25 hari setelah menghilangnya Fang zhen
"Apa semua sudah anda masukkan yang mulia?" Bibi Ma
"Sudah semua" Fang zhen
"Mantel bulu rubahnya kenapa tidak di bawa?" Wanita 1
"Akan mencolok nantinya. Bagaimanapun, skenarioku adalah kabur dari penjual budak" pasrah Fang zhen. Padahal mantel rubah itu adalah favoritnya
"Makanan ringan serta pokoknya sudah siap yang mulai?" Li ping
"Sudah aku masukkan" Fang zhen
"Bagaimana dengan minum?"
"Ah apakah anda tidak terlihat pucat?"
"Bukankah cuaca mendung?"
"Apakah lebih baik anda berangkat besok?"
Sahutan dan pertanyaan datang tiada henti. Fang zhen sampai jengah di buatnya.
"Sudah cukup. Aku tidak bisa membawa banyak makanan. Aku harus benar benar terluhat kelaparan. " dengus Fang zhen yang malah terlihat lucu di mata mereka.
Setelah drama yang panjang akhirnya Fang zhen berangkat untuk kembali ke kota dengan mengendarai kuda.
'Aku pasti kembali'
---------------- ---------------- ---------------- ----------------
Flashback
Di kota
12 hari sejak menghilangnya Fang zhen
Selain kediaman perdana mentri, istana juga di ributkan karena hal ini. Pasalnya, pria yang dinobatkan sebagai pria terindah satu kekaisaran menghilang. Pria cerdas penuh wibawa. Mulai banyak desas desus yang terdengar sejak 10 hari menghilangnya. Walau keluarga kerajaan dan keluarga perdana mentri berusaha menutupi hilangnya tuan muda mereka, tapi itu tidak bertahan lama. Di minggu pertama, perdana mentri menyalahkan pangeran ke 3.
Tapi semakin lama waktu berlalu, dia hanya ingin putranya kembali. Perdana mentri bahkan mengambil cuti yang tidak pernah dia ambil sebelumnya. Menyalahkan dirinya, karena mungkin saja musuhnya lah yang melakukannya. Lalu kenapa menyalahkan pangeran yang bahkan tidak berdaya? Dia bahkan tidak berani menatap istrinya. Hal itu membuat sang istri serta putrinya ikut depresi.
Mereka sudah melakukan penyelidikan. Di hari pertama menghilang, entah bagaimana pangeran ke 3 berhasil melacak lokasi penculik. Desa terbengkalai. Tapi, saat tiba disana yang menyambut mereka malah desa yang kosong. Karena pengawasan pemerintahan yang hampir tidak ada membuat penyelidikan semakin susah. Bahkan 1 prajurit pun tidak ada.
Hal ini membuat perdana mentri terkejut. Desa itu ada di wilayahnya? Bagaimana ia tidak tau? Apakah mereka menculik putranya untuk balas dendam karena kelalaiannya?
Tapi, nasi sudah menjadi bubur. Berbekal informasi yang minim, perdana mentri terus memerintahkan pasukannnya mencari putranya. Bahkan menyisir jalur penjual budak yang kemungkinan akan keluar atau melintasi wilayahnya. Tapi nihil. Bahkan sampai hari ke 20 dia tidak menemukannya.
Sebagai perdana mentri, tentu banyak mulut yang harus di dengar. Meski enggan, ia terpaksa menjadwalkan kremasi putranya. Menganggap anaknya sudah meninggal.
Ya. Satu dunia menganggap Fang zhen sudah meninggal sejak 2 minggu kehilangannya. Walau keluarganya berhasil bertahan. Tapi 20 hari kehilangan, mereka malah memutuskan jadwal kremasi karena khawatir pandangan publik. Sebagai generasi yang terus mengabdi pada kekaisaran, mereka melakukannya bukan hanya untuk memenuhi hasrat publik. Tapi karena sumpah hormat mereka dan ini juga adalah titah kaisar. Khawatir akan menimbulkan kericuhan publik. Terlebih, fakta desa terbengkalai di wilayah perdana mentri akan mengancam dirinya dan keluarganya atas pengkhianatan dan kelalaian. Perdana mentri tidak memiliki jalan lain selain menerima titah untuk melindungi istri dan putrinya. Menganggap, Putranya sudah mati.
KAMU SEDANG MEMBACA
[BL] Love In Spring
RomanceZhi fan bertansmigarasi ke novel yang dia baca. Dan parahnya, dia ditakdirkan untuk mati. Awalnya yang dia pikirkan hanya tentang adiknya yang ia tinggalkan. Sampai saat ia melihat bahwa adik perempuan didunia barunya sangat mirip dengan adik kandu...
![[BL] Love In Spring](https://img.wattpad.com/cover/318945653-64-k95772.jpg)