Senin pagi bukanlah hal yang disenangi kaum pelajar. Contohnya seperti Rere, gadis yang biasanya periang itu terlihat muram dan kesal. Tentu saja karena hari ini dia harus bersekolah di sekolah baru karena ia dan keluarganya baru saja pindah dari Bali ke Jakarta.
"Yailah ribet amat si harus pindah sekolah. Gatau apa ya kalo udah nyaman susah digantiin ama yang baru," ujarnya sambil menendang batu-batu kerikil yang ada ditaman sekolah.
Ya, gadis itu sedang duduk sendirian di taman sekolah barunya. Yaitu SMA Bakti Bangsa.
Kringgggg...
Bel berbunyi menandakan ia harus segera menuju lapangan untuk upacara. Dengan malas, ia melangkahkan kakinya menuju lapangan.
Terlihat banyak murid sudah berkumpul dilapangan dengan atribut lengkap. Dan tak lupa mereka berbaris sesuai kelas, namun tentu ada barisan khusus yaitu barisan untuk anggota osis. Memang, menjadi anggota osis di SMA Bakti Bangsa merupakan salah satu gelar yang bergengsi karena tidak dapat sembarang orang menjadi anggotanya.
Rere berbaris dibarisan kelasnya yaitu 11 IPS 3 dibarisan paling belakang. Karena ia tidak punya teman, ia melakukan semua halnya sendirian. Mungkin nanti setelah upacara ia akan mencari teman baru agar tidak bosan selama menjalani masa sekolahnya.
Detik demi detik berlalu, upacara dilakukan dengan tenang dan rapi. Meskipun ada beberapa anak yang berisik, namun Rere tidak menyangka bahwa anak-anak jakarta akan setenang ini. Apa iya? Apalagi ini anak ips. Mungkin hanya kedok karena ini adalah hari pertama sekolah dan banyak murid baru kelas 10.
Hingga di menit-menit akhir upacara, Rere menundukkan tubuhnya. Kakinya terasa pegal dan kesemutan. Akhirnya ia memutuskan untuk berjongkok sebentar demi keselamatan kakinya yang sudah terasa kebas.
"Heh! Lo ngapain enak-enakan duduk?!" Tiba-tiba ada seorang lelaki berjas abu-abu menghampirinya.
Oh, osis dan sialnya kelas 12.
"Saya jongkok kak, ga duduk."
"Ya sama aja! Bangun lo!"
Buset dah, ini nih yang dibanggain sama sekolah?
Rere tetap bersikukuh jongkok sambil memijiti kakinya yang masih kesemutan.
"Lo budeg ya?!" Tanyanya agak emosi.
Rere yang mendengar hinaan itu terpancing amarah, "denger ya kak--" ia melirik nametag yang tertera di almamater lelaki itu, "Sean atau kak ketua osis? Kaki saya kesemutan dan saya cuma pengen pijetin kaki saya, kenapa kakak jadi ribet ngurusin saya?"
"Sekian upacara hari ini, kalian bisa kembali ke kelas masing-masing. Kecuali kelas 10," terdengar suara dari pembina upacara yang menyatakan bahwa upacara hari ini telah usai.
Rere dengan cuek langsung meninggalkan ketua osis itu lalu menuju kelas barunya. Namun belum sampai lima langkah, tangannya ditarik oleh seseorang.
"Lo kelas berapa?" Tanyanya dengan nada yang tidak bersahabat.
"Kenapa sih lo tanya-tanya gue mulu? Jangan kepo nanti kalo suka ama gue susah!"
"Cih, gausah sok kecantikan."
"Yaudah, gue cabut dulu," ujar Rere.
"Heh Renata! Lo belom tau siapa gue, jangan macem-macem ya!"
Rere membalikkan badannya dengan ekspresi penuh tanda tanya, "oh ya? Gue tau lo cuma ketua osis yang banyak gaya! Cuma buat pamer tapi gak punya prestasi kan? Malu-maluin aja, copot tuh gelar!"
Setelah itu Rere meninggalkan Sean yang kesal dengan ucapan gadis itu. Gila! Gadis macam apa yang berani mengatainya terang-terangan?! Selama ia menjabat di SMA Bakti Bangsa ia adalah salah satu orang yang dihormati karena ketua osis. Dan sekarang ada orang yang mengatainya? Ini tidak bisa dibiarkan!
Sean akan membalas Rere nanti.
Mungkin setelah ia tidak sibuk mengurusi murid-murid baru kelas 10.
*****
Halo! Selamat malam:)
Any1 miss me?? Hehe...
Vote and comment ya guys! Saran kalian sangat berharga buat otak gue yang selalu buntu tiap menulis cerita:)
Anyway, gue setiap nulis cerita tergantung mood.. jadi kalo rada lama maafkeun yaaa, namanya juga manusya suka mager dan gue stuck bgt tiap nulis cerita, kalo lagi lancar ya lancar bgt, kalo lg macet yauda saya juga gatau, saya pasrah:(
Selamat malam,
Dalianxxxx.
KAMU SEDANG MEMBACA
The Posessif Prince
Romantik"Dia itu cuma temenku, tapi kenapa tingkahnya terlalu berlebihan dan sangat posesif sihh!!!" -Renata Zahrataya Ginanta- "Kalo gak dijaga baik-baik, nanti lo diambil orang. Ribet gue nyari pengganti yang sama kaya lo cewek bawel!!" -Prince Levine Ha...
