761 : 762 : 763 : 764 : 765

50 2 0
                                        

761 : Putri Dunia Bawah yang Menemaniku

================================

Mendengar kata ini, Yuri Heizhe tiba-tiba merasakan kehangatan dan kegembiraan yang belum pernah terjadi sebelumnya di hatinya.

"Kau tahu segalanya?" tanya Yuri Heizhe.

"Iya." Yuri Takishiro ragu sejenak, lalu melanjutkan, "Sebenarnya... aku sudah tahu."

Yuri Heizhe tercengang.

"Sepertinya aku belum memberitahumu..." Yuri Takishiro mengulurkan tangannya, menunjuk ke ruang kosong di atas kepala Yuri Heizhe, dan berkata, "Selain bilah kesehatan, bilah mana, dan status buff... di bagian paling atas bilah informasi, ada namamu.

Sejak awal, kata-kata Yuri Heizhe ditulis di kepala paman.

Waktu pertama kali lihat kamu di persimpangan, Aku berpikir, nama belakang orang ini juga "yuri", sungguh kebetulan...

Namun kemudian, setelah sekian lama berada di dunia manusia, aku menemukan bahwa ini adalah nama keluarga yang diwariskan turun-temurun. Saat itulah aku tahu bahwa kamu adalah ayah dari orang yang diceritakan itu kepadaku."

Mulut Yuri Heizhe sedikit menganga, dan butuh waktu lama baginya untuk bereaksi. "Kamu sudah tahu itu sejak lama? Lalu kenapa kau tidak memberitahuku?"

"Karena aku takut kalau aku memberitahumu, kamu tidak akan berada di sisiku dan mempermainkanku seperti sebelumnya, dan... aku tidak tahu apa yang akan terjadi atau apa yang harus ku lakukan setelah aku memberitahumu." Yuri Takishiro mengerucutkan bibirnya dan menatap mata Yuri Heizhe, tampak sedikit bersalah.

Yuuri Takishiro tumbuh besar di [Tanah Suci] dan tidak pernah menerima informasi apa pun tentang hal ini. Agar dapat mengendalikannya dengan lebih mudah, sang Oracle juga sengaja menyembunyikan kenyataan keberadaan orang tuanya. Hal ini mengakibatkan Yuuri Takishiro sama sekali tidak tahu bagaimana cara bergaul dengan orang tuanya.

Dia tidak berani dan tidak tahu harus berbuat apa.

Dia hanya bisa menggunakan caranya sendiri, dengan hati-hati, untuk menjaga kesepahaman diam-diam antara dia dan pria ini.

Sama seperti Yuuri Heizhe.

"Lagipula, bukankah sudah ku katakan?" Yuri Takishiro mengerjap, "Kau bertanya apa yang akan ku katakan jika ayahku benar-benar datang...

Aku bilang, mungkin aku akan bertanya padanya apakah dia ingin duduk dan bermain game bersama?."

Yuli Heizhe tertegun, senyum pahit muncul di sudut mulutnya, "Jadi itu maksudmu saat kau memintaku bermain game..."

Anakku... lebih pintar dari yang aku duga.

Seperti yang diharapkan dari putraku Yuuri Heizhe!

Senyum muncul di bibir Yuuri Heizhe, tetapi sebelum dia bisa mengatakan apa pun lagi, dia mulai batuk hebat lagi.

Darah mengalir dari sudut mulutnya, menodai kerah jas hitam berpayetnya. Mawar layu di pinggangnya telah patah menjadi dua bagian dan tertiup angin.

Mata berbentuk salib Yuuri Takishiro menatap tubuh Yuuri Heizhe, alisnya sedikit berkerut, dan kecemasan serta kebingungan muncul di matanya.

Dia ingin menyelamatkan Yuuri Heizhe, tetapi dia hanya tahu cara bermain game dan dia benar-benar tidak tahu apa pun tentang cara menyembuhkan penyakit dan menyelamatkan nyawa....

"Takishiro, aku tidak punya banyak waktu lagi." Yuri Heizhe terbatuk lama, senyum lega tersungging di bibirnya. "Surat yang satu lagi di bawah suratmu ini untuk kakakmu. Ingat untuk menemukannya dan berikan surat ini padanya. Mulai sekarang... kau harus berhubungan baik dengannya."

我在精神病院学斩神 Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang