Di parkiran
"Oke selesai balik yu ke kelas"Jerni dan gengs nya pun kembali ke kelas, sesampai nya di kelas jerni pun duduk dengan tenang nya
Selama pelajaran jhonathan terus memikirkan hukuman yang pass untuk jerni dan kawan-kawan nya namun hp nya berbunyi
Drtttdrttdrt
"Bu permisi keluar papa nelepon"
"Ya nak silahkan"
Jhonathan pun keluar kelas dan mengangkat telepon tersebut
"Hallo ini siapa ya"
"Temui ku di taman dekat hotel ***,sehabis lu pulang sekolah"
"Ehh in..."
Tututut sambungan pun terputus dan jho hanya menggaruk-garuk kepala yang tidak gatal
"Eh bro ngapain lu"sapa kelvin dari belakang
"Eh ini gua jawab telepon ,dia malahn ngajak ketemuan deket hotel ****"
"Yee temuin aja sih kalo lu kenapa-kenapa tinggal manggil bodyguard "
"Ya juga sih yaudah gua balik dulu ya ke kelas"
"Oke oke byee jhonathan ku sayang muach"
"Ishh geli gua ishh geli-geli"
Jhonathan pun kembali ke kelas dan duduk seperti biasa nya, dia terus memikirkan wanita yang menelepon nya
Bel pulang pun berbunyi saat sampai di parkiran mobil jhonathan sudah di gantikan oleh bodygruad saat jam istirahat selesai dan dimana saat jerni ke kelas
"Bro duluan ya "ucap junna
"Oke gua juga ya bye"ucap kelvin bersa seorang wanita
"Siip ati-ati ya bro"
Kedua teman nya mengacuhkan jempol nya dari mobil mereka masing-masing
Yang dari kejauhan seorang wanita melihat mobil yang ia coret-coret tidak ada dan berbeda mobil
"Shit kok mobil nya bukan itu sih perasaan warna hijau dan gua coret-coret "umpat jerni dari dalam mobil
Seisi sekolah pun sudah sepi hanya tidak ada satu pun orang disanah
----------------------------
Sebuah mobil lambrogini hitam tepat di ujung taman dengan indah nya bertengger
"Siapa sih yang nelepon gua macem-macem gua bunuh tuh orang"
Saat jhonathan jalan menuju ketaman ada sebuah tangan yang menutup mata nya
"Si...apa nih gua masih perjaka jangan di apa apa in yaaa"
Tidak ada jawaban hanya suara tawa kecil
"Ehhh jing lepasin atau gak gua abisin lu"
Tangan tersebut terlepas dan seorang wanita di depan jho dengan senyum manis nya
Prov silvia
"Buuu silvia pulang ke indonesia sekarang aja ya kan silvia masih banyak kegiatan disekolah silvia gak bisa melewatkan nya""Kau bilang lah ke kakek mu jika kakek mu mengizinkan nya ibu pun mengizinkan kan mu via"
"Ahhh baik lah"
Aku pun menuju ruangan kakek dan sedikit berbincang akhir nya aku di izinkan untuk pulang ke indonesia dan aku sangat senang, aku pun sudah bersiap-siap untung kakek memiliki pesawat pribadi jadi aku tinggal naik dan tak perlu membeli password hehehe

KAMU SEDANG MEMBACA
Destiny My Love
RandomNama ku Silvia Jerminia aku seorang anak miskin dan aku hanya memiliki rumah sederhana terbuat dari kayu, hidup ku mungkin sangat menyedihkan namun tidak bagiku rumah ku istana ku, aku tak pernah memperdulikan ocehan dari teman sekolah maupun orang...