"Dua minggu babe di rawat di rumah sakit dan kini tlah di bolehkan pulang.keadaan babe tlah pulih total namun babe menjadi pemurung atas kehilangan calon anak mereka.
Sedangkan phaya masih menjalankan misinya untuk memberi pelajaran pada prissee dan ibunya. Dan itu tanpa sepengetahuan sang istri,namun tidak dengan keluarganya.
Walau pun phaya dekat dengan prisse namun perhatian tak pernah kurang pada istrinya.bahkan jika dirinya tengah berada disisi prissee Phaya slalu ada alasan untuk pergi dengan cepat.
Dan kini phaya sedang membantu bersiap untuk pulang. 🐺 : sayang udah siap semua. Babe mengangguk.phaya mendorong kursi roda untuk babe. 🐽 : phi aku bisa jalan tak usah pakai kursi roda. 🐺 : tidak sayang,kau belum pulih sepenuhnya.sekarang kau duduk dengan tenang na.tak ada bantahan.
Babe menghembuskan nafasnya pelan,suaminya ini slalu posesif padanya
Phaya melajukan mobilnya meninggalkan rumah sakit,babe terdiam menghadap kaca mobil melihat ke arah jalanan. Phaya menghela nafasnya berat,ia tau jika istrinya masih kesedihan atas kehilangan calon buah hatinya.
🐺 : bee apa kau ingin sesuatu hmmm? 🐽 : tidak phi,aku ingin pulang saja. 🐺 : baiklah...
Phaya mengelus kepala babe dengan penuh kasih sayang. Beberapa saat ponsel phaya berdering,phaya melirik ponselnya dan tertera nama prisse di sana.
Phaya menghiraukan panggilan itu,yg ia pedulikan kini hanyalah istrinya babe.
🐽 : phi itu ponsel phi berdering terus,siapa yg telfon? 🐺 : bukan siapa siapa bee,itu tidak penting.biar saja na.
Babe mengangguk dan kembali memperhatikan jalan,namun ia bingung dengan arah jalan yg mereka lewati. 🐽 : phi in mau kemana,ini bukan arah jalan pulang? 🐺 : tentu saja kita pulang 🐽 : tapi kan... 🐺 : sudah nanti juga kau akan tau...
Babe terdiam meski ia masih bingung dirinya akan di bawa kemana oleh suaminya ini.
Hampir 45 manit perjalanan mobil yh di tumpangi oleh phaya dan babe memasuki halaman rumah.babe menatap bangunan di depannya dengan penuh tanda tanya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
🐽 : phi ini rumah siapa? Bukannya penjawab pertanyaan babe tapi phaya malah menarik tangan babe dan lenagkah memasuki rumah itu.
Kedatangan phaya dan babe di sambut oleh para pekerja di rumah itu. Phaya membawa babe menuju ruang tamu,di sana sudah ada kedua orang tua phaya dan kakak dari phaya.
🐱 : selamat datang sayang.hajar tuan kim kepada babe. 🐽 : momy,kalian di sini? Semua tersenyum pada babe,yg belum menyadari kejutan yg mereka siapkan. 🐲 : tentu saja kami di sini,kami ingin menyambut kepulanganmu na. 🐽 : tapi kan ini bukan di rumah,ini di rumah orang.ayo phi pulang.