what's wrong with Marsha?

882 82 0
                                        

"Zee aku capek"lelah Marsha

"Aku juga, kamu pikir aku engga, kamu udah ulang perkataan itu seribu kali jadi stop sha, stop jangan merasa cuman kamu yang tersakiti di hubungan ini"kesal Zee

Temen temen Zee sudah pulang sedari tadi dan tinggal lah mereka berdua

"Emang cuman aku Zee, kapan kamu ngerti sama semua yang terjadi kapan hah, kamu kayak anak kecil tau gak"ucap Marsha

"Jadi mau kamu apa sekarang hah, setelah semua nya setelah aku nemenin kamu sejauh ini"kesal Zee

"Orang tua kamu aja gak mau jagain kamu, karena mereka tau kamu ngerepotin rewel banget, udah di temenin juga masih aja berisik"marah Zee

"Gak ada yang minta nemenin Zee, kalau kamu mau pergi ya tinggal pergi"ucap Marsha

"Gak minta kamu bilang sha?"kesal Zee

"Okey aku capek sama semua ini, kita putus aja"lelah Marsha

"Itu mau kamu kenapa baru bilang sekarang kenapa gak dari kemarin, jaga di kamu baik baik sha"Zee pergi dari sana

"Hikss"

"Maa paaa, Marsha kangen, sesusah itu untuk jaga anak kalian apa Marsha SE bandel itu apa yang di bilang Zee bener?"bingung Marsha




















Ara berjalan di lorong rumah sakit, Chika sudah ia antar tentu nya sudah ia beliin permen kapas, Ara juga menyempatkan melihat Chika sikat gigi dan tidur pulas, lalu ia ke rumah sakit

"Hai Ra"sapa Zee

Mereka papas papasan

"Hai, udah siap jenguk Masha nya gak di temenin?"tanya Ara

"Udah putus juga malahan"ucap Zee

"Hah"bingung Ara

"Kenapa?"tanya Ara

"Aku gak suka sama orang ribet"ucap Zee

"Jadi menurut kamu di ribet?"tanya Ara

Zee mengangguk, "kamu sibuk gak, bisa kita jalan kapan kapan?"tanya Zee

Ara menggelengkan kepalanya, "gak bisa sorry Zee, ada pasien yang harus saya rawat, dan ini lebih penting di banding jalan sama kamu"ucap Ara lalu ia pergi meninggalkan Zee sendirian






























Hari ini Ara tidak memiliki banyak jadwal, hanya saja dia bertugas menjaga Marsha, dan stand by di rumah sakit jika ada keadaan urgent

Clek

"Malam Marsha"sapa Ara

"Malam dokter"senyum Marsha merekah melihat Ara

"Ada yang sakit atau keluhan?"tanya Ara

"Tidak ada dokter, saya merasa lebih baik malahan"ucap Marsha

"Karena habis putus?"tanya Ara

"Kok dokter bisa tau"bingung Marsha

"Iya tadi jumpa Zee, ngobrol sebentar sama dia dan dia bilang kalian habis putus"ucap Ara

Marsha mengangguk, dia menatap Ara

"Orang tua kamu jauh ya?"tanya Ara

"Iya, mama papa tinggal di Korea"ucap Marsha

"Huum, kamu gapapa?"tanya Ara

"Sedih aja sih, karena saya iri dok, temen temen saya dari saya kecil raport nya di ambil orang tua nya tapi saya enggak"ucap nya

"Marsha umur berapa?"tanya Ara

"Tujuh belas dokter"ucap Marsha

"Ouhh, berarti masih sekolah?"tanya Ara

"Iya dok"ucap Marsha

"Udah pembagian raport?"tanya Ara

Marsha menggeleng kan kepala nya

"Kami libur, karena sekolah di pake buat syuting film kata nya, maka nya saya oprasi nya sekarang dok"ucap Marsha

"Sekolah nya daring ya"ucap Ara

"Iya"ucap Marsha

"Saya cek kondisi nya ya"ucap Ara

Marsha mengangguk, melihat itu Ara mengecek kondisi Marsha satelah itu di duduk di kursi yang ada di sebelah bangsal Marsha

"Marsha kenal Zee dimana?"tanya Ara

"Kebetulan kita tetanggaan waktu itu, tapi sekarang saya udah tinggal di apartemen"ucap Marsha

"Huum gitu, udah jomblo kan?"tanya Ara

"Iya dok"sedih Marsha

"Zee kerja apa emang nya?"tanya Ara

"Dia ceo"ucap Marsha

"Kalau pacar baru yang dokter mau gak?"tanya Ara















































Jam menunjukkan pukul 6 Ara sudah masak, dan Chika menunggu ia sudah rapih dengan jas kantor nya, jas yang sudah lama tidak ia sentuh

"Mom, kalau Ara punya pacar boleh gak?"tanya Ara, ia meletakan masakan nya di meja

"Boleh dong, kenapa enggak"ucap Chika

"Eumm, Ara juga mau lihat mommy bahagia"ucap Ara

"Iya nanti mommy usahain dapet pasangan"ucap Chika yang mengerti maksud Ara

"Umm, yaudah selamat makan mom"ucap Ara

"Selamat makan sayang"ucap Chika

Kegiatan ini, adalah kegiatan yang jarang sekali terjadi selama Ara bersekolah




























Selesai makan Ara menuju rumah sakit dan Chika menuju kantor nya, tadi Ara ingin nganterin Chika namun Chika nya menolak, jadi mereka berangkat masing masing

"Good morning, dokter Ara"sapa oline

"Morning dokter oline"sapa Ara balik

"Saya lagi jagain pasien"ucap oline, Ara melirik Marsha yang duduk di kursi roda

"Morning Marsha"sapa Ara

"Ah good morning dokter Ara"sapa Marsha

"Huum, pagi pagi duduk di taman emang enak, yaudah gua cabut dulu ya line mau liat pasien"ucap Ara

"Okey Ra"ucap oline

Ara tersenyum ke Marsha, lalu ia pergi dari sana












































Clek

Pintu ruangan terbuka

"Dokter Ara"kaget Marsha

"Kamu belum sarapan"ucap Ara

Ara membawa makanan dan meletakkan nya di meja

"Saya mau zoom dok"ucap Marsha

Ara melihat ke arah Marsha, sudah ada laptop yang ia letak di meja, dan laptop itu berada di hadapan nya

Ara mengangguk mengerti, "saya suapin"ucap Ara

"Hah, gapapa dok nanti saya makan sendiri"ucap Marsha yang gak enak

"Gapapa, kamu zoom aja"ucap Ara

Ara duduk di kursi dan tangan nya menyuapi bubur itu ke mulut Marsha dengan pelan

"Marsha, bagaimana kondisi nya?"tanya guru nya

"Saya sudah mulai membaik Bu"ucap Marsha

"Saya izin sambil sarapan ya Bu"ucap Marsha

"Iya, gapapa kalian juga kalau mau sarapan sekalian sarapan gapapa, tapi harus tetap fokus ya"ucap guru nya

Mereka lanjut membahas materi matematika





My mom posesif [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang