Niall pov.Hari ini aku akan ada dinner dengan barbara tetapi aku lebih suka jalan dengan melissa dari pada dengan barbara walaupun barbara lebih dari dia dalam segi apapun tapi aku lebih suka dengan melissa. Sekarang aku dan melissa sedang di cafe.
Namun tiba - tiba ada seseorang yang mengampiri meja kami dan berkata sesuatu hingga membuat aku dan melissa shock.
"Niall jadi ini yang kau maksud rekaman di studio ha ??? "
Dan orang itu adalah Barbara."Ehmmm bukan begitu barbz aku .. aku hanya ...." Balas ku dengan gagap, karena sungguh aku tidak menyangka bahwa aku akan bertemu dia disaat seperti ini.
"hanya apa?! dan kau melissa apa yang kalian lakukan berdua di sini? Ohh jadi kalian memiliki hubungan khusus ya?"
"Ya kami memang pacaran " itu bukan aku yang menjawab, tapi melissa
Barbara pov.
"APA?? Jadii.. Jadi selama ini kalian.. Mengapa niallerr mengapa kau tega menghianati aku, demi wanita ini?! Setelah hubungan yabg sudah kita jalani bertahun tahun!?" Ucap ku dengan emosi, dan sungguh air mataku sudah tidak dapat terbendung lagi.
"Dia bisa membuat aku nyaman barbz aku ingin saat ini juga kita putus" ucap ku dengan lancar.
Aku tidak boleh nangis di situasi seperti ini, aku tidak ingin terlihat lemah oleh niall dan pacar "baru" nya.
"Baik lah jika ini maumu maka aku bisa menerima semuanya " aku pun langsung berlari keluar dari cafe.
Kenapa niall jahat sekali kepadaku kenapa dia lebih memilih wanita seperti melissa itu. Aku kehilangan arah hingga ada mobil yang melaju kencang menabrak ku dan semuanya gelap.
23.57
Barbara Mom pov.
"Aduh jam segini kok barbara belum pulang gak biasanya dia kayak gini apa mungkin dia sama niall ya?? Coba deh aku telpon dulu"
On the phone
"hallo niall kamu sama barbara gak??"
"Enggak tante hari ini kita gak pergi bareng emang kenapa tante?"
"Emm itu, barbara belum pulang"
"APA??? Yaudah tante biar aku cari barbara nya "
"Ya udah makasi ya niall"Niall pov.
Barbara belum pulang, aduh gimana nih apa aku keterlaluan ya hingga tiba - tiba ada suara dering telpon yang mengganggu pikiran ku.
"hallo selamat malam apakah benar anda niall horan saya dari kantor polisi ingin meberi tahu bahwa saudara barbara menggalami kecelakaan tabrak lari, bisakah anda datang ke london hospital karena anda adalah orang terakhir yang nona barbara hubungi "
"Baik lah saya segera ke sana" dan saat itu, lututku terasa sangat lemas.
>>>>>>>>>>>Skip london hospital >>>>>>>>
"Suster, pasien yang bernama Barbara Palvin ada di ruangan berapa"
"Dia di UGD, dari sini anda hanya belok kiri nanti akan terlihat ruangannya"
Astaga apa kah sangat parah? Sampai dia harus masuk UGD?
Dokter pun keluar.
"Anda keluarga dari nona Barbara?" Tanya dokter kepadaku.
"Iya, saya pacarnya" ucap ku dengan kebohongan, padahal baru 3 jam yang lalu kita putus.
"Anda bisa ikut ke ruangan saya"
Lalu aku berjalan dibelakang dokter sampai ke ruangannya.
Lalu, dokter menjelaskan apa yang telah terjadi para barbara. Dan katanya, barbara mengalami masa masa kritis. Dan sekarang, barbara koma. Dokter tidak bisa mengetahui barbara akan bangun kapan. Tetapi, kata dokter koma ini akan berjalan lumayan lama.Aku pun langsung menelepon mama barbara dan mengatakan semuanya. Mama barbara langsung menuju rumah sakit.
"Niall, kamu bisa pulang. Biar mom aja yang jagain barbara" ucap beliau dengan senyum tipis dan mata yang sudah sembab.
"Baiklah mom, nanti pagi jam 7 sepertinya aku akan datang lagi" ucap ku.
Lalu aku langsung pamit pulang.

KAMU SEDANG MEMBACA
Alive
FanfictionDulu saat ia meninggalkanku, ia tak percaya dengan adanya karma. Tetapi 5 tahun kemudian ia merasakannya. Ia ingin kembali padaku, ia tak tahu sakit rasanya ditinggalkan begitu saja 5 tahun yang lalu. Ditambah lagi dengan adanya perjodohan sialan ya...