" sosok apa itu? "

108 8 0
                                    

" what? Kata anda kasus pembunuhan teman saya ditutup? " kata camile sambil menggelengkan kepala tidak percaya. Yang lainnya juga terkejut, karena mendengar penuturan dari polisi.

" maaf, tapi kami harus melakukan ini. Karena... seperti yang kalian ketahui, untuk kasus teman kalian sangat sulit untuk dilacak. Dan sangat misteri... karena setelah saya periksa rumah korban, tidak ada jejak-jejak atau atas kehadiran tersangka... " jelas polisi sambil menatap mereka satu-persatu.

Setelah mendengar penjelasan polisi, mereka pun menjadi terdiam. Mereka tidak bisa protes atau semacamnya, karena seperti yang di katakan polisi memang kasus ini sangat misteri!

©©©

Mereka sedang berkumpul dirumah megh, sedang membahas tentang kasus pembunuhan nick.

" ini tidak bisa dipercaya, dan ini sangat sulit untuk diartikan... " kata keys sambil menunduk lesu.

" benar... kurasa orang itu sangat profesional... " desah chris.

Gloria segera berdiri, lalu menuju kamar mandi.

Sesampainya disana, gloria mencuci tangan nya yang terasa lengket di wastapel kamar mandi. Saat sedang mencuci tangan, tiba-tiba saja  sesosok wanita berdiri dibelakangnya.

Gloria segera menoleh kebelakang untuk kembali kedalam ruangan, namun sosok itu segera masuk kedalam tubuh gloria. Mata gloria yang tadinya normal, menjadi putih semua. Gloria segera mengambil sebilah pisau, yang ada di dalam dapur. Lalu pergi menuju ruangan, tempat teman-temannya berada.

©©©

Mereka lagi asik-asik berbincang, namun tiba-tiba mereka terkejut. Karena melihat gloria yang telah berdiri di depan pintu, sambil mengacungkan pisau.

" g-glo... what the hell? " kata megh yang segera berdiri. Mereka pun ikut berdiri, lalu mencoba menjauh.

Gloria segera mendekat, lalu berusaha untuk melukai tubuh mereka.

" gloria! Ada apa denganmu! " seru camile ketakutan.

Tiba-tiba saja gloria berlari mendekati camile, lalu segera menyerang camile. Gloria mendorong tubuh camile hingga terpelanting kebelakang, lalu melukai lengan camile.

" aaa!! " teriak camile sambil menangis.

Chris dan megh segera menarik tubuh gloria kebelakang, sementara keys segera membantu camile untuk berdiri.

" camile, are you okay? " kata keys sambil menatap camile. Camile hanya mengangguk, lalu segera berjalan mundur dengan keys.

Megh segera menyingkirkan pisau yang dipegang gloria, sementara chris menahan tubuh gloria yang berteriak sambil memberontak. Gloria mencakar lengan chris, karena kesakitan chris segera mendorong tubuh gloria hingga kepalanya terantuk kedinding. Gloria jatuh pingsan, sementara megh dan chris terkejut.

" mengapa gloria menyerang kita... atau... dia kerasukkan... " kata chris sambil melihat megh.

" kurasa begitu... kalau begitu, ayo kita bawa dia diruang tamu " kata megh lalu segera mengangkat tubuh gloria, menuju ruang tamu.

Chris mengikutinya dari belakang, sementara keys mengobati lengan camile yang terluka.

©©©

" aduh... kepala ku sakit... " kata gloria sambil memegang kepalanya yang sakit, sahabat-sahabatnya menghembuskan napas lega.

" mengapa kalian semua disini? Dan... ada apa dengan lengan camile? " tanya gloria pelan lalu melihat lengan camile yang di perban.

" kau kerasukkan, dan... kau yang melukai lengan camile... " kata keys hati-hati.

" aku? " kata gloria dengan nada bingung.

Yang lainnya hanya mengangguk, sementara gloria tampak terdiam karena bingung.

" camile... maaf kalau lengan mu terluka, karena aku tidak tahu apa pun... " kata gloria pelan sambil menatap camile.

" it's okay, lagipula aku baik-baik saja..." kata camile sambil tersenyum.

