" Kau serius akan mengikuti balapan liar ini ?" ucap Shanon
sekarang mereka berdua sedang berada di arena balapan liar yang pernah di katakan charles
"Tentu. emang kenapa ?"
"Entahlah, aku merasa tidak enak saja apa tidak sebaiknya kau membatalkan nya saja ?"
"Tidak. aku tidak mau di katakan pengecut hanya karena membatalkan taruhan ini"
"Tapi sehun-ah ..."
"Tenang saja Soo hun-ah, aku sudah menyuruh charles menjaga mu jadi kau duduk lah di sana dan menyaksikan ku saja ya"
Tidak. Shanon merasa ada perasaan yang mengganjal di hati nya
"Baiklah. Jika terjadi sesuatu pada mu aku tidak akan mengurusi mu asal kau tau saja" ucap nya langsung pergi menuju sahabat nya. charles. membuat sehun terkekeh kecil
Sehun pun mulai menyalakan motor sport merah nya bersiap untuk melakukan balapan
'brum..brum..brum'
Suara ketiga motor yang akan melakukan balapan liar itu terdengar masing masing mulai menarik gas dan membunyikan motor mereka
Wanita sexy yang berada di tengah pun mulai mengangkat bendera dan Start
Ketiga mobil itu mulai berjalan dengan kencang nya dan Oh sehun atau Steven Oh itu mulai memimpin di depan setelah melambung motor di depan nya saat belokan pertama yang mereka lalui, tempat yang mereka gunakan adalah parkiran bertingkat gedung X yang sangat besar
Tidak mau kalah motor yang tadi di lambung Sehun tadi bermaksud untuk melambung sehun kembali tapi entah dari mana ada sorotan cahaya lampu yang mengenai mata nya sehingga bukanya melambung motor tadi malah menabrak motor Sehun menyebabkan motor sehun tersebut jatuh dari parkiran lantai 3 sedangkan motor yang menabraknya tidak sampai terjatuh.
"SEHUN"
Teriakan Shannon menggema di seluruh arena siapa yang tidak akan teriak bila melihat kakak nya terjatuh dari lantai tiga, dengan cepat shanon berlari menju sang kakak melihat keadaannya.
Darah berada dimana-mana menyebabkan Shanon hanya dapat menutup mulut tak tau harus mengatakan apa tubuh nya membeku .Tidak, dia sudah kehilangan orangtua nya dia tidak mau kehilangan kakak nya,Tidak.
"911 please, Aku mohon kakak ku sekarat aku mohon, 911 hiks" Satu isakan keluar dari mulut shanon
"APA KALIAN BUTA ATAU TULI HAH ? CEPAT PANGGIL 911 CEPAT. KAKAK KU SEDANG SEKARAT !" teriak nya pada orang yang mengerumuni nya
"Hei aku sudah menelfon 911 kau tenang ya" ucap charles yang merangkul shanon
"SEHUN ANDWE JEBAL ANDWE"
-Moonlight-
Kyungsoo sedang berjalan dengan banyak buku yang ia pinjam di perpustakaan menuju kelas nya ia di suruh oleh Guru dia untuk mengambilkan buku paket untuk semua teman nya dan sialnya tidak ada teman nta yang mau nembantu nya
Saat berbelok ia menambrak seseorang sehingga semua buku nya jatuh dan dia terduduk memegangi kaki nya yang terkilir
"Auh Appo(sakit)" desah nya merasakan nyeri di pergelangan kaki nya
"Heh Kau tidak memiliki mata yah ?" orang yang menabraknya tadi malah menendang nya
Kyungsoo pun berusaha mendongakkan wajah nya"K..kai"
"Haish kau memang menyusahkan orang yah, kenapa kau selalu ada di depan ku lagi ? dasar wanita gemuk tidak tau diri"
"Mianhae kai" Ucap nya takut
Mendengar ucapan maaf dari Kyungsoo malah membuat nya memandang Kyungsoo jijik lalu pergi begitu saja tanpa merasa bersalah
Kyungsoo memungut buku nya yang jatuh tadi lalu berjalan pinjang menuju kelas nya
*Flashback*
Awalnya Kyungsoo dan Kai teman seperti biasa, bahkan Kai sering ke apartement Kyungsoo dan eunji untuk mengerjakan pr bersama
"Kyungsoo kau tidak les kan hari ini ?" tanya kai yang ikut berjalan di samping Kyungsoo
"Ani, waeyo kai ?"
"Hari ini aku akan kerumah mu, aku mau mengerjakan pr matematika bersama mu" jawab nya enteng membuat entah kenapa jantung Kyung berdegub
"Arraseo" ucap Kyungsoo tersenyum manis
"Sampai jumpa nanti" lalu Kai berlari
"Hei Kai" panggil Kyungsoo
"Ada apa" membuat kai berhenti berlari lau membalikan badan nya kebelakang
"Bukannya hari ini kau latihan dance ?" tanya Kyungsoo
"Omaya, benar gomawo Kyungie sepulang latihan aku akan kerumah mu" jawab Kai yang sempat memukul dahi nya karena lupa tentang latihan nya
"Arraseo" jawab Kyungsoo tersenyum
Memang belum lama mereka kenal, baru sekitar 3 bulan mereka kenal semenjak pindah nya Kyungsoo dari amerika
Tapi kedekatan Kai dan Kyungsoo tidak berlangsung lama
Kyungsoo berjalan menuju Loker nya tapi sebelum mencapai loker nya ia melihat foto seorang aktris cantik yang terjatuh dari loker milik kai. memang loker nya dan kai hanya berbatasi dua loker.
dibelakang foto tersebut di tertulis 'Uri eomma Kim YuRi' membuat mata Kyungsoo membulat kaget,
"Apa itu ?"tanya seorang namja nakal bernama Kim mingyu
"Bu..bukan apa-apa" jawab Kyungsoo gagap
Dengan cepat mingyu mengambil foto itu dari tangan Kyungsoo membuat Kyungsoo terkejut dan berusaha mengambil nya kembali tapi sayang tinggi nya sangat jauh dari tinggi mingyu
"HEI TEMAN-TEMAN ADA TEMAN KITA, KIM JONG IN aka KAI SANGAT MENGIDOLAKAN KIM YURI SAMPAI MENGANGGAP KIM YURI ADALAH IBU NYA"Teriak Mingyu membuat semua yang mendengar tertawa
"Apa yang kau lakukan?"tanya kai marah lalu mengangkat kerah mingyu
"Keke aku tidak saking mengidolakan Kim Yuri kau menganggap nya ibu mu, sangat kekanakan haha" jawab mingyu dengan enteng nya membakar emosi kai
"Dapat dari mana foto itu hah ?" tanya kai masih dengan nada emosi nya
"Itu" tunjuk mingyu ke arah Kyungsoo dengan dagy nya
Kai melepaskan kerah Mingyu dan berjalan menujh Kyungsoo
"Aku membenci mu" 1 kalimat menyakitkan yang kai lontar kan ke Kyungsoo
Kai langsung berjalan begitu saja, ia sangat marah pasalnya Kim Yuri memang benar ibu nya dan dia menyembunyikan nya agar nama sang ibu tidak ternodai memiliki seorang anak haram
"Salah Paham" itulah kata yang membuat kai membenci Kyungsoo, Kyungsoo hanya menemukan nya saja terjatuh dari loker milik kai, Kyungsoo tidak bermaksud memberi tahu pada semua orang
tapi sudah terlanjur. Kai terlanjur membenci Kyungsoo
TBC
