"Lama banget chik anak lo" ucap feni
"Iya, yah, ngapain aja tu anak, cuma pesen makanan doang padahal, kok lama" ujar chika, tapi setelah chika berucap seperti itu tak lama zerrel datang menghampiri mereka dengan senyum yang merekah
"Panjang umur baru juga diomongin, kok lama dari mana aja kamu erl?"
"Antri banget tadi bun mesannya" ucap zerrel sambil mendudukkan bokongnya dikursi samping marsha
Chika dan feni, mengangguk memang terlihat ramai pengunjung restoran ini
.
.
.
.
.
"Maaf permisi semuanya ini pesenannya, mba, mas, silahkan dinikmati" ucap pelayan dan dibalas ucapan terimakasih oleh mereka
"Wow! keknya enak semua makanannya" ucap marsha berbinar
"Iya, ayo makan" zerrel terkekeh kecil melihat sikap marsha yang seperti bocil saat sedang mengunyah makanan
"Sayang makan nya pelan-pelan aja ya, tuh jadi belepotan gini tenang aja gaada yang bakal rebut makanan kamu kok" ucap zerrel sambil mengelap sudut bibir marsha yang belepotan itu, sambil tersenyum
Marsha pun tidak bisa menyembunyikan semburat merah dipipinya, dia sudah sangat salting diperlakukan seperti ini
"Ekhem! cie-cie salting kamu cha?" tanya feni selaku mommynya bermaksud menggoda anak tunggalnya
"Aduh! Aduh! udah ada panggilan kesayangan aja nih! udah gacanggung lagi ya kalian?" kekeh chika ikut menggoda anaknya
"Aaaa~ mommy! jangan godain acha ah males deh kek ga pernah muda aja"
"Tau tuh! bunda juga apa-apaan deh" ucap zerrel ikut-ikutan
Feni dan chika tertawa bersamaan, mereka senang bisa menggoda anak anak nya
.
.
.
.
.
Skip mereka semua sudah pulang kerumah masing-masing
.
.
.
.
.
Dikamar zerrel
Terlihat zerrel sedang mengotak-ngatik handphonenya guna untuk menghubungi seseorang
Terhubung
Ayahkuu🤍
-Ayahkuu🤍-
"Hallo kenapa nak?"
-Zerrel Mahardika Langit-
"Ayah zerrel kangen! ayah sekarang lagi dimana? zerrel mau ketemu ayah"
-Ayahkuu🤍-
"Ayah kebetulan udah balik indonesia nak, dan akan menetap kembali mungkin disini, anak ayah kangen yah sama ayah? mau ketemu dimana sayang?"
-Zerrel Mahardika Langit-
"Serius? ayah bakal netap disini ih seneng banget! erl mau ketemu ayah besok bisa ngga? ada kabar bahagia yang ingin erl sampain ke ayah" ucap zerrel semangat
-Ayahkuu🤍-
"Iya sayang serius, wah kabar bahagia apa itu? ayah jadi ngga sabar dengernya, yaudah besok ayah juga gaada kegiatan jadi gimana kalau kita ketemuan dicaffe yang biasa kita ngumpul dulu erl?"
-Zerrel Mahardika Langit-
"BOLEH BANGET AYAH! AYAH PASTI SENENG DENGER KABAR INI" Semangat zerrel, saking semangatnya dia sampai berteriak, zerrel sudah memaafkan kelakuan ayahnya dulu, dulu dia sangat membenci ayahnya tapi sekarang zerrel sudah berdamai dengan masalalunya
-Ayahkuu🤍-
"Hahah, erl sakit kuping ayah tau, kamu teriaknya ngagetin ih, yaudah ya ayah matiin telponnya, soalnya ayah udah mau jalan kemobil nih, dah sayangg"
-Zerrel Mahardika Langit-
"Iya maaf ayah, yaudah ayah hati-hati dijalan....sampai ketemu besok ayah"
Tuttt
Sambungan terputus
.
