Angin malam bertiup, menerbangkan rambut indahnya yang terurai
Seakan angin itu berusaha untuk menghapus air mata gadis itu
Hanya angin dan bumi ini yang mengerti nyaHabis sudah.
Semuanya sudah habis terengut darinya
Apa lagi yang harus diharapkannya? Tak ada lagi
Semuanya hancurApa yang harus dilakukannya sekarang?
Badan dan raga ini yang ada, setia menemaninya
Hanya ini yang ia punya, memeluknya dengan erat berharap bahwa tak ada satupun lagi yang terengut darinyaBiarkan kenistaan dunia menengelamkannya, ia tak peduli lagi
Bahkan, ia berharap mati saja
Tenggelam dan menjadi korban kenisataan dunia.
KAMU SEDANG MEMBACA
Words
PoetryHati, jiwa, rasa, perasaan. Dituangkan dalam sekumpulan kata menggugah jiwa.