Minta Maaf yyah~

1.2K 99 2
                                        


Jangan lupa pencet tombol vote 🌟
Dan komen yang banyak 🫰🏼🫰🏼
Terimakasih 💞

♡♡♡♡

"Adek~ ayo ikut ga? Kok ngumpet si dek?" Gerutu jaehyun sedari tadi mencari jeno yang ilang padahal lagi telanjang dada.

Sebenarnya ga hilang sih, cuman setiap ketemu jeno langsung berlari cepet banget ilangnya. "Lama lama adek ayah tinggal lo ya" membawa tubuh lelahnya untuk bersandar pada sofa di ruang tengah.

"nouww" pekik jeno yang berlari menuju ayah.

Jaehyun menghela napas sebal. "Ga mau Ayah ah. Adek tinggal aja ga nurut soalnya"

Mendengar itu jeno langsung memundurkan badannya ke belakang, bibirnya melengkung ke bawah dan mulai terdengar isakan kecil.

"Ayah, adek sudah siap?" Tanya bunda yang keluar kamar dengan memakai setelan baju pergi.

Jeno yang melihat bundanya datang langsung berlari sambil menangis memeluk kaki bundanya.

"Eeh kenapa ini kok belum siap nak?" Bunda sejajarkan dirinya se tinggi jeno lalu menghapus air mata di pipi putranya.

"Jeno nakal bunda.. ga mau pake baju" adu jaehyun

Jeno menggelengkan kepalanya sambil memeluk erat bunda. "Ndak! Hiks addek nda~"

Bunda pun mengangkat jeno ke gendongannya lalu berjalan ke arah sofa sambil di timang. Duduk bersebelahan suami tercinta dengan anaknya yang ia pangku.

Jaehyun langsung mamberikan baju Jeno kepada bunda. Jeno langsung menurut memakai baju dengan anteng.

"Sudah deh~ ganteng deh~" senyum bunda.

"Dah, Ayah tunggu di mobil ya bun" ujar jaehyun dan Bunda merespon dengan mengangguk.

Jaehyun pun melangkah ke depan rumah untuk menyalakan mesin mobil. Dan bunda menuju ke kamar untuk mengambil tas nya dan tas jeno.

"Ayyah~" Jeno dengan mata yang berkaca kaca melihat jaehyun yang pergi tanpa mengajak dirinya. Ayah marah ya?

Tak lama bunda kembali dengan tasnya langsung menggendong Jeno dan berjalan memasuki mobil. Bunda belum sadar bahwa jeno sedang sedih karna di cuekin oleh sang ayah.

Selama perjalanan jeno kebanyakan diam tak berceloteh seperti biasanya. Bunda sampai bingung kenapa pada diem dieman gini?

"Adek? Kok diem aja hm" bunda memeluk jeno di pangkuannya. Jeno pun menatap bunda.

"Hiks unda~"

Alangkah kagetnya bunda ternyata jeno sudah banjir air mata. "Ehh kenapa sayang"

Jeno tak menjawab ia menenggelamkan kepalanya pada dada sang bunda sambil terisak kecil.

Jaehyun yang mendengar tangisan si kecil pun merasa bingung. "Kenapa bun?"

"Ga tau. Tiba tiba kayak gini" jawab bunda sambil menepuk bokong Jeno. bunda bingung, ayah bingung, semua nya bingung.

Tak lama Jeno mengangkat kembali kepalanya. Melirik ke arah Jaehyun sambil merengek kecil. Jeno ingin menyampaikan sesuatu tapi tak tau bagaimana caranya.

Bunda pun memegang lembut tangan Jeno dengan sabar ia menenangkan si kecil. "Ada apa sayang? Kasih tau bunda sini"

"Hik~ Yyah unda~" cicit jeno

"Kenapa Ayah?" Tanya bunda menghapus air mata di pipi jeno.

Jeno melirik kembali jaehyun yang fokus memarkir mobil. Setelah mobil terparkir apik jaehyun pun membalas tatap jeno.

Jeno yang ke gap menangis keras sambil mengarah kedua tangan nya pada jaehyun.

Dengan perlahan jaehyun mengambil alih jeno pada pangkuannya. dengan sayang jaehyun mengelus pungung si kecil yang bergetar hebat.

"Hiks~ itak aap yyah, addek ndak akkall" seru jeno sembari terisak mengeratkan pegangan pada kaos jaehyun.
[Minta maaf Yah, adek ga nakal lagi]

Jaehyun terkekeh mendengarnya dan mengecup kedua pipi si kecil "Iya sayang, ayah ga marah kok" ucapnya menenangkan jeno.

Bunda menggeleng melihat si kembar tersebut " udah yuk keburu sore nanti mas udah pulang kita pas belum selesai" lalu bunda keluar mobil di ikuti jaehyun yang menimang Jeno.

Bunda mengambil troli belanja lalu berjalan memimpin jaehyun dan jeno yang masih asik pelukan.

"Ayah tolong dorong trolinya dong, bunda capek" jaehyun mengangguk segera ambil alih troli tersebut.

Jeno ia dudukkan di troli sehingga jeno dapat melihat barang belanjaan.

Bunda memberikan Jeno snack yang di sambut pekikan senang. "Aacih" dengan senyum lebarnya.

Ayah dan bunda tertawa melihatnya. Biarlah jeno sibuk dengan snack. Mari pikirkan mamas di siang yang panas ini masih berada di sekolah di tambah sedang ada pelajaran olahraga.

" ADUH. GERAH NYA OY" geram mark. Panas banget rasa nya ingin bolos sekolah trus masuk kamar nya yang dingin dan berpelukan sama adek nya yang lucu itu.

"WOY MARK AYO!"

Mark mengusap wajahnya lelah, Huhuhu mau pulang batin mark.













Hai hai 💞

Jangan lupa pencet tombol vote 🌟
Dan komen yang banyak 🫰🏼🫰🏼

Terimakasihh💋💋

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Mar 03, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Family JCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang