Hari ini mereka sudah berada di Bali
Sayang nya mereka tidak satu pesawat, karena Ara, Chika dan Marsha menggunakan jet pribadi Ara
Ara dan Marsha sudah membereskan isi pakaian mereka ke lemari, Ara menatap Marsha karena mendengar suara berisik dari lantai bawah
"Mereka udah dateng yuk"ajak Ara
Marsha mengangguk, Ara menggenggam tangan Marsha dan berjalan menuruni tangga
"Hai Ra...."kaget Olla
"Hah"bingung oniel dan Mira
Adel menggaruk kepalanya yang tak gatal, sedang kan Zee dia hanya diam dan mengerutkan keningnya
"Kak Araaaaaaa"teriak seseorang, dia berlari dan memeluk Ara
"Eh hai Kitty"sapa Ara
"Kak Ara ihh, Kitty kangen banget banget banget sama kak Ara"ucap Christy
"Oh ya"ucap Ara yang membenarkan rambut Christy
"Kalian eumm"bingung Olla
"Oh ya, ini pacar gua"ucap Ara yang mengangkat tangan nya yang menggenggam tangan Marsha
"Ah iya"ucap Olla dan oniel yang menatap Adel
"Ekhem, emm gua mau ngajak Ara ngobrol boleh?"tanya Zee, mendengar itu semua mata menatap ke arah Zee
Ara menatap Marsha, melihat Marsha mengangguk tanda setuju Ara buka suara
"Boleh, sebentar aja ya, soal nya mau beli bahan untuk bakar bakar dan manggang"ucap Ara
Zee mengangguk mengerti, dia menatap Marsha
"Sebentar ya sayang"ucap Ara yang mengelus kepala Marsha, lalu dia pergi dari sana dan si susul oleh Zee
Di pantai belakang villa
Ara duduk di ayunan, sedang kan Zee dia duduk di batu, Ara sengaja memberi jarak di antara mereka
"I really can't forget our memories"lirih Zee
Dia menatap pasir pantai, lalu mata nya tertuju pada Ara yang sedang melihat ke arah ombak
"What is your reason for dating Marsha?"tanya Zee
"Did you do it on purpose? To make me sick?"
"Of course not Zee, I don't know why I immediately fell in love when I saw her"ucap Ara
"She was very beautiful, and I immediately had the perspective that she was a very good person"ucap Ara
"Kita disini gak akan jadi musuh kan?, aku ikhlas Marsha sama kamu da---"ucapan itu terpotong
"Wait, lo ngerasa gua ngerebut dia dari lo?"heran Ara
"No, no, I just thought, okay, like this, um, did you ever like me?"tanya Zee
Ara menggelengkan kepala nya, tangan nya mengambil batu dia berjalan dan melemparnya ke ombak
"You are too confident, until it kills your mind"ucap Ara tenang, namun seperti ingin membunuh
"I don't know what happens after this"ucap Ara yang menatap Zee
Tatapan itu tenang, namun seperti memberikan kesan memperingati Zee
"Just look for your happiness, I'm grateful that Marsha wants to let go of you"Ara berjalan mendekati Zee
"Karena kalau dia sama lo..."
"Maybe her will suffer, or her will die in silence"suara nya sudah berubah, suara yang tampak tenang tadi berubah menjadi tegas
Ara melirik ke arah tepi pantai, cukup jauh namun mata nya bisa menangkap Marsha yang berdiri sembari melipat kedua tangan nya
"Oh damn, look how beautiful a woman is that would be wasted"bisik Ara
"May you be happy Zee"Ara ingin berjalan pergi, namun tangan nya ditahan oleh Zee
"Can we be like before? I promise we're just friends, nothing more"ucap Zee
"I'll think about it first, I'll give you the answer later"ucap Ara yang melepaskan tangan Zee dia berlari menghampiri Marsha
"Hai sayang"sapa Ara yang sudah berdiri di hadapan Marsha
"Ngapain, ngobrolin apa aja, lama banget"bibir nya maju
"Utututu, pacar aku cemburu humm?"goda Ara
"Nanti Ara ceritain, yuk kita belanja"ucap Ara
Marsha menggeleng kan kepala nya, dua melihat ke arah belakang Zee berjalan menghampiri mereka
"Hai sha"sapa Zee
Marsha hanya diam, dia menatap Ara yang sedang menatap nya
"Deluan ya"ucap Ara dia merangkul pinggang Marsha dan mereka pergi dari sana
Ara, Marsha, Adel, oniel, Olla, dan Christy menaiki mobil Ara
"Mira sama Zee kok gak ikut?"tanya Ara
"Oh mereka mau belanja alat panggang, sama piknik kita di belakang nanti"ucap oniel
Ara mengangguk mengerti, dia melirik ke Marsha yang hanya diam dan menatap ke kaca kiri
Ara mengelus kepala Marsha, "kamu sakit?"tanya Ara
Marsha menggeleng kan kepalanya tanpa melihat ke arah Ara
"Kenapa humm?"tanya Ara
Marsha hanya diam, melihat itu Ara mencubit pipi tembem milik Marsha
Tangan nya bergerak menarik tangan Marsha dan menggenggam nya
Oniel tersenyum, "seneng deh ngeliat kalian bahagia"ucap oniel
"Betul, kapan lagi ngeliat neng Marsha cantik ada yang godain"ucap Olla
"Aku juga seneng bisa ketemu kak Ara lagi"ucap Christy dengan polos nya
"Hahahah"tawa mereka
"Iya deh yang seneng, karena udah ketemu kak Ara nya lagi"ucap Adel
KAMU SEDANG MEMBACA
My mom posesif [END]
Narrativa generaletentang Chika yg begitu posesif terhadap anak nya "Penyesalan itu selalu datang belakangan"
![My mom posesif [END]](https://img.wattpad.com/cover/374840702-64-k718710.jpg)