Part 26

7.5K 487 13
                                        

" Apaa " ucap Ali kaget setelah mendengar penuturan kirun

" Nggak nggak mungkin prilly maafin gw pliss lo harus bertahan " ucap Ali frustasi

" Sekarang lo sadar hah kalo lo penyebab semua ini " bentak Mila

" Mil cukup masa lalu biarlah masa lalu itu udah teradi mending sekrang kita mikirin gimana keaadan prilly " ucap kirun

Ali berdiam diri di balik kaca yg membatasi ruang ICU dan dirinya

" Prilly maafin aku please kamu harus bertahan agar aku dapat menebus semua kesalahan ku prilly " ucap Ali dengan meneteskan air mata

Disisi lain
Ruang Icu

Seorang dokter berusaha membuat prilly menjadi stabul kembali tapi naas jantung prilly terus melemah

" Dok jantung pasien melemah " ucap suster ikut panik saat melihat jantung pasien mulai melemah dan

Tuuuuuuuuut

Alat penghenti jantung mulai berbunyi

" suster alat kejut jantung nya " teriak dokter

Disisi lain

Ali yg melihat dari balik kaca ikut panik saat alat pendeteksi jantung memperlihat kan garis lurus dan itu tandanya keadaan tdk baik

" Nggak nggak prilly harus kuat please " teriak Ali

" Prillyyy please bertahan " ucap Ali dan ia memaksakan diri untuk masuk dalam ruang ICU

" Prilly hey bie " teriak Ali dan segera menghampiri brankar prilly dan itu membuat Dokter dan suster sempat kaget dgn kedatangan Ali

" Maaf mas mas harus keluar " ucap suster

" Nggak nggak gw nggak mau gw mau nemenin Prilly " teriak Ali histeris

" Tapii " ucapan suster terhenti saat mendapat tatapan dari dokter yg memang mengerti keaadaan tersebut

" Maaf mas boleh melihat pasien tapi mohon jangan mengganggu pergerakan saya " ucap dokter dan di angguki oleh Ali

Ali hanya diam melihat dokter mulai menempelkan Alat kejut jantung di dada prilly

" Prilly kamu harus bertahan kamu nggak inget janji kita dulu , kata kamu kamu nggak bakal ninggalin aku please bertahan karena hanya kamu yg aku sayang dan cinta hanya kamu yg bisa membuat hidupku berwarna Kamu dan kamu prilly " batin Ali

Dokter masih mencoba menstabilkan jantung prilly tapi naas nyawa prilly tdk bisa tertolong

Sang dokter hanya menggeleng geleng kan kepala tanda tdk ada harapan untuk prilly hidup

Dan ali yg melihat hal tersebut segera berlari menghampiri Mayat prilly yg sudah terbujur kaku

" Nggak nggak kamu nggak boleh mati , kamu nggak boleh ninggalin aku prilly " teriak Ali dan mulai menggoyang goyangkan tubuh prilly

" kata kamu kamu nggak bakal ninggalin aku kamu katanya sayang sama aki prilly kamu harus bertahan demi aku " teriak ali dengan menyentuh pipi prilly yg mulai memucat

Saat dokter ingin melepas peralatan medis dari tubuh prilly ali mencegahnya

" Stoop nggak ada yg boleh mencopot alat medis itu prilly belum mati " teriak ali mencegah sang dokter saat dokter ingin melepas infus dari tgn prilly

" tapi mas pasien telah meninggal " ucap sang dokter

" nggak prilly belum mati prilly masih hidup " teriak ali

Dan kirun mila dan kaia yg mendengar teriakan ali segera menysul ali

" Dok ada apa " ucap kirun

" Maaf pasien telah meninggal " ucap sang dokter

" Prillyyy " teriak mila dan kaiadan segera menghampiri brankar prilly

" nggak prilly belum mati inget itu prilly masih hidup " teriak Ali

" Ali lo harus sabar lo harus nerima kenyataannya " ucap kirun mencoba menahan rasa sedihnya

" nggak bang prilly belum mati prilly belum mati pokoknya nggak ada yg boleh bawa prilly pergi dari rumah sakit prilly belum mati " teriak ali dan seera memeluk prilly tapi lebih tepatnyq melindungi prilly agar tdk ada yg menyentuh dan mencopot peralatan medis yg menempel ditubuh prilly

MY LOVE IS HATERSTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang