enemy 2🌚

1.9K 38 0
                                        

jaehyun dan taeyong sudah beranjak dewasa kini mereka sudah berada di semester akhir perkuliahan,tidak ada yang berubah mereka masih saling mencintai.

saat ini mereka sedang makan malam di apartemen milik mereka,ya mereka memutuskan tinggal bersama.

taeyong sedang mencuci piring bekas makan malam mereka tadi,jaehyun sendiri sedang mandi karena dia habis berolahraga.

selesai mencuci piring taeyong menyusul jaehyun ke kamar mereka.
taeyong mematung melihat jaehyun hanya menggunakan celana dalam sepertinya jaehyun baru akan memakai pakaiannya.

taeyong menyentuh pipinya saat merasakan pipinya memanas. jaehyun masih sibuk mencari pakaian tidak sadar jika ada sepasang mata yang melihat dirinya.

tangan jaehyun menarik celana pendek dan baju hitam untuk ia kenakan malam ini,saat berbalik ia terkejut dengan taeyong yang berdiri memegang pipinya sendiri.

jaehyun langsung menarik handuk yang dia lempar sembarangan tadi,jaehyun kira taeyong masih mencuci piring.

"k-kau disini?" jaehyun bertanya dengan terbata,jujur saja ia sedikit malu saat taeyong memergoki dirinya tidak memakai baju. mereka belum pernah melihat satu sama lain telanjang.

meskipun tinggal bersama jaehyun dan taeyong belum pernah melakukan itu mereka hanya baru sampai berciuman saja.

cupu banget emang si jaehyun padahal biasanya juga langsung lempar aja ke ranjang.

jaehyun berjalan ke kamar mandi untuk memakai pakaiannya. taeyong berjalan kearah ranjang dan masuk kedalam selimut,em taeyong sedikit terangsang melihat gundukan besar jaehyun membayangkan nya saja membuat taeyong panas dingin.

taeyong memejamkan matanya berusaha melupakan kejadian tadi,uh dia ingin mengelus kotak-kotak yang ada di perut jaehyun,bagaimana jika ia duduk disana apakah sangat keras? taeyong terus membayangkan tubuh jaehyun tidak sadar bahwa si pemilik tubuh sudah ikut masuk kedalam selimut.

tangan jaehyun terulur untuk mematikan lampu dan menyalakan lampu tidur,jaehyun melirik taeyong yang sudah menutup matanya.

jaehyun menyamping dan memeluk taeyong dari belakang membuat taeyong gemetar dalam posisinya.

uh taeyong tidak pernah berpikiran nakal sebelumnya tapi melihat tubuh jaehyun tadi pikirannya jadi kemana-mana.

taeyong membuka matanya dan merasakan deru nafas jaehyun di belakang lehernya. taeyong meremat jarinya saat merasa tubuhnya semakin panas karena pikiran liarnya tadi,uh dia ingin tahu sebesar apa gundukan jaehyun.

taeyong berbalik dan menatap wajah tampan jaehyun tangannya menyusuri wajah jaehyun mulai dari kening,hidup,pipi dan terkahir bibir penuh yang selalu melahapnya setiap pagi.

"kenapa sayang?" jaehyun bertanya dengan mata terpejam membuat taeyong menjauhkan tangannya.

taeyong memandang langit-langit kamarnya.

jaehyun membuka matanya "kenapa hm?" jaehyun bertanya lagi pada kekasihnya.

taeyong memandang lurus kedepan "j-jae,k-kamu gamau lakuin itu?" taeyong berkata dengan terbata,dia gugup.

jaehyun mengangkat sebelah alisnya "melakukan apa?" tanya jaehyun memastikan.

taeyong bangun dan duduk sebelum menatap jaehyun "i-itu" mata taeyong menatap karah selangkangan jaehyun.

jaehyun tersenyum miring,ah kekasihnya memikirkan hal nakal rupanya.

"itu apa sayang?" jaehyun menggoda taeyong.

taeyong memejamkan matanya saat jaehyun bertanya,dengan kesadaran penuh taeyong mendorong jaehyun agar terlentang dan duduk di perut jaehyun.

pergerakan taeyong membuat jaehyun sedikit terkejut,sebelum akhirnya ia memegang pinggang taeyong..

uri babyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang