Di rumah sakit
Chika duduk di sofa sembari menatap Ara yang sibuk pada buku dan laptop nya
"Chika mau sembuh"ucap nya lirih
"Hah"kaget Ara, dia menatap Chika
"Chika mau sembuh, Chika mau kerja lagi"ucap nya
Ara mengangguk "iya nanti Ara temenin ke psikiater"ucap Ara
"Chika bisa sembuh kan?"tanya nya sedih
"Bisa, pasti bisa nanti Ara yang rawat"ucap Ara
Chika mengangguk mengerti, dia mengepal kuat jari nya dan menundukkan kepalanya
Pikiran nya sangat kacau, hati nya bingung dia ingin sembuh, namun dia takut takut akan gagal ketika sudah berjuang terlalu jauh
Suara langkah kaki Ara terdengar, dia mendekat dan jongkok di hadapan Chika, tangan nya mengelus tangan Chika dengan lembut
"Jangan lukai diri kamu, aku tau mungkin ini sulit, mungkin kamu bingung, tapi aku ada di sini untuk kamu"Ara menatap Chika
"Chika capek"lirih nya mata nya sudah mengeluarkan cairan bening
"Iya, sabar ya sayang, Ara bakalan jaga kamu"ucap Ara
"Ara mau liat pasien, kamu di sini dulu okey" ucap Ara
Chika mengangguk, melihat itu Ara tersenyum dia ingin pergi namun tangan nya di tahan oleh Chika
"Jangan lama"lirih nya, Ara mengangguk ia mengelus pipi Chika
Setelah itu Ara pergi dari sana
Clek
Ara masuk ke ruangan marsha, di sana ada Zee dan temen temen nya
"Permisi, saya mau cek kondisi"ucap Ara
"Ah silahkan Bu dokter"senyum Olla
Ara mengecek kondisi Marsha, setelah itu dia menatap Marsha yang hanya diam dan kelihatan lelah
"Marsha, kalau ada masalah tolong cerita ke pacar atau keluarga ya, gak baik di pendam"ucap Ara
"Iya dokter"ucap Marsha
"Ada keluhan selama ini?"tanya Ara
Marsha mengangguk, "kepala saya sakit banget dok, badan saya juga"Marsha menatap Ara
"Jangan terlalu stres, jangan terlalu mikirin hal yang belum tentu terjadi atau pun sudah terjadi"ucap Ara
"Pacar nya di temenin terus ya, kalau kelihatan capek tolong di ajak bicara, dan jangan pentingin ego kamu"ucap Ara ia menatap Zee yang sedari tadi sudah menatap nya
Ara tau Zee masih menyukai nya, namun Ara merasa Zee lebih pantas bersama Marsha, Ara tidak suka milik orang
"Saya mau cerita sama dokter aja boleh?"tanya Marsha
Ara mengangguk, dia menatap Marsha
"Saya punya pacar tapi gak perhatian, saya punya pacar tapi dia selalu ngajak saya ke tempat yang sangat indah menurut saya, tapi tempat itu tempat favorit nya seseorang, pas saya tanya dia malah marah marah"ucap Marsha
"Parah lo Zee"ucap Olla
"Tau gak nyangka sih"ucap Mira
"Kacau banget dah"bingung oniel
"Buset zee red flag banget lo"ucap Adel
Ara tersenyum dia menatap Marsha, "saya pernah dengar bahwa seorang princess akan menikah dengan seorang pangeran, tuan putri yang cantik tidak pantas bersama gembel bukan"ucap Ara
KAMU SEDANG MEMBACA
My mom posesif [END]
General Fictiontentang Chika yg begitu posesif terhadap anak nya "Penyesalan itu selalu datang belakangan"
![My mom posesif [END]](https://img.wattpad.com/cover/374840702-64-k718710.jpg)