"Oh! kamu tergoda yah sama pakaian sexy bunda ini hm?" lanjutnya sangat centil yang membuat bulu kodok zerrel bergedik ngeri
Zerrel gelagapan sendiri, keringat di peluhnya sudah bercucuran membasahi tubuhnya, seakan habis dikejar-kejar setan, padahal dia cuman berdiam diri tapi masalahnya yang membuat zerrel berkeringat dingin itu karna chika yang semakin mendekatkan diri kepadanya.
"B-bunda! Bunda mau n-ngapain? huh~ huh~ huh~" gugup zerrel sambil terengah-engah karna rasanya sekarang dia benar-benar merasakan kehabisan nafas saking gugupnya
"Hm~ enaknya ngapain ya sayang?" Tanya chika sendu, sambil mengelus pipi zerrel lembut, dan beralih mengelus bibir zerrel dengan jari jempolnya
"A-ayah tt-tolongg!" histeris zerrel benar benar gugup dan takut pasalnya sekarang jarak dia dan chika hanya menyisakan beberapa centi saja
"Sstttt~ diam sayang! kamu kenapa takut hmm? bukannya kamu tergoda yah sama aku? gimana kalau kita main bentar baby?"
-Astaga siapapun tolong gue woi! sumpah takut banget huaaaa, eh tapi?....tapiii tunggu deh, ih sumpah gakuat gue! si chika ini cakep banget cuk dari dekat gini astaga! btw dia kaya ngegodain gue gaksih-isi hati zerrel
Zerrel memejamkan matanya dan chika pun perlahan mendekatkan mukanya ke zerrel.....andd
Cuppp
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
"Hahahah! kamu lucu banget sih sayangg~ pipinya sampe merah banget kek tomat, hahaha gumush dehh! kamu berharap apa anakku? berharap bunda cium bibir kamu gitu?" gelak tawa chika pecah karna melihat anaknya yang malu ditambah salting, saking lucunya dia sampai sakit perut karna menertawakan anakknya itu yang berexspetasi terlalu tinggi, sungguh mesum sekali otak putra
kesayangannya itu.
.
.
.
"Utututu~ baby bujangnya bunda ngambek, sini-sini baby~ bunda pelukkk! Uuuu tayang-tayangg" ucap chika setelah memeluk anaknya dan mengelus lembut punggung zerrel
.
.
.
-Emang anjing ni emak emak satu, untung lo cakep chika-chika, astaga gue malu banget jancok mau ditaroh mana muka gue ini huhu~ untung lo emak gue, coba kalau orang lain udah gue sleding lo chik" isi hati zerrel memaki maki sang bunda-
"Sumpah galucu banget bundaaaa, erl takut tau! ngeselin banget dah ,suka banget emang ngerjain anaknya huh!" kesal zerrel sambil menyembunyikan kepalanya didada chika
"Hahahaha, maaf deh maaf, sebagai permintaan maaf bunda, baby mau apa sayang? nanti bunda kabulin apapun itu"
Seketika zerrel mendongakkan kepalanya dan menatap chika dari bawah, oh my good emaknya ini mau diliat dari manapun sungguh cantikk sekali, seketika zerrel terpesona dan diam beberapa detik
"Hei, jangan bengong gitu dong, tau kok bunda emang cantik, makanya banyak yang tergila-gila sama bunda" ucap chika pede, setelah itu dia mencium hidung zerrel
"Iyadeh sipaling cantik emang, meskipun beneran cantik sih" sahut zerrel membenarkan
"Erl mau bobo bareng bunda, dah lama gak bobo bareng bunda, bolehkan?" tanya zerrel seperti anak kecil berusia 6 tahun
"Iya-iya baby~ boleh kok, yaudah lepas dulu dong pelukkan nya kita makan yuk sayang, bunda udah masak ayam penyet kesukaan baby"
"Ayam penyet? Wow ayo bunda! erl udah laper nih" ucap zerrel sambil menarik tangan chika tergesa-gesa
"Iya sayang sabar, gak ada yang ambil makanan kamu kok"
.