.
.
.
.
"Seneng banget rasanya! andai bunda sama ayah bisa balikan kaya dulu lagi, jujur aja kangen banget sama keluarga harmonis dirumah ini" ucap zerrel tersenyum tipis
.
.
Siapa sangka ternyata chika mendengar semua ucapan zerrel, karna tadi dia ingin mengajak anaknya makan malam tapi saat ingin membuka pintunya ternyata zerrel sedang asik telponan dengan mantan suami tersayangnya itu, jadi dia urungkan niat untuk mengajak makan zerrel, berujung dia menguping pembicaraan ayah dan anak itu, tak sadar air mata nya ikut jatuh dan membasahi pipinya, jujur saja chika juga sangat merindukan hangatnya keluarga kecil mereka dulu, dan sampai sekarang pun chika masih belom move on dari aran, walaupun dia dan sean akan segera menikah, tapi percayalah sean hanya dijadikan pelampiasan oleh chika, karna dia masih tak bisa semudah itu melupakan cinta pertamanya, meski sudah diselingkuhi aran dulunya, tapi dia sudah memaafkannya, dia tau aran orang yang baik, chika juga sudah tau kalau aran ternyata dulu posisinya sedang mabuk berat, dan itu juga ulah temen-temen aran dan si perempuan itu yang ternyata bersekongkol dengan mereka.
Aran juga sudah tau siapa dalangnya, dan dia juga sudah melapor kan ke pihak yang berwajib, maka dari itu mereka semua sudah ditangkap dan dapat hukuman selama 7 tahun lamanya, meski si pelaku sudah tertangkap, tapi tak akan merubah semuanya, soalnya chika juga sudah terlanjur menceraikannya tanpa ingin mendengar kan penjelasannya terlebih dulu, karna aran juga sangat sakit hati, jadi dia pergi meninggalkan indonesia dan menetap disingapore, tapi sekarang dia sudah pulang dan akan menetap kembali ditanah air kelahiran nya ini.
.
.
"B-bunda? ngapain disitu? sini masuk" tanya zerrel yang ngeh kalau bundanya berdiri didekat pintunya
Chika terkejut zerrel memanggilnya, bagaimana ini apakah zerrel tau kalau barusan dia menguping pembicaraannya dengan ayahnya tadi, duh chika jadi gugup rasanya, meski begitu dia tetap melangkahkan kakinya ke tempat tidur zerrel
"I-iya sayang kenapa nak?" tanya chika gugup yang membuat zerrel heran
"Lah, bunda kenapa gugup dah?"
"Eh engga kok, hehe kamu lagi ngapain barusan?"
"Hah, ini cuman abis telponan sama ayah, bunda tau ngga ayah katanya bakalan netap di indo lagi tau, ih erl seneng banget"
Chika mengelus pucuk kepala zerrel sambil tersenyum "emang nya udah baikkan sama ayahnya? terus udah gamarah lagi sama ayahnya hm?" tanya chika lembut
"Udah engga bunda, erl udah tau kalau kejadian itu dulu engga sepenuhnya salah ayah, erl tau ayah ga akan berbuat seperti itu sama perempuan lain, dan juga untung dulu ada temen nya yang lain nolongin dia"
"Syukur deh kalau kamu udah baikkan sama ayahmu, bunda ikut seneng dengernya"
"Bunda? bunda beneran gamau rujuk lagi sama ayah?" tanya zerrel lesu
.
.
.
Sekian terimakasih maaf banget ya teman teman aku jarang update maaffin yak,maaf kalau banyak typo dan kurang nyambung nanti aku akan belajar lebih teliti lagi terimakasih semua
KAMU SEDANG MEMBACA
Dia erl.
RandomJangan kaget baca cerita ini, karna Penuh dengan plot twist!! Start 02 Agustus 2024 💫 End. 02 januari 2026 💞
