Barangkali memang ada nama-nama tertentu
yang diciptakan Tuhan
untuk menetap lebih lama di dalam kepala seseorang, Dan aku menemukan itu padamu.
Kemarin.. di tengah jalan yang ramai dan hari yang terasa panjang buatku,
aku tiba-tiba diam cukup lama.
Bukan karena dunia mendadak sunyi,
justru karena kepalaku terlalu penuh oleh satu hal kecil
yang terus berulang.. tentang kamu.
Aneh ya,
bagaimana seseorang bisa tumbuh sedalam itu di hati orang lain
sampai-sampai hanya dengan mengingatnya saja dada bisa terasa penuh sekaligus tenang.
Aku sempat menunduk.
Menahan sesuatu yang hampir jatuh dari mata. Lalu di antara suara kendaraan dan lampu kota yang tidak benar-benar peduli pada siapa-siapa, aku mengatakan pelan sekali pada Tuhan
"aku ingin hidup lebih lama bersamanya."
Tidak ada kalimat indah setelah itu.
Tidak ada puisi hebat.
Hanya doa kecil
yang lahir dari seseorang
yang diam-diam sudah terlalu jauh mencintai.
Seseorang yang ingat namanya, wajahnya dan suaranya membuatku merasa sudah "pulang"