.
.
.
Dimeja makan zerrel sudah duduk dikursinya dengan semangat, dan tentunya dengan senyuman yang
sangat maniss
"Wow! ada ayam kecap juga! dan Wow! ada tempe gorengg, bunda ayo, erl mau makan sama ayam penyet terus tempe gorengnya empat, ayam kecapnya dua" mata zerrel berbinar melihat makanan yang sudah lama tidak pernah dia makan lagi
"Iya sayang, nih diabisin yah! awas kalau ngga habis"
"Udwah pwusti abwis iwni bwunda" ucap zerrel sambil makan
"Telen dulu dong sayang, baru ngomong"
"Hehe iya bunda, udah pasti abis ini bunda, soalnya enak banget! ah erl udah lama gamakan kaya gini, Ohh Senangnyaaaaaa makannn ayee" riang zerrel, chika tersenyum melihat sikap tengil anaknya yang tidak berubah sedari dulu
"Abis ini jangan langsung tidur ngerti?"
"Ngerti bunda, tapi bunda janji kan malam ini bunda nginep dikamar erl?"
"Iya janji, udah ayo, Cepetan abisin biar cepet istirahat, besok kan mau ketemu ayah bukan?"
"Hehe iya bunda ikut juga yah please! langit mohon pwissss pwisss bunda pwiss?" ucap zerrel memohon benar benar memohon
Yaampun zerrel sangat menggemaskan jika sedang memohon-mohon seperti ini, rasanya dia jadi tak tega jika menolak ajakkan nya sudah pasti dia bakalan ngambek seminggu ini, hadeh terpaksa chika iyakan, toh dia juga bisa bertemu aran, setelah sekian lama tak bertemu
.
.
.
.
Skip makan malam telah selesai, kini anak dan bunda itu tengah berada dikamar zerrel.
"Sayang?"
"Iya bunda, kenapa?"
"Main ps yuk! gabut banget nih bunda, ntar kalau kalah, harus beliin apapun yang menang mau, gimana deal?" tanya chika mengulurkan tanganya ke zerrel
"Oke! siapa takut, deall"
.
.
.
Mereka berdua pun tengah asik bergelut memperebutkan posisi 1 sebagai pemenang
"Yeyyyy! zerrel menang uhuuyyyy!" girang zerrel melompat lompat diatas kasur
"Hadehh, udah erl nanti kasurnya roboh lagi" ucap chika geleng-geleng kepala melihat tingkah kekanak-kanakannya itu
"Jadi kamu mau minta kado apa besok? bunda usahaiin akan ngabulin permintaan kamu"
"Mau ayah sama bunda rujuk bisa?" Tanya zerrel serius
"Hufh~ kita liat keadaan nanti deh ya? sekarang mending kita tidur, tuh udah jam 1 pagi kita main psnya 2 jam loh tadi, yuk tidur, bunda udah ngantuk berat ini" keluh chika merebahkan tubuhnya dikasur empuk zerrel
"Bunda peyuk~"
"Utututu~ tayang nya bunda sini nakk"
Grepp
Zerrel masuk kedalam dekapan sang bunda, nyaman? sudah pasti! hangatnya pelukkan bundanya dan lembutnya elusan punggung tangan chika membuatnya zerrel benar-benar mengantuk dan tertidur pulas
"Good night putra tunggalnya bunda! love you sayang" ucap chika, setelah itu dia mencium kening zerrel dan ikut tidur untuk menyusul mimpi sang anak
.
.
.
.
Pukul 06.26
Matahari terbit dan mulai memancarkan cahayanya, memasuki sela-sela kamar dan membuat sang anak terganggu karna cahaya matahari yang sangat menyilaukan itu
.
.
Sekian terima kasih sampai bertemu dilain waktu! maaf kalau banyak typoo ya teman teman love youu
KAMU SEDANG MEMBACA
Dia erl.
RandomJangan kaget baca cerita ini, karna Penuh dengan plot twist!! Start 02 Agustus 2024 💫 End. 02 januari 2026 💞
