Jung Inc. bisa dikatakan sebagai perwujudan sistem klan di zaman modern. Rumor yang beredar menyebutkan bahwa pendiri-nya merupakan kerabat dekat salah satu raja di era dinasti Joseon. Maka dari itu rasanya tidak mengherankan bila korporasi raksasa dengan berbagai cabang bisnis tersebut tetap memiliki peranan krusial dalam sistem perekonomian Korea Selatan kendati sekarang telah dipimpin oleh generasi ke-4 nya; Jung Jaehyun.
*kek 9🐉 tp versi koriyah gtu lah ye gengs :)
Sebagai keturunan konglomerat yang dibesarkan dengan didikan keras dari ayah juga kakek-nya, membuat Jaehyun tumbuh menjadi seorang pria dominan tangguh yang kejam. Pria itu dikenal sebagai seorang diktator workaholic. Dia akan melakukan apa saja untuk mendapatkan apapun yang diinginkannya. Perintahnya mutlak dan saat ia sudah memutuskan sesuatu, maka tidak akan ada yang bisa membantahnya.
Seperti saat ini, Jaehyun sedang berada di kamarnya, tersenyum hangat sambil mendekati box bayi berwarna soft blue tempat Mark sedang tidur. Tangannya bergerak lembut, mengusap penuh kasih sayang pipi berisi milik sang anak.
"Halo jagoan, ini daddy." ─Dan sepertinya Mark merasa cukup terganggu dengan suara berat milik sang ayah. Bocah itu bergerak tak nyaman meski matanya terlihat enggan membuka.
"Mimpi indah prince, daddy menyayangimu." Jaehyun bergumam pelan sembari merapatkan selimut yang dipakai Mark dan menghadiahi balita lucu itu sebuah kecupan sayang di dahi.
Jaehyun lalu beranjak mendekati ranjangnya, tempat dimana ibu kandung putranya juga sedang tidur. Wajah cantik itu tampak terlelap dengan sangat damai meski di punggung tangan kirinya tertanam jarum infus. Dan─ sama seperti yang ia lakukan pada Mark, Jaehyun juga mengelus lembut pipi tirus Taeyong.
"Maaf. Aku menempatkanmu dan Mark dalam waktu yang sulit. Pasti tidak mudah bagi kalian untuk bertahan bukan?"
"Taeyong-ah, seandainya saja kau bersedia menyerahkan Mark padaku, aku tak akan membuatmu seperti ini. Hanya karena kau bersikeras, maka aku tak memiliki pilihan lain. Setelah ini aku harap kau akan menurut padaku, my submissive."
Sementara itu di tempat berbeda, Charlotte merasa khawatir lantaran sekarang sudah memasuki hari ke-3 Jaehyun tidak pulang ke rumah setelah pertengkaran mereka malam itu.
Jangan salah paham dulu. Charlotte tidak mencemaskan perihal keselamatan Jaehyun karena ia lebih takut Jaehyun benar-benar mengambil keputusan nekat untuk menceraikannya secara sepihak.
Itulah sebabnya model cantik tersebut terlihat kurang fokus sepanjang sesi pemotretan hari ini dan sampai akhirnya mendapatkan teguran dari mr. Oh.
"Bryan, aku tidak menggajimu untuk termenung. Lakukan pekerjaanmu dengan benar atau aku akan mengirimkan tagihan denda padamu." Ancam mr. Oh.
"B-baik. Maafkan saya, tuan."
Mr. Oh menatap Charlotte dengan sinis. "Temui aku setelah pekerjaanmu selesai. Kita harus bicara, Charlotte." ─Kemudian, sepeninggalan mr. Oh, Charlotte memasang wajah masam sambil mengumpat jengkel di dalam hati.
'Jaehyun sialan!'
Gedung SME telah beranjak sepi saat sesi pemotretan Charlotte berakhir. Sinar matahari telah meredup dan meninggalkan bias cahaya berwarna jingga yang memantul dari sudut barat.
Sepatu pantofel yang dipakai Charlotte menimbulkan gema bising yang mengisi lorong hingga pintu ruang kerja CEO.
Setelah mengetuk pintu dan mengucapkan permisi, Charlotte masuk. Lelaki itu menemukan sang boss tengah menikmati matahari tenggelam dari depan jendela ditemani segelas red-wine.
warn! 18+ kinda explicit 👀
"Kau tau apa kesalahanmu?"
Charlotte mengangguk meskipun ia tau mr. Oh tidak akan melihat itu. Pria itu lantas berbalik, menatap Charlotte dengan senyum meremehkan sambil mencengkram dagu-nya. Membuat Charlotte mendongak, menatapnya.
"Aku benci kau memikirkan orang lain selain aku, sayang." Katanya dengan nada angkuh. Pria itu lantas menekan Charlotte, membuatnya berlutut lalu mencengkram dagu-nya lagi sehingga Charlotte menatapnya dari bawah.
"Kau lihat? Kau bukanlah siapa-siapa tanpa aku." Lanjutnya─meremehkan.
Mr. Oh tersenyum miring, menurunkan resleting celananya sendiri, mengeluarkan milik-nya yang sedang ereksi.
"You know exactly what you need to do and I'm waiting for it, Bryan."
─Begitulah. Seperti yang pernah ku katakan, Charlotte sudah tenggelam terlalu lama dan opsi yang ia miliki hanya dua; tenggelam semakin dalam atau naik ke permukaan guna mendapatkan pasokan oksigen. Dan sore itu, Charlotte lagi-lagi memilih untuk menenggelamkan dirinya.
─ to be continued
new unlocked character :
Oh Sehun (CEO of SME) • 35 y.o
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.