Cuma mau bilang doang sebelum memulai ceritanya, karna gwe lagi males nulis *batin* sama *telepati* kukasih perbedaannya aja ya. Kalo dialognya "tes" berarti ngomong dalam hati alias batin tapi kalo "tes"berarti ngomong dengan telepati.
Luna:"okey ntu aja"
Aurora:"happy Reading! "
——————————————————————————————————————
3 bulan... Sudah tiga bulan berlalu taro dan z tidak sadarkan diri alias koma setelah penculikan dan kekuatan mereka diambil oleh para dark. Sekarang mari kita ketempat dimana taro dan z dirawat.
"Ayah... Ayo bangun... Taiga rindu dengan ayah... " ucap Taiga pelan
"Z... Taro... Yok bangun... Nii-san rindu dengan kalian berdua" ucap ace
(Luna:"jangan heran kenapa dialognya berbeda, jangan heran"
Aurora:"dan mulai sekarang dialognya akan berubah seperti ini, kecuali dari balik layar alias kami")
Dirumah seven
Didalam kamar
Seven dan leo sedang duduk dikasur sambil membicarakan sesuatu.
"Leo apa kau yakin sudah baik-baik saja? " tanya seven khawatir
"Iya aku yakin baik-baik aja kok. Enggak usah khawatir lagi ya" jawab leo yakin. Seven menghela nafas pasrah.
"Baiklah" seven menatap perut Leo yang sudah semakin membesar, lalu mengelus perutnya leo dengan lembut.
"Aku tidak menyangka ya... Sudah 7 bulan berlalu setelah tau kamu sedang mengandung anaku leo" ucap seven tidak menyangka kalau bentar lagi ia akan memiliki anak dari dirinya dengan leo. Leo tersenyum.
"Ya.. Kamu benar... Enggak berasa tinggal 2 bulan lagi akan lahir"ucap leo sambil mengelus perutnya yang membesar. Seven tersenyum lembut.
"Tetapi.... Aku khawatir tentang taro-nii dan z" lanjut leo sedih
"Aku tau kamu khawatir tentang mereka... Tapi kumohon jangan terlalu memikirkannya, kasihan anak kita nanti. Masa mommy nya selalu memikirkan ultra lain dari pada anaknya sendiri"ucap seven dengan nada menggoda diakhir kalimat. Leo tertawa kecil.
" iya iya, mulai sekarang aku akan memikirkan anak kita. Jadi stop jangan menggodaku lagi"ucap leo dengan manja. Seven tertawa kecil.
"Iya iya. Duh... Lucunya uke ku ini" ucap seven sambil mencubit pipi tembem leo.
"Ihh... Jangan dicubit, sakit!! " keluh leo
"Ahahaha iya iya, memang sangat imut dan lucu uke ku ini" ucap seven menahan kegemesan uke nya ini. Karna kesel, akhirnya leo mengembungkan pipinya yang membuat kegemesannya meningkat. Karena melihat leo yang mengembungkan pipinya dan membuat kegemesannya meningkat, seven tidak tahan melihat keimutan istrinya ini dan ia langsung mencium bibir pink itu dengan sedikit ganas. Leo terkejut dengan apa yang dilakukan oleh semenya ini, tetapi dengan senang hati ia membalas ciumannya seven. Mereka bermain sampai bergelud lidah.
7 menit kemudian
Mereka melepaskan ciumannya dan ada saliva di kedua bibir mereka.
"Hah.. Hah.. Hah.. S-seven" seven tersenyum sambil mengusap lembut bibirnya leo dengan jempolnya.
"Kamu makin lama makin cantik dan imut ya... Singa kecilku~"goda seven yang membuat wajah leo merona.
" bagaimana... Kalo kita lakukan 'itu' my baby~ "ucap seven dengan penuh nafsu. Leo yang mendengar itu wajahnya makin merona.
KAMU SEDANG MEMBACA
Keseharian Para Ultra
Aktuelle LiteraturDi books ini menceritakan keseharian para ultraman dan juga human hostnya mereka dari era heisei - reiwa. Human host yg akan muncul yaitu: Daigo Asuka Fujimiya Gamu Zenon(human host xenon) Kaito Shou Hikaru Gai Daichi Hiroyuki Haruki Kengo Kanata (T...