©©©

Camile berteriak dari dalam kamar mandi, gloria dan keys segera berlari kesana.

" ada apa cam? " tanya keys bingung.

Mereka pun tampak terkejut dengan apa yang mereka lihat. Sebuah tulisan darah yang berbunyi, ' i will make you dead! ' di cermin.

" glo, keys, kurasa benar apa yang dikatakan nick... " kata camile pelan.

" aku... aku takut mati... " lanjut camile, matanya tampak berkaca-kaca.

" ada apa ini, dan apa maksudnya ini? " kata gloria bingung.

Keys segera merogohkan kantongnya, lalu segera menelphon megh dan chris untuk datang.

Saat megh dan chris datang, mereka segera menceritakan hal tersebut pada megh dan chris. Megh dan chris yang mendengarnya, menjadi terkejut.

Gloria tampak merenung, apa yang membuat masalah menjadi seperti ini. Tiba-tiba saja jinie muncul didepan mereka, dengan tatapan marah.

Mereka yang melihatnya menjadi sangat terkejut, keys, gloria, dan camile segera menjerit ketakutan.

" w-who a-are y-you... " kata megh ketakutan.

" who am i? Bukankah kalian yang mengundangku? " kata jinie dengan tatapan sinis.

" me-mengundangmu? " kata chris bingung.

" ya, mengundangku lewat permainan charlie... " kata jinie sambil menatap mereka sinis.

Mereka pun tampak terdiam, benar mereka belum menyelesaikan permainan tersebut.

" apa yang kau inginkan? "Kata gloria sambil menatap jinie tajam.

" nyawa temanmu tentunya " kata jinie sambil menatap camile sinis.

Camile semakin ketakutan, lalu segera memeluk keys erat. Jinie segera melayangkan tubuh camile keatas, keys menggenggam tangan camile erat namun tidak berhasil. Camile berteriak ketakutan.

" aaa!! Lepaskan aku!!! " teriak camile histeris.

" camile!! " teriak mereka terkejut.

Chris segera mendekati jinie untuk menyerang hantu itu, namun chris tidak dapat menyentuhnya.

Jinie melayangkan tubuh chris juga keatas, jinie tertawa melengking sehingga membuat megh, keys, dan gloria , menutup telinga mereka rapat-rapat.

Jinie melempar tubuh chris kedepan tv, setelah itu melempar tubuh camile keluar jendela, sehingga membuat camile terjun bebas lalu terjatuh diatas mobil seseorang. Kepala camile pecah dan salah satu biji matanya menggelinding keluar, dan bukan hanya itu saja lengan dan kakinya patah.

" oh no, camile!!! " teriak mereka, keys dan gloria menutup mulut dengan kedua tangannya sambil menangis pecah.

Sementara chris, muka dan tangannya terkena serpihan kaca tv. Chris berusaha untuk bergerak, jinie yang melihat chris segera melayangkan kursi lalu melemparnya kearah tubuh chris.

" chris!!! " teriak gloria lalu segera menghampiri chris, dia memeluk tubuh chris yang sudah tidak bernyawa.

Megh dan keys tampak tidak percaya, dengan apa yang mereka lihat. Mereka pun segera menghampiri chris, sementara itu jinie tertawa melengking kemudian menghilang dari hadapan mereka.
Gloria terus menangis, sambil memeluk tubuh chris. Megh menyandarkan kepalanya kedinding, air matanya keluar begitu saja. Keys menangis terisak, sambil memeluk lututnya.

' oh tuhan... apa yang harus kulakukan? ' kata keys dalam hati, sambil menangis frustasi.

To be continue...

( kok belum ada yang comment? Btw, ini chapter lumayan panjang lho! Tapi kayaknya besok author ngak update deh, ngak tahu sampai kapan. Tapi tenang aja ngak bakalan lama, oh ya... chapter selanjutnya chapter terakhir lho! Jadi, kalo pensaran tunggu aja. Atau bila perlu comment, sekalian bikin autor semangat nulis. Hihihi... ngak kok bercanda. Tapi yang jelas, author sangat mengharapkan comment para readers!!! Mungkin itu aja, kalo gitu sampai jumpa!! )

Fahira0ah.

Carlie, Carlie PencilTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang