nanti papa marah loh kalo Lio belum pulang." Ujar Arya menakut nakuti

Lio yang mendengar itu seketika mengelengkan kepalanya.
"Tidak ,tidak boleh. Papa tidak boleh merahin Lio."
Ujar Lio sambil beranjak turun dari duduknya.

Mereka berpamitan dengan Andra,setelah berpamitan Lio menarik kedua tangan Abang kembar nya ke arah parkiran untuk pulang.

"Ayo Abang! Lio gak mau papa nanti marah sama Lio!"panik Lio.

"Iya iya ayo kita pulang,Lo yang nyetir tidak ada penolakan!"
Ujar Arga sambil masuk ke dalam mobil dan duduk di kursi belakang bersama Lio.

"CK curang!"
Pasrah Arya dan mengemudikan mobilnya untuk pulang menuju ke diaman.



『。。T.B.C 。。』

Lio : ayo 80 vote nya kakakk!

Figuran rallio [BL]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang