15. +!

2.5K 66 6
                                        


fourth menggerang tertahan ia meremas jas milik gemini dengan kuat merasakan lubangnya yang ditumbuk dngn brutal oleh penis besar milik gemini,dengan kasar gemini meremas pantat fourth dengan gemas namun hal itu membuat fourth semakin menangis merasakan perih dan juga sakit

"aghh mmh hiks ber- ah henti"

"kamu benar' membuat kami gila fourth"

setiap ucapan gemini penuh penekan dikalimat dan juga dipenyatuan mereka hal itu membuat fourth berusaha memberontak merasakan ngilu dan juga perih dipipi pantatnya disaat gemini terus memberikan tamparan pada bokongnya

"ahh gemini hiks stopmmphh"

dengan kesal gemini mencengkram pipi fourth,menciumnya dengan brutal dan tanpa jeda membuat fourth benar' ingin melepaskan diri dari sana namun hal itu malah membuat gemini kesal dan memberikan fourth tusukan tajam membuat fourth berakhir menyerah ia tak sanggup untuk melawan singa didepannya

. . .

fourth menjatuhkan kepalanya dibahu gemini ia sudah merasa lelah,perut dan lubangnua terasa penuh dengan cairan milik gemini bahkan tubuhnya terasa remuk,pinggang,pantat,dada dan perut banyak bekas merah ntah itu gigitan atau bahkan tamparan dari gemini

"jgn pejamkan matamu sblm menjelaskannya padaku fourth nattawat"bisik gemini tepat ditelinga fourth

"hiks beri aku istirahat s-sedikithh gem"lirih fourth

untungnya disetujui oleh gemini,dan akhirnya fourth menjelaskan smuanya membuat gemini diam,ia mendengarkan cerita fourth sambil mengoleskan salep pada anal fourth sesekali juga ia mengelus rambut hingga punggung fourth yg masih bergetar kecil.

"baiklah aku antar pulang tp setelah ini simpan nomerku dan gema kmu hrs selalu memberi kami kabar,aku akan menemui ayahmu setelah urusanku selesai"ucap gemini

fourth hanya bisa mengangguk ia sudah cukup lelah dan dapat gemini lihat tak sampai 5 menit fourth sudah tertidur dipangkuannya hal itu membuat gemini gemas mencium bibir fourth pelan,lalu mulai menjalankan mobilnya

"lu tetep bakalan jadi milik gua dan gema apapun yg terjadi fourth."ucapnya sambil tersenyum tipis

.
.
.

pagi harinya gemini melangkah masuk disebuah perusahaan yang menginginkan kerja sama antara perusahaanny dengan milik ayahnya,seharusnya kemarin namun gemini mengundurnya dengan alasan ada urusan yang lebih penting,tentu saja itu menghukum pcr kecilnya.

"selamat datang tuan gemini"

ucap beberapa karyawan yang berpapasan dengan gemini namun gemini hanya acuh dan terus melangkah dengan langkah tegas dan mantap,beberapa karyawan bahkan terpesona hingga tak sengaja menabrak pot bunga yang ada didepannya

gemini memasuki ruangan terdapat pria yang tak terlalu tua disana

"ah anda datang tuan,silahkan duduk"

"mari kita bahas" ucap gemini dan dapat anggukan semangat dari pria itu

. . .

akhirnya mereka menjabat tangan setelah selesai membahas bisnis yang mereka diskusikan,hingga pria tua itu menepuk pundak gemini sambil tertawa kecil

"haha bagaimana kabar kembaran anda tuan gemini"

"ckup baik"

"andai saja anakku itu mau dijodohkan dengan kalian pasti itu sangat menguntungkan bukan"ucap pria itu sambil tertawa

gemini hnya tersenyum tipis ia tidak terlalu tertarik sebenarnya dengan ucapan pria tua itu yang menurutnya tidak penting.

"anda setelah ini akan kemana tuan?apakah tidak ingin mampir kerumah saya untuk makan malam?"

"maaf saya ada urusan setelah ini"ucap gemini yng mulai berdiri dari duduk membuat pria tua itu ikut berdiri.

gemini menghelai nafas kasar sambil melonggarkan dasinya saat sampai dimobil,benar' memuakkan berbicara hal yang tidak penting menurutnya

"hah..sialan bahkn kelinci kecilku masih tidak mengabariku huh!"ucap gemini kesal

saat gemini ingin menyalahkan mobilnya seketika terhenti saat mendengar dering ponsel miliknya,ia melirik tertera nama ayahnya disana membuat gemini mengeraskan rahangnya,apalagi yang dibutuhkan manusia tua ini,batin gemini

saat mengangkat panggilan itu ia terdiam terdengar suara ayahnya yang bergetar berusaha menahan tangis sebelum berbicara,dan disitu jantung gemini seolah berhenti saat mendengar tangisan ayahnya yang pecah dan tak terkendali

"pulanglah gemini..gema dia membutuhkanmu"

tanpa berkata apapun gemini langsung memutuskan sambungan telfonnya dan mulai melaju untuk kembali tanpa peduli beberapa mobil yang memberinya klakson peringatan karna beberapa kali ingin menabrak beberapa mobil itu.

.
.
. . . .

my boyfriend twins Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang