6

1.6K 147 10
                                        

Lah kelamaan nunggu 80 vote dari kalian bikes Cok!

Dah lah ni aku up ni ni ni...

Happy reading minnasan ~




◈FIGURAN RALLIO◈
々々


Saat ini tidak ada angin tidak ada hujan. sistem pendamping di dunia ini menyampaikan misi baru yang harus Lio jalani besok.

❐••••••••••※••••••••••❐
✾MISI✾
KEMBALI MASUK KE SEKOLAH
DAN
MENJADI PUSAT PERHATIAN

Reward : 4 juta uang tunai.
🎁
❐••••••••••※••••••••••❐

[Ini dia misi yang harus di selesaikan besok host]
<⁠(⁠ ̄⁠︶⁠ ̄⁠)⁠↗

"Apaa ni datang datang malah kasih misi!"
Kesal Lio ke sistem. Padahal lagi nyantai sambil nonton anime malah di kejutkan oleh sistem kalau ada misi.

(⁠・⁠_⁠・⁠;⁠)
[Maaf kan saya host!]

"CK terserah. Besok juga masuk sekolah ko tenang aja."ujar Lio ke sistem yang menampilkan gambar hologram memohon.

Lio tidak membalas ia malahan beranjak turun dari ranjang menuju lantai bawah untuk melakukan makan malam karena jam jam sudah menunjukkan waktu makan malam.

Saat ingin membuka pintu ia terkejut dan jatuh terduduk.
"Ish Daddy kenapa ngagetin sihh"
Cemberut Lio."

Daddy Nathan terkekeh kecil dan mengangkat Lio di gendongan koalanya.
"Maafkan Daddy hmm" bujuk Daddy Nathan sambil mengecup kening putranya.*

Lio menggembungkan pipinya karena kesal.
"Baik Lio maafkan tapi Lio punya syarat."

Daddy Nathan yang mendengar itu menarik ujung bibirnya ke atas membentuk sebuah senyuman.
"Syarat apa itu baby?"

"Hmm... Belikan Lio 1 kotak ice cream"

"Tidak"tolak Daddy Nathan jika menuruti permintaan si bungsu bisa kena geplak dari istrinya ini.

"Please daddy~"mohon Lio dengan puppy eyes.

Daddy Nathan menimang permintaan anak bungsunya yang ingin 1 kotak ice cream. Sebenarnya ia ingin menuruti tapi di sisi lain ia takut di geplak istri tercintanya sungguh. Ia tidak mau juga habis kena geplak pasti akan di suruh tidur di ruang tamu.

Ia tidak mau itu,ia masih ingin tidur di samping istri nya.

"Nanti Daddy pikirkan ya baby."ucap Daddy Nathan dan di balas anggukan kepala dari bungsu nya.

Sesampainya di meja makan minimalis Daddy Nathan mendudukkan dirinya di bangku paling ujung ,tempat nya yang merupakan kepala keluarga.

"Selamat malam Abang~" sapa Lio yang duduk di pangkuan Daddy-nya

"Selamat malam juga bayi." Sapa si kembar bersaman yang sudah sedari tadi duduk di bangku masing-masing menunggu kedatangan adik mereka.

"Semuanya sudah berkumpul?"tanya papa yang membawa lauk makan malam terakhir.

"Sudah papa/sayang."ujar mereka serempak dan di angguki papa lalu duduk di bangku samping suaminya.

Setelah itu makan malam berjalan dengan baik dan di selingi dengan obrolan ringan dari Daddy dan papanya.


✮↻figuran Rallio↺✮

Setelah melakukan makan malam. Mereka berkumpul di ruang tengah tempat biasa untuk bersantai bersama dengan keluarga tercinta.


Berbeda dengan author,kalau aiis makan malam pasti sibuk sama ponselnya dan melupakan dunia- ekhem lanjutkan kembali ke awal.

"Papa besok Lio sekolah kan."celetuk Lio ke papanya

"Emang sudah merasa baikan sayang? Gak lemes lagi kan?"tanya papa beruntun takut anaknya masih agak panas gak mungkin ia mengizinkan anaknya untuk masuk sekolah.

"Don't worry papa, Lio sudah sehat."Lio tidak mau di rumah Mulu bosen apalagi besok kan hari Senin pasti Abang nya sekolah.

"Really?"tnya Daddy dan di balas anggukan kepala yakin dari putra bungsunya.

"Baiklah besok sekolah dan berangkat nya bersama Abang ya."tutur papa raven pada anaknya.

"Okay papa."

"Karena sekarang sudah jam 9 malam Lio harus tidur. Agar besok tidak kesiangan."ujar papa raven lalu mengendong anaknya dan membawa nya ke kamar untuk menidurkan bayi kecilnya.

"Kalian juga boy. Besok sekolah jangan lupa jaga adik kalian walau beda gedung sekolah."ujar Daddy Nathan ke pada anaknya.

"Tanpa Daddy kasih tau pun kita sudah tau."ujar Arya lalu beranjak pergi menuju ke kamar nya dan di ikuti oleh Arga.

"Hais anak itu..."

『。。T.B.C 。。』

Lio : jangan lupa vote ya kakak² cantik/tampan

Andra : ekhem....

Lio : jangan cemburu Abang. Soalnya yang paling tampan cuma Abang Andra.

Andra : hemm *//////*(blush)

Lio : xixixi

Figuran rallio [BL]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang