Aku berjalan ditaman dibawah hujan dan gelapnya malam.
Aku terus berjalan mencari seseorang yang aku bahkan tidak tahu apa yang harus kulakukan jika aku sudah menemukan seseorang tersebut.
Perasaan ini tidak kunjung hilang.
Perasaan ingin memiliki ini tidak kunjung hilang.
sakit.
Tapi dalam hatiku mengatakan bahwa aku membutuhkan dia, aku harus menemukannya.
Sakit.
Aku membutuhkan orang ini, tubuhku terasa seperti dicabik cabik jika aku tidak segera menemukannya.
Air mataku jatuh tanpaku sadari.
Sakit.
Bertabrakan dengan air hujan yang menimpa wajahku.
Aku menemukan lampu?
Tapi lampu itu terlihat aneh.
Dan disaat itu pun aku merasakan sakit yang luar biasa dari perutku.
Sakit.
Apa ini?
Aku memegang bagian dimana perutku sakit.
Merah.
Tanganku dipenuhi dengan cairan merah.
Sakit.
Dan aku terbangun.
-
Keringat memenuhi tubuh Kana, dia baru saja terbangun dari mimpinya.
Ia tidak mengatakan bahwa itu adalah mimpi buruk.
Tapi mimpi itu aneh, dan menakutkan.
Ia sudah memimpikan mimpi yang sama dari 3 hari yang lalu.
Ini benar benar menggangu pekerjaannya.
Ia pun menoleh ke sisi lain dari tempat tidurnya.
Tertidur seorang laki-laki bersurai pirang.
Hoshino Aquamarine.
Benar benar sesuatu yang ingin kau lihat saat terbangun dari tidurmu.
Seseorang yang saat tertidur saja terlihat seperti malaikat.
Kana mengelus pipi Aqua.
"hei, bangun."
Aqua terbangun dalam sekejap.
Ia menggosok matanya sembari mencoba untuk mengangkat tubuhnya.
Ia menghela napas dan mengatakan,
"Selamat pagi Kana."
-
Kana dan Aqua duduk dimeja makan, menikmati makanan yang berada dihadapan mereka, menikmati kesunyian dari kedua belah pihak.
Ya benar, Kana dan Aqua saat ini sedang hidup bersama, di apartemen milik Kana.
Hal ini terjadi baru baru saja.
3 hari lalu untuk lebih tepatnya.
Kenapa?
Kana juga tidak tahu jawaban dari pertanyaan itu.
Hal ini terjadi setelah Aqua mengumumkan bahwa ia berkencan dengan Kurokawa Akane.
Jahat? apa yang kau harapkan dari seorang Aquamarine.
Yang ia tahu dimalam itu sedang hujan deras dan Aqua secara tiba tiba berada di depan pintu apartemennya dengan keadaan basah kuyup.
Apakah Kana membiarkan Aqua masuk kedalam apartemennya? Apa yang kau harapkan dari Seorang Arima Kana.
Kana memberitahu bahwa tidak ada pakaian yang cukup untuk dipake Aqua dan menyarankan bahwa ia keluar untuk membeli beberapa.
Aqua menolak, "Aku sudah membawa pakaian, jangan khawatir."
Kana terkejut.
Apakah Aqua memang berniat menginap disini?
Mengapa?
Pertanyaan itu terus terputar putar didalam kepala Kana.
Dimalam itu,
Sebuah hal yang mengejutkan terjadi dimalam itu.
Semenit yang lalu Kana duduk di sofa ruang tamunya.
Setelah itu Aqua keluar dari kamar mandi.
Ia sudah selesai mandi dan mengganti baju.
Ia mendatangi Kana di sofa dan berdiri tepat dihadapan Kana.
Rambutnya yang basah dan handuk yang ia taruh dikedua pundaknya.
Ia menatap Kana dengan mata yang tidak biasanya Kana lihat.
Ekspresinya aneh.
Ia terlihat sedih..?
Saat Kana ingin membuka bibirnya untuk menanyakan apa yang terjadi,
Aqua mendorong Kana dan melahap bibir Kana dengan agresif.
Terasa seperti seluruh oksigen didalam tubuhku diambil secara paksa, aku tidak bisa bernapas.
Kana berusaha mendorong tubuh Aqua.
Ciuman pertama Kana terasa hampa, tidak ada sepetik pun keromantisan didalamnya, tidak ada rasa kehangatan yang biasanya ada di film film yang ia tonton.
Yang Kana rasakan adalah rasa dilahap, seperti mangsa yang dilahap oleh predator yang menguasai rantai makanan.
Satu hal menuju hal lainnya.
Disaat mereka sudah melewati batasan itu, tidak ada lagi yang bisa menahan mereka untuk melakukan lebih.
Mereka menghangatkan satu sama lain.
Apakah benar benar kehangatan yang ia rasakan atau ia hanya ingin berpikir seperti itu untuk menenangkan dirinya?
Jari jari yang mencakar punggung Aqua.
Dan bekas bekas merah yang berada ditubuh Kana.
I really wish i could do better.
HAI SEMUANYAAAAAA
KAMU SEDANG MEMBACA
broken mind
RomanceHoshino aqua x Arima kana x Himekawa Taiki ⚠️WARNING⚠️ Posessive behavior Toxic Jealousy issues Abused Slight smut Oshi no ko adalah seri manga Jepang yang ditulis oleh Aka Akasaka dan diilustrasikan oleh Mengo Yokoyari saya hanya meminjam. Please d...
