Part 11 : WORLD

56 8 1
                                        

Setelah kejadian penculikan dadakan itu, Fang zhen memutuskan akan mengikuti para warga untuk migrasi lebih ke utara. Artinya mereka harus menyebrangi sungai dan memasuki hutan lebih kedalam. Tapi sebelum itu, Fang zhen menjual beberapa barang bawaannya. Yang tidak terlalu mencolok pastinya. Kalau terlalu mencolok, dengan kondisi berita kehilanghannya, yang ada mereka akan di curigai. Dia hanya menjual gelang dan cincin gioknya. Itu adalah perhiasan umum yang bahkan masyarakat kelas menengah dapat memikikinya. Lumayan, 5 tael emas mereka dapatkan. 4 Tael di alokasikan untuk membeli makanan selama perjalanan mereka, 1 taelnya, Fang zen memutuskan menyimpannya dan akan digunakan nanti.

Mereka sudah melakukan perjalanan lebih dari 3 hari.

Semua terlihat bersemangat menyambut hari baik yang akan mendatangi mereka. Tidak ada yang terlihat menyedihkan lagi.

Fang zen berencana, akan membangun desa jauh dari pusat kota. Tempat ber nama WORLD yang artinya dunia. Dia berencana menjadikan tempat dimana mereka tidak akan bisa di sentuh oleh bangsawan. Fang zhen melihat banyak potensi. Ternyata kepala desa, Li ping adalah mantan komandan militer 25 tahun yang lalu. Tapi karena perang terakhir, dia harus kehilangan tangannya karena mengorbankan dirinya memblokir serangan musuh untuk bangsawan manja yang datan untuk mengklaim prestasi orang lain. Karena latar belakangnya yang rakyat biasa, tidak ada yang berniat menyokonginya atau menyewanya sebagai guru berpedang. Kejatuhan pahlawan lebih menarik daripada kehebatannya bukan. Melalui Li ping ia akan memintanya untuk melatih anak muda hingga remaja yang berniat menjadi tentara untuk menjadi garda depan mereka.

Sementara yang tidak berniat menyokong dengan kekuatan namun berpotensi dengan otaknya akan di sortir secara langsung oleh Fang zhen, dan diajari ilmu kedokteran olehnya dan tetua Liu feng. Ya, kedokteran. Jurusan yang sangat diinginkannya sebelum dia sadar, dia tidak dapat membayar biaya kuliahnya dengan kemampuannya dulu. Dia sangat ingin menjadi dokter, bahkan sejak SMP Fang zhen sudah banyak membaca buku ringan dan menonton podcast tentang kedokteran. Saat SMA tidak jarang dia ke toko kelontong atau perpustakaan nasional untuk membaca buku itu. Dengan otaknya dia mendapatkan beasiswa, tapi artinya dia akan sibuk dan tidak bisa bekerja paruh waktu untuk mendukung finansial dia dan adiknya di luar pendidikan. Itulah kenaoa ia menyerah dan memilih jursan musik. Berharap wajah dan suaranya dapat mendukungnya di masa mendatang.

Dia sempat skeptis dulunya, menyesal mempelajari ilmu yang ujungnya tidak dibutuhkan. Tapi siapa sangka, sekarang dia malah sangat membutuhkannya. Oh ya, dan dokter Liu feng adalah sahabat masa kecil komandan Li ping. Setelah kemunduran Li ping, ia ikut kembali ke desa asal mereka karena tidaj terima atas keburukan yang mereka alami.

Okey cukup itu saja ceritanya. Selama perjalanan, Fang zhen banyak menemukan tanaman herb yang bekum dikenal baik fungsi dan cara penggunaannya pada zaman itu. Dia memetik beberapa dan menjelaskan kepada murid murid calon dokternya. Sebenarnya, dia awalnya ragu mereka akan dapat mencapai harapannya. Tapi, dia salah. Entah apa yang mendorong mereka, tapi baik divisi kesehatan, divisi prajurit, hingga divisi umum yang diisi para warga yang tua mereka sangat semangat dan terus ceria.

Fang zen juga mengajarkan mereka bahasa asing, bahasa inggris. Mereka akan berisitirahat menjelang sore. Sore adalah waktu kelas untuk masing masing divisi. Malamnya adalah kelas umum, kadang Fang zhen isi dengan kelas bahasa inggris atau bahkan pengetahuan umum yang mereka butuhkan seperti tumbuhan yang mereka temui yang ternyata aman dimakan, herba dan rempah yang unik dan memiliki nilai jual tinggi dan banyak jal lainnya.

Hanya dalam waktu 1 minggu, sepertiga ilmu milik Fang zhen seperti sudah di transfer kepada mereka. Dan dia bahkan menjadi orang yang paling berpengaruh dalam kelompok itu.

Tentu tidak hanya hal bahagia yang mereka rasakan. Sejauh ini dari total 178 orang, sebanyak 11 orang meninggal selama perjalanan. Mereka adalah para lansia dan bayi bayi yang tidak dapat bertahan. Tapi, mereka tetap saling mendukung dan menguatkan. Percaya. Hanya itu yang mereka rasakan saat ini.




10 hari setelah menghilangnya Fang zhen

[BL] Love In SpringCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang