....
saat sampai dirumah sakit ia melihat dadynya yang menenangkan phuwin yang menangis dengan tersedu sedu membuat gemini mendekat,melihat anaknya datang dengan berantakan sang phuwin langsung memeluk gemini dengan tangisnya yang pecah bgtu saja membuat gemini meremas tanganny sendiri tanpa membalas pelukan phuwin,dadanya mulai terasa nyeri mendengar tangisan papa nya
"hiks gemini hiks gema dia hiks aku tid-"
"sayang tenangkan dirimu,gema akan baik baik saja percaya padaku!anak kita kuat dia anak yang kuat"ucap pond sambil menarik phuwin untuk kembali ke dekapannya
gemini berjalan masuk ke ruangan yang ia lihat kembarannya terbaring lemah diranjang rumah sakit dengan beberapa alat medis yang ada ditubuhnya ia mendekati gema,menatap sedih kearah kembarannya banyak luka memar dan juga beberapa jahitan ditubuhnya,gemini kembali mengepalkan tangannya ia berjalan keluar ruangan dengan mata yang marah namun tak dapat dihindari setetes air mata mulai jatuh ke pipinya
"ini karena kau menikahi dia"bentak gemini sambil menujuk ke arah phuwin
"gemini jaga ucapanmu!"bentak pond
ayah dan anak itu mulai bertengkar membuat phuwin semakin menangis dan akhirnya menengahinya, ia menatap gemini ia bisa lihat mata gemini yang penuh amarah dan juga kesedihan membuat phuwin merasa sangat bersalah
"maafkan aku hiks kamu benar ini smua salahku,aku akan memperbaikinya hiks m-maafkan aku gemini"
"sayang jangan salahkan dirimu,ini bukan karenamu"
"hah dengar tuan pond jika bukan karena gema yang terus menerus membujuku agar berbaikan padamu aku tak akan sudi!dan dengan kau dengan ayah phuwin adalah saingan bisnis,TENTU SAJA INI SMUA SALAH KALIAN."bentak gemini
pond terdiam ia menatap mata anaknya yang penus amarah tak dapat dipungkiri apa perkataan gemini ada benarnya,seharusnya ia mengurus tentang persaingan bisnis dengan orang tua phuwin terlebih dahulu sebelum menikahi phuwin,namun ia terlalu mencintai phuwin hingga tak memikirkan resiko yang akan terjadi pada anaknya.hubungan yang membaik ini akan kembali merenggang
. . .
gemini mengusak rambutnya menendang pot tanaman didepan rumah sakit dengan keras hingga membuat pot itu tertendang cukup jauh,beberapa suster hanya diam menunduk dan lewat bgtu saja,siapa yang berani mengusik singa yang sedang mengamuk?
gemini tersenyum sinis saat notif hpnya muncul memperlihatkan mark,teman sekaligus org kepercayaan gemini mengirim data orang yang mengeroyok gema
"bersiaplah menjemput ajalmu sialan."
disisi lain fourth menatap ponselnya yang tak sama sekali menunjukan notif dari kekasih kembarnya itu,sedari tadi ntah kenapa ia merasa gelisah perasaannya benar' tak enak,perasaan ingin menangis.
tiba' kamarnya terbuka membuat fourth langsung berdiri melihat ayahnya yang membuka pintu
"sedang apa kau"
"tidak ada ayah,aku hanya ingin mempersiapkan pelajaran untuk besok"ucap fourth berusaha tenang
"bagus,berhenti melamunkan hal yg tidak berguna"ucap ayah fourth membuat fourth hnya bisa mengangguk
"cari pacar tu kayak klient ayah.mereka juga kembar tapi berbakat tidak seperti pacar kembarmu yang tidak berguna itu"
"ayah aku sudah besar aku punya hak untuk menentukan pilihanku"ucap fourth tak terima
"berhenti melawan fourth!"bentak ayah fourth membuat air mata fourth menangis
pintu ditutup dengan kencang membuat fourth tersentak,ia menatap sedih kearah pintu kamarnya
"hiks gemi,gema kalian dimana hiks"
2 hari berlalu fourth tak mendapatkan kabar dari gemini maupun gema,bahkan fourth sudah mencoba untuk menelfon tapi tak ada jawaban membuat fourth berakhir pasrah sepertinya mereka tidak mengharapkan dirinya lagi.
sekarang fourth sedang duduk didepan rumahnya sambil melihati ibunya menyiram tanaman dipagi hari yang cukup cerah,ibu fourth yang melihat anaknya terlihat lesu dan tidak bersemangat pun mengehelai nafas
ia mematikan air dan menghampiri anaknya,mengelus rambut itu lembut membuat sang empu menoleh
"sedih terus hm?kangen sikembar ya"ucap ibunya lembut membuat fourth mengangguk lesu dengan mata berkaca kaca
"bunda..apa mereka tidak menginginkan fot lagi"tnya fourth dengan air mata yang sudah menetes
"anak bunda yang manis,mereka tidak mungkin melakukan itu kan mereka sayang pada fot"
fourth hanya dia namun tak dpt dipungkiri air matanya semakin deras,ibu fourth yang melihat pun ikut sedih
namun seketika ibu fourth teringat bahwa suaminya akan berangkat keluat kota untuk beberapa minggu,ibu fourth langsung menepuk pundak fourth
"sayang dengar,bunda lunya rencana bagus untukmu"ucap ibu fourth membuat sang anak menoleh
"ayahmu akan pergi ke keluar kota,setelah ayahmu pergi kita langsung pergi ke rumah sikembar bagaimana?"ucap ibu fourth dengan antusias membuat senyum anaknya mengembang
"bunda memang yang terbaik"ucap fourth lalu memeluk ibunya erat
. . .
aghhhhhh
suara teriakan yang terus menggema disebuah ruangan gelap lembab dan cukup tidak nyaman untuk ditempati,namun gemini pria itu mengunjungi tempat itu untuk menyiksa orang yang mengeroyok gema
mark yang dipojokan hanya bisa meringis melihat betapa bringasnya gemini menyiksa orang' itu,untung saja ia berpihak kepada iblis itu itu cukup melegakan namun juga mengerikan
"aghh tuan t-tolong saya hanya suruhann"
gemini mengangguk namun tak berhenti menggoreskan pisau itu hingga tepat dileher pria itu yang sudah ketakutan sekaligus kesakitan
"kau tau,ketujuh temanmu mati didepanmu,jadi aku tk segan untuk membunuhmu jika kau tak memberikan informasi"ucap gemini sambil menekan pisau itu keleher
"aghhh i-iya tuan s-saya beritauu"
gemini berdiri menatap tahanannya seolah sampah,ia mengerutkan keningnya sambil terus mendengar cerita bagaimana gema bisa jadi seperti saat ini.
Disisi lain Fourth dan ibunya terlihat senang ia baru sampai dikota dimana dulu fourth berada tentunya untuk bertemu sikembar
"bunn ayo cepettt"
"astaga fot iyaa gk sabaran banget sihh"
hingga mereka sampai didepan rumah besar milik orang tua sikembar,ibu fourth sempat tak percaya tapi melihat anaknya yang dipersilahkan masuk membuat dirinya kagum
"pacar kamu bukan orng sembarangan ya fot"ucap ibu fourth
belum sempat fourth menjawab,ia malah mendapatkan pelukan dari pond ayah dari gemini membuat dirinya bingung
"o-om kenapa?"tanya fourth heran saat mendengar isakan dari balik pelukan
"kenapa kamu baru kembali nak..gema membutuhkanmu"
ucapan itu membuat fourth membeku apa ini yang membuat perasaannya 2 hari ini tidak enak,ada apa dengan gema bahkan ayahnya sampai menangis
. . . .
.
.
.
.
srry ya kalau alurnya tambah gk jelas,bingung juga mau lanjutin gimana
KAMU SEDANG MEMBACA
my boyfriend twins
Teen Fictionkisah seorang fourth nattawat yang memiliki 2 kekasih kembar dan sangat posesif kepada fourth membuat fourth kewalahan,selanjutnya silahkan dibaca Ini cerita panjang dari cerita di oneshootku sebelumnya ⚠️18+⚠️
