06

17 1 0
                                        

Annyeong aku kembali
Semoga sukaa
_
_
_
_
_
_
_
_
_
_
_
_
_
_
_
_
_
_
_
_

"Tuan apa kau tidak dengar dia menolak mu?'aerum menoleh ke arah sumber suara tersebut

"hei anak muda jangan ikut campur,jika kau ingin bergabung ayo kita bisa merasakannya bersama"
"dasar tidak tau malu kau"laki laki tersebt mendekat
"oppa aku takut"ucap aerum dengan nada bergetar

yah laki laki tersebut adalah seokjin ia barusaja keluar dari kamarnya,tadinya dia tertidur karena badannya mungkin terlalu lelah hingga ia melupakan aerum. dan sekarag ia bermaksud ingin mengajak aerum untuk makan malam. karena seokjin tau kekasihnya itu belum makan samasekali sedari tadi tibanya mereka di korsel. namun saat ia ingin mencari aerum di kamarnya , ia malah tidak mendapatkan intens nya aerum di kamarnya seokjin fikir kekasihnya itu tertidur namun ternyata tidak,karena tidak menemukanya ia langsung mencari aerum di sekitaran hotel, saat hendak ke arah taman ia malah melihat orang yang ia cari,awalnya seokjin tersenyum namun saat ada seorang laki laki yang menghampirinya ekspresi seokjin langsug berubah menjadi tidak suka.
Seokjin melihat laki laki-laki itu seolah memaksa kekasihnya, melihat itu dengan cepat seokjin menghampiri aerum

Karena kesal seokjin langsung memukul wajah kelaki tua itu, dengan sekali pukulan lelaki itu tersungkur dan bibir nya mengeluarkan darah, saat itu ia langsung kabur dan meninggalkan aerum dan seokjin

"Sayang gwenchana? " Tanya seokjin langsung menghampiri aerum
"Nee oppa aku tidak apa apa, aku takutt" Aerum memeluk erat seokjin
"Maaf ya aku tertidur tadi hingga melupakan kekasih ku" Ia mengecup kening aerum
Aerum mendengar itu hanya mengangguk dan setelah itu mereka berdua langsung pergi dari sana menuju hotel tempat mereka tinggal

Saat sampai di hotel seokjin membawa kekasihnya itu ke sebuah restoran bagian dari hotel tersebut dan ia langsung memesan makanan di sana
"Sayang kau bisa kan makan makanan Korea? " Tanya seokjin memastikan
"Nee oppa" Aerum memang tidak pernah bercerita kalau ia pernah tinggal di korsel.
Setelah mendengar itu seokjin langsung mengambil buku menu dan memesan beberapa makanan di sana

Tak lama setelah itu mereka akhirnya selesai makan dan mereka berdua langsung masuk ke kamar masing-masing
"Sayang nanti kalau ada apa-apa hubungi aku oke? " Ucap seokjin sedangkan aerum langsung mengangguk dan tersenyum
"Goodnight my love" Seokjin mengecup bibir aerum
"Too" Balas aerum, seokjin memang sering kali mengambil kesempatan untuk mengecup bibir kekasih nya itu, walaupun kadang aerum selalu menolak tapi yah namanya seokjin tidak mungkin tidak akan mencari kesempatan.

Sedangkan di tempat lain
"Jeon tumben kau ke tempat ini? Pasti ingin mencari kepuasan ya" Jungkook yang baru datang langsung di sambut oleh jimin yang juga sedang berada di sebuah clup malam
"Ck, jim aku tidak seburuk dirimu, aku sedang ingin minum saja bukan berniat bermain dengan jalang" Balasan kata kata pedas dari jungkook membuat jimin sedikit marah, tapi yah jimin sudah tau siapa jungkook orang nya memang ceplas-ceplos
"Hahaha mampusss kau jim, seorang jeon jungkook mana mungkin menghilangkan perjaka nya dengan jalang palingan ia hanya ingin bermain dengan wanita yang ia cari-cari itu" Balas taehyung
"Huh siapa tau dia sudah menikah dan sudah tidak perawan, huh kasian sekali tuan jeon kita sudah bersusah paya menjaga keperjakaan nya" Memang mulut jimin selalu membuat jungkook naik pitam

Brakkkk

Jungkook melemparkan gelas whine yang ia pegang ke lantai dengan keras sehingga semua orang langsung melihat ke arah nya. Jungkook memang saat tidak suka wanita nya di jelek-jelekan.
Jungkook langsung berdiri dan
"Jim untung kau sahabat ku, kalau tidak kepala kau sudah terpisah dengan tubuh mu itu" Ia meludah dan setelah itu pergi dari sana

RETURNTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang